
Qian dan delia sedang makan dengan hikmat hanya mereka berdua saja yang makan bibi di dapur dengan pekerjaan nya.
Tanpa ada yang mau membuka percakapan .
"om ku ke belakang dulu haus pengen minta jus jambu??"
"hm" tanpa menoleh Qian melanjut kan makan nya.
Dapur.
"Bi tolong bikin kan jus jambu dan jus anggur bi ??"
"baik non"
Delia duduk sambil.memainkan apel melihat bibi dengan hikmat setelah jadi .
"Ini no jus nya??"
"bi tolong masukan ini ke jus anggur nya ya bi diam diam saja??"
Bibi yang heran dengan serbuk obat di botol kecil.
"ini apa non ??,apa non akan menyakiti den Qian??"
"bukab bi itu hanya vitamin untuk badan lebih bugar he he he" Delia tertawa kecil.
"Baik lah non"
"aku ke depan dulu bi??"
__ADS_1
"baik non"
Delia kembali ke meja makan melanjut kan makan nya dengan menenggak habis jus jambu nya.
Bibi datang membawa nampan berisi jus anggur.
"ini den jus anggur nya??"
Qian heran tak meminta jus anggur mengeritkan dahi nya.
"saya gak minta jus anggur bi??"
"ini khusus dari nona den saya permisi" Bibi kembali ke dapur .
Qian yang senang langsung saja meminum nya sampai habis ,Delia acuh pergi menaiki tangga menuju kamar nya.
Delia secepat kilat mengganti baju nya dengan linggress nya ,memakai sedikit lip glos warna pink senada dengan baju nya.
Qian dengan cepat menaiki tangga ingin berendam entah apa yang salah dengan diri nya.
Brak..
Qian menutup pintu saat ingin ke kamar mandi melihat delia di depan nya hasrat nya makin naik sekuat tenaga Qian menahan nya saat akan melangkah Delia malah menarik tangan Qian dan memeluk nya ,Delia membisik kan .
kau sangat menawan suami ku .
Entah lah Qian benar benar tak bisa menahan hasrat nya panas nya makin menjalar .
Qian mencium bibir delia dengan ******* lembut membuat Delia memejam kan mata nya .
__ADS_1
Setelah itu terjadilah persatuan dua ingsan yang di sengaja.
..,...
Kriz yang sedang murka mengetahui rencana adik nya hanya mengepal kan tangan nya saat ini tak ads fikiran jernih ingin sekali kriz menghabisi Rendy dengan tangan nya.
Kriz menenggak habis minuman nya .
aku tak bisa tinggal diam aku harus menjaga baby kecil kuu meski baby kecil ku tangguh aku tak bisa tinggl diam.
Kriz melanjut kan pekerjaan nya yang tertunda menerima laporan dari anak buah nya ,kriz membaca dengan teliti.
..,,..
Lia dan aurel sedang di mall berbelanja etts bukan hanya belanja lebih tepat nya menjadi mata mata untuk rencana berikut nya banyak mangsa yang harus ke dua nya habisi.
"Li kau tau aku salut dengan delia"
"maksud mu apa sih rel salut gimana delia itu kadang on nya lambat??" Lia bingung dengan sahabat nya itu.
"aku memberi ide untuk delia memberikan obat perangsang"
"what!!!, kau gila kalo delia hamil gimana kalo Qian meninggal kan delia bagaimana" Lia panik ingin menelfon delia mengambil hp di saku saat ingin mengambil nya.
"kau tenang saja Li ,aku tau Qian menyewa mata mata handal rekan ku untul mengikuti delia segala aktifitas nya itu cukup bukti kalo Qian mencintai delia,meski killer ada sisi baik nya,kau tau Guru killer kita itu tau kalau dela itu delia"
"what!! apa kau tak pernah memberitahu ku kau curang benar benar membuat ku ingin pingsan" Lia betapa kaget nya membuat nya syok ingin rasa nya memukul aurel.
"kau sulit jaga rahasia terlalu ember"
__ADS_1
Dengan santai nya aurel melangkah pergi meninggal kan lia yang sedang terkaget akibat kenyataan yang di terima.
Bersambung...