
Pernikahan Yang Tak Diharapkan
Wendy hanya bisa melamun memikirkan Adnan yang tiba-tiba pergi begitu saja; Bela yang dari tadi mengajak Wendy bicara tak satupun dijawab oleh Wendy, sekarang ini Wendy seperti patung hidup yang entah kemana jiwanya melayang.
“Wen..ada apa? Bicaralah pada mama” Bela memandang menantunya itu dengan tatapan sendu. Ia hapal pasti ini berkaitan dengan Adnan, Bela berpikir apakah rumah tangga Wendy dan putranya itu baik-baik saja atau sebaliknya. Apakah Adnan memperlakukan Wendy dengan baik?. Banyak sekali spekulasi - spekulasi yang ia pikirkan, ia tidak mau jika menantunya ini tersakiti. Wendy menurutnya sudah seperti peri mungil yang paling harus ia jaga.
Wendy pun menoleh, lalu tersenyum manis ke arah mertuanya itu; Bela bisa melihat gurat hampa serta sakit didalam kedua bola mata Wendy. Membuat ia berpikir yang tidak-tidak.
“Tidak ada apa-apa mama, Wendy baik-baik saja kok” senyum manis Wendy layangkan ke mertuanya ; namun Bela hanya bisa memicingkan matanya seperti ada yang ia curigai
“Aku tak percaya jika kau baik-baik saja” Bela dengan santainya berbicara seperti itu memang benarnya feeling seorang ibu itu sangat mudah tertebak saat melihat anaknya kesakitan, membuat Wendy terdiam
“Bagaimana dengan perasaan dan hatimu, apakah baik-baik saja” tanya Bela kembali, membuat Wendy tak bisa berkutik sedikitpun
“Haah mama bicara apasih, hatiku tentu saja baik-baik saja” Wendy memberikan senyuman penuh arti pada sang mertuanya itu.
“Wendy kamu tak akan bisa berbohong pada mama, mama jelas paham anak mama sendiri. Mungkin mama tak tau atas apa perlakuan Adnan terhadapmu, tapi dari sikap kalian mama bisa melihat ada sesuatu yang kurang beres. Mama paham, bagaimana sakitnya batinmu ini. Tolong mulai hari ini dan seterusnya jangan menutupi semuanya Wendy cerita pada mama, kau anak mama jangan sungkan untuk mengatakan segala apa yang membuatmu menjadi beban hari ini” apa yang dikatakan Bela membuat Wendy merasakan sakit yang sangat terdalam; mungkin benar kata Bela ia juga tidak bisa berlama-lama menyimpan semua ini yang pada akhirnya akan terungkap juga
Tatapan mata Wendy berubah sendu; tangis Wendy pun pecah seketika, lalu ia mendekap sang mama dengan erat menumpahkan semua perasaannya disana.
__ADS_1
Bela terlihat jelas melihat betapa kacaunya sang menantu; Bela pun tak kuasa menahan tangisnya kemudian mereka pun menangis berdua untuk menguatkan masing-masing
“Mama...hiks...Wendy lelah dengan semua ini hiks” menangis dengan tersedu-sedu
“Kumo-hon mama, tolongh ak-uhh”
•
•
“Letaaaa” Adnan meneriaki sang kekasih dengan lantang didalam apartemen milik Leta. Tak ada seorangpun yang menyautinya membuat hati Adnan terasa gusar dan merasa tak nyaman. Ia khawatir dengan kekasihnya itu
“Jangan membuatku khawatir dan cemas” panggil Adnan yang terus menelusuri ruang demi ruangan, hingga ia melihat sosok yang sedang meringkuk gemetar dekat tempat tidur
Kemudian, ia mendekat dan mendekap sang kekasih. Adnan sangat cemas ketika mendengar isakan-isakan wanita yang ia cintai ini
“Adna-n tolonghh- jangan-tinggal-kan a-ku”demi memenangkan kekasihnya ia mengecup kedua mata kekasihnya agar tak menangis
“Sudah, jangan menangis aku disini bersamamu”
“Aku takkan pergi kemana-mana, aku akan tetap berada disisi mu”bisik Adnan yang menenangkan kekasihnya ini
__ADS_1
Adnan tak menyadari jika daritadi ada sesosok orang asing yang berdiri didekat pintu, menatap dua sejoli ini dengan senyuman miring seperti sebuah kemenangan. Kemudian, ia pun pergi dari sana sambil memegang ponselnya.
•
•
•
Hidup yang membuatnya amat menyakitkan ialah ketika dirimu dibuang oleh orang yang kau sayangi. Wendy sudah berkali-kali merasakan ini, ketika seseorang yang sudah kita sayangi melebihi apapun tetapi ia malah membuang kita seperti sampah. Sakit tentu saja sakit rasanya
Wendy semenjak bayi sudah berada dipanti asuhan, sejak bayi ia sudah dibuang tak ada sedikitpun perlengkapan yang dititipkan hanya buntalan selimut yang terbalut di tubuhnya. Dan secarik kertas hanya berupa nama yang sekarang ia miliki Wendy Alexandra nama yang bagus.
Saat dipanti ia merasakan kasih sayang yang diberikan ibu panti dan ayah panti, namun tak berlangsung lama ibu panti dan ayah panti meninggal..- dan diwariskan panti asuhan ini kepada anaknya
Ketika panti asuhan diwariskan oleh anaknya, Wendy merasakan neraka yang sebenarnya ia sering kali disiksa oleh pemilik panti asuhan nya ini
Merasa sudah muak dengan perlakukan pemilik panti yang barunya itu ia memutuskan pergi ke kota
Ia dikota hanya bisa luntang lantung tak jelas dan akhirnya bertemu dengan Keluarga Pratama. Hidup Wendy yang sebenarnya akan dimulai disini...
Wendy tak bisa bayangkan ia menjadi seorang menantu dari keluarga konglomerat ini. Tetapi, ia tak ingin bermimpi terlalu tinggi ia sadar bahwa hidupnya yang sebenarnya sudah berantakan semenjak ia dilahirkan pun
__ADS_1