
Setelah mereka makan siang, Tiara dan Mirna pun melanjutkan perjalanan nya ke rumah Radit untuk mengantar Radit , Beberapa lama kemudian mereka pun sampai di depan rumah Radit dan mereka turun dari mobil Tiara dan berjalan menuju pintu masuk ke rumah Radit.
"Assalamualaikum ". ucap Radit
"Wa'alaikum salam ". jawab Ibu Aminah dari dalam kamar nya
Radit pun mengajak Tiara dan Mirna untuk masuk, Dan mempersilahkan untuk duduk, Tak lama kemudian Ibu Aminah pun datang menghampiri Radit dan Tiara dan juga Mirna yang saat itu tengah duduk di ruang tamu.
"Radit,,,,
Kamu kenapa kok di antar pulang nak?". tanya Ibu Aminah dengan wajah panik
"Saya tidak apa apa kok Bu, Hanya butuh istirahat aja". jawab Radit menenangkan hati Ibu nya.
"Iya Bu, Radit tidak apa apa kok". sahut Tiara
"Oh ya udah, Ibu bikinin teh dulu ya nak". ucap Ibu Aminah
",Oh tidak usah Bu, terima kasih kita mau pamit untuk kembali lagi ke kantor ". ucap Tiara dan berdiri dari tempat duduk nya.
"Kok keburu sekali sih nak". kata Ibu Aminah
"Iya karena kita masih jam kerja Bu, Yang penting Radit sudah sampai dan istirahat dulu di rumah ". jawab Tiara
"Terima kasih ya udah antar Radit sampai ke rumah ". ucap Ibu Aminah ke pada Tiara dan Mirna
"Sama sama Bu ". jawab Tiara dan Mirna .
Setelah itu Tiara dan Mirna berpamitan untuk pulang dan bersalaman ke pada ibu Aminah dan Radit. Tiara dan Mirna pun berangkat menuju ke kantor lagi. Beberapa lama kemudian mereka pun sampai di kantor. Dan langsung masuk ke dalam berjalan menuju ruangan Tiara. Sesampai di depan ruangan Tiara, Tiara pun membuka pintu nya dan ia melihat Papah nya sedang duduk di dalam.
"Pah...". kata Tiara sambil menghampiri Papah nya
"Tiara kamu baru datang?". tanya Papah nya menoleh ke arah Tiara
__ADS_1
"Iya Pah ". jawab Tiara singkat karena dia tidak mau berdebat dengan Papah nya masalah Radit.
"Kamu juga antar dia pulang?". tanya Papah nya lagi
"Iya Pah karena dia kan masih agak kurang sehat jadi aku antar sampai rumah". jawab Tiara duduk di depan papah nya.
Pak Arya pun hanya terdiam dan menganggukkan kepalanya dia memaklumi untuk sikap Tiara ke Radit untuk hari ini, Dan papah nya pun membicarakan tentang perusahaan nya ke pada Tiara dan beberapa lama kemudian Mirna pun masuk ke dalam ruangan Tiara, Mereka pun melanjutkan membicarakan tentang pekerjaan nya.
Sore pun tiba jam pulang kantor pun tiba, Saat itu papah nya pulang terlebih dulu dari Tiara.
"Tiara, Papah pulang dulu ya". ucap Pak Arya ke pada Tiara
"Ya udah Pah, Hati hati ya Pah ". kata Tiara sambil bersalaman dan mencium tangan papah nya.
Papah nya pun keluar dari ruangan Tiara, Dan saat itu di ruangan nya tinggal Tiara dan Mirna.
"Ayo Bu Tiara kita pulang !". ajak Mirna sambil membereskan berkas berkas yang ada di atas meja
"Iya Mir". jawab Tiara agak kurang semangat.
"Aku juga gak tau Mir, Sepertinya aku males mau ngapain-ngapain dan kayak ada yang aku pikirin gitu, Tapi apa yaa?".ucap Tiara sambil mencoba untuk mengingat apa yang sedang ia pikirkan.
