
Delia asyik berduan dengan kriz sehingga tak tau jika Qian sudah bangun dan berlalu ke kamar mandi.
huh dasar pasangan aneh tak tau malu lebih dari dela yang tak tau malu,malang sekali tapu aku masih kecewa dengan dua saudara itu ,yang satu penghianat yang satu akan menipu ku tak akan lagi hany kau hanya milik ku.
Qian mandi dan segera keluar karena perut nya benar benar lapar ,saat Qian membuka pintu dan menutup nya lagi ,nisa melirik .
"Kriz apa Qian bangun dari tadi??"
"ya memang kenapa baby apa kau merasa tak enak??"
"gak hanya tanya saja" jawab delia ketus.
baby aku akan membuat mu jatuh cinta kepada Qian .
gumam kriz dalam hati.
Qian berjalan jalan melihat sekitar yang tertutup salju ,Qian memakai syal dan baju hangat nya berjalan sendirian sampai ada yang memanggil nya.
"Qian "
Qian menengok ke belakang ,ternyata enjel yang menyusul nya.
"kenapa ??"
"is jutek banget jahat aku aduin nih sama momy"ucap enjel cemberut.
"kenapa ponakan tersayang apa kau ingin jalan jalan bersama ku hem??"
"yah tapi aku ingin makan coklat hangat dan makanan khas sini??"
"ok baik lah ayo pergi"
Qian menggandeng tangan enjel seperti biasa Qian selalu menganggap Enjel seperti adik nya sendiri selalu memanjakan enjel tapi Qian selalu mengawasi enjel jika sedang jauh dari nya.
Qian dan enjel berjalan di hamparan salju yang menutupi jalan
Qian dan enjel melihat pemandangan sekitar yang menakjub kan sambil berjalan kedua nya asyik mengobrol.
"Bagaimana maharani apa dia baik??"
"Biasa saja" ucap Qian cuek.
"Apa setelah lama tak bertemu perasaan mu masih sama?" ucap enjel
"masih bahkan lebih besar yang sekarang tapi aku ragu untuk memulai nya lagi" ucap Qian dengan wajah datar nya.
"udah gak usah di fikirkan jalani saja aku selalu mendukung mu??" ucap enjel dengan menahan air mata.
kau tau aku sangat mencintai mu hingga aku lupa daratan sekarang aku menyesali semua nya ,aku janji akan menyatukan mu dengan delia.
"yuk kesana seperti indah sekali " ucap enjel memilih cafe dekat bukit yang sangat indah .
__ADS_1
Qian dan enjel memesan makanan dan melihat pemandangan yang indah.
"kau tau Qi aku selalu iri dengan semua yang kamu dapat kan ??"
"lalu ??" ucap Qian.
"aku ingin kau benar benar menjaga maharani seperti menjaga ku ,aku tahu itu sulit tapi aku berharap buka lah hati mu untuk maharani??" enjel memohon.
"ok sayang aku akan menuruti dengan satu syarat"
Enjel menatap Qian apa yang akan Qian minta,enjel tak pernah menyangka jika hidup nya akan begini harapan nya harus pupus kandas.
"Apa syarat nya??"enjel menatap Delia.
" kau harus menjaga anak mu walaupun ayah nya tak ada??" ucap Qian menatap enjel.
"Iya aku akan menjaga anak ku bersama kekasih ku"
"kapan kalian menikah?", tanya Qian.
"setelah aku selesai disini" ucap Enjel.
"bagus segera lah menikah agar kau tak merepot kan ku" ucap Qian mengelus ujung kepala Enjel.
...,,....
Lia dan aurel telah selesai dengan pengejaran nya sekarang mereka sedang santai dengan dua cangkir kopi hitam.
"kau harus membuat kriz tertarik??"
"what ?? kau tau aku sangat membenci nya menyebal kan" dengus lia.
"kau harus mau li ini demi Delia kau ingat sahabat terbaik kita" ucap aurel.
"kau tau rel apapun ku lakukan demi delia baik lah aku akan mendekati kriz walaupun terpaksa ingat yah terpaksa" ucap Lia ketus.
"awas terpaksa nanti love??" ledek aurel.
"Hahaha kau ini no yah tapi takut juga sih kriz serem" Lia berfikir ulang.
"Jalan kan lia demi Delia "
"ok baik lah".
..,,,...
Delia sedang mondar mandir menunggu Qian ,entah apa yang delia fikir kan khawatir tentang pendapat Qian.
kenapa aku memikir kan nya mau kemana pun dia mau terserah tapi jika dia pergi tak kembali bagaimana gawat bisa bisa bunda marah.
saat delia kalut dengan fikiran nya ada orang membuka pintu,saat delia berbalik melihat nya ternyata Qian .
alhamdulilah gak jadi di marahi bunda hehee.
__ADS_1
"om dari mana aja??" tanya Delia.
Qian hanya diam pergi ke kamar ganti untuk mengganti baju nya.
"om kalo di tanya jawab woy diam ajah sih sebel banget!!" teriak Delia.
Qian keluar dari kamar ganti dengan berjalan santai naik ke kasur bersender .
"Diam kau cerewet sekali ,apa kau takut ku kembali ke indo tanpa mu ??,kau takut bunda mu marah??" ucap Qian menebak.
"ko om tau ya jelas lah bisa bisa bunda memarahi ku??" ucap Delia gugup.
"kau tau aku akan ber akting dengan bagus sesuai ke ingin nan mu agar kau dengan ke kasih mu itu bahagia" ucap Qian.
" bagus kalo om sadar diri begitu saya lebih bagus" ucap Delia.
"aku sadar diri ,aku pun tak ter tarik dengan mu maaf saja aku hanya tertarik dengan daun muda" ucap Qian meledek.
huh dasar kalau kau tau aku Delia pasti kau menyesal
Delia sangat kesal dengan ucapan Qian lalu duduk di sofa melihat pemandangan yang indah membuat Delia mengantuk dan tidur sambil duduk .
hany kau sedikit dikit marah bikin aku gemas saja jika kau ber posisi sebagai delia pasti akan aku gigit bibir ranum mu menggemaskan,aku harus sabar aku ingin tau apa sebenar nya hubungan kau dan kriz hany setelah ku melihat sendiri baru akan aku putus kan hukuman apa yang tepat untuk mu hany.
gumam qian dengan menatap Delia.
Qian berjalan menuju sofa dan membopong Delia untuk di baring kan di kasur empuk,Qian tak tega puja an hati nya tidur dengan posisi duduk di sofa.
sedang kan kriz sedang bersama enjel membahas rencana selanjut nya .
"njel apa rencana selanjut nya??"
"kau harus mendekat kan kedua nya kriz agar mereka tak curiga,kau ajak kerja sama ke dua teman delia pasti mereka mau coba lah kriz pleass??"
kriz ter ingat jika delia punya dua teman nya yaitu Lia si gadis ceplas ceplos dan satu lagi Aurel yang anggun.
jika memikir kan itu kriz tersenyum betapa meng gemas kan nya Lia .
"Kriz hello kau kenapa senyum senyum sendiri hem???" tanya Enjel.
" gak ko hanya memikir kan rencana bagus" ucap Kriz datar.
"bagus kalo sudah ada rencana tinggal kita jalan kan??" ucap Enjel.
"hem" jawab kriz.
enjel pergi ke kamar nya ,kriz terus melamun memikir kan Lia gadis yang mengetuk pintu hati nya.
*meng gemas kan gadis itu bikin aku tersenyum kau akan menjadi milik ku gadis kecil
Bersambung*...
jangan lupa like ,vote dan komen selalu dukung author ya 🤗🤗🙏🙏
__ADS_1