"Apa mungkin Bu Tiara sedang memikirkan ucapan papah nya tadi ". kata Mirna
"Gak tau lah Mir, Ya udah kita pulang yuk!". ajak Tiara
Tiara dan Mirna pun keluar dari ruangan nya, Dan mereka langsung pulang ke rumah nya masing-masing. Sedangkan Radit saat itu tengah terbaring di atas kasur nya, Ia sedang beristirahat.
"Ternyata Bu Tiara baik banget, Udah kaya dan cantik lagi, Coba aja aku kaya, Pasti aku jatuh cinta sama Bu Tiara ". ucap dalam hati Radit mengagumi Tiara dan membayangkan nya.
Dan saat itu juga Ibu Aminah masuk ke dalam kamar Radit, Membawa makanan untuk nya. Saat Ibu Aminah membuka pintu kamar nya, Ia melihat Radit sedang senyum-senyum sendiri.
"Radit kamu kenapa senyum-senyum gitu?". ucap Ibu Aminah dengan membawa makanan di tangan nya.
__ADS_1
"Ibu....". kata Radit seketika kaget.
Ibu Aminah pun menghampiri Radit dan menaruh makanan nya di meja dekat tempat tidur Radit.
"Kamu gak lagi bayangin sesuatu kan nak?". tanya Ibu nya lagi.
"Oh , eng.... enggak kok Bu, Radit gak bayangin apa-apa". jawab Radit dengan gugup
"Ya udah kamu makan dulu terus minum obat, Biar kamu cepat sehat". ucap Ibu Aminah sambil duduk di samping Radit
"Iya Bu terima kasih". ucap Radit
Ibu Aminah pun keluar dari kamar Radit, Dan Radit pun mengambil nampan yang berisi makanan untuk Radit. Dan saat itu juga hp Radit berbunyi, Radit pun menaruh makanan nya lagi di meja dan mengambil hp nya yang sedang berbunyi itu. Setelah Radit memegang hp nya, Ternyata teman lama Radit yang bernama Dita menelpon nya.
Dita adalah teman lama Radit sewaktu masih sekolah SD hingga SMA, Mereka selalu berdua dan bahkan Radit sudah menganggap nya saudara, Sedangkan Dita sejak sekolah masuk SMA, Ia sudah mulai suka sama Radit, Hanya saja dia tidak berani mengungkap kan nya, Karena Dita mengira jika Radit juga suka padanya. Dita sudah lama tidak bertemu dengan Radit karena ia baru lulus kuliah di luar kota.
"Assalamualaikum?". ucap Radit mengangkat telpon nya
"Wa'alaikum salam Radit, Gimana kabar kamu, Kamu masih ingat kan sama aku?". ucap Dita dengan nada merindukan Radit
"Dita,,,,
Alhamdulillah kabar ku baik-baik kok dan aku pasti ingat dong sama kamu". jawab Radit
"Gimana Radit, Apa kamu sudah bekerja?". tanya Dita
"Alhamdulillah aku sudah bekerja kok, Kamu sendiri gimana sudah lulus kah? Dan kapan mau pulang ?". tanya Radit
"Alhamdullilah aku sudah lulus kuliah, Dan insya Allah seminggu lagi aku sudah bisa pulang". jawab Dita
Mereka pun asyik mengobrol karena sudah lama tidak ada komunikasi. Setelah mereka selesai mengobrol, Radit pun mematikan telpon nya dan melanjutkan untuk makan makanan yang sudah Ibu Aminah bawakan. Radit pun hanya makan sedikit karena masih kurang enak badan.
"Kayak nya besok aku masih belum kuat untuk bekerja". ucap dalam hati Radit sambil sesekali makan makanan yang ada di depan nya.
__ADS_1
"Apa aku nelpon Bu Tiara ya, Untuk meminta ijin tidak bisa masuk dulu ". ucap lagi Radit
Dan akhirnya Radit pun menaruh makanan nya di atas meja dekat tempat tidur nya, Dan Radit pun langsung meminum obat, Setelah itu ia mengambil hp lagi dan mau menghubungi Tiara.