
Dengan rasa gugup Radit ingin menghubungi Tiara saat itu,
"Kenapa aku gugup gini ya". ucap dalam hati Radit sambil memegang hp nya.
Sedangkan Tiara saat tengah duduk santai di rumah nya sambil memainkan hp nya. Dan tak lama kemudian hp Tiara berdering ada yang menelpon tanpa ada nama nya di hp Tiara saat itu.
"Ini nomer siapa ya?" tanya dalam hati Tiara, sambil menatapi hp nya.
"Hallo dengan siapa ini ya?". ucap Tiara sambil mengangkat telpon nya.
"Hallo Bu Tiara, Ini saya Radit Bu ". jawab Radit dengan nada masih lemas.
"Oh Radit, Ada apa Dit?". tanya Tiara
"Saya mau minta ijin untuk besok saya masih belum bisa masuk Bu, Karena badan saya masih lemas". ucap Radit lewat telpon nya.
"Oh ya udah gak apa apa kok, Yang penting kamu istirahat dulu biar cepat sehat ya". jawab Tiara
"Baik Bu, Terima kasih atas perhatian nya Bu ". ucap Radit lagi
"Iya sama sama". jawab Tiara dengan nada tersenyum dan lembut.
Setelah itu Tiara pun mematikan telpon nya, Dan ia merasa senang karena malam itu ia mempunyai nomer hp Radit.
"Kenapa aku merasa senang ya, Melihat di hp ku ada nomer Radit?". ucap dalam hati Tiara penuh pertanyaan, Karena Tiara belum sadar jika ia sudah mulai suka dengan Radit.
Sedangkan Radit saat itu juga sedang memikirkan Tiara , Ia merasa senang setelah mendengar suara Tiara. Karena Radit saat itu juga tanpa sadari jika dirinya mulai suka dengan Tiara, Tapi Radit tak pernah percaya diri jika dirinya jatuh cinta ke pada wanita yang cantik dan kaya raya, Sedangkan dirinya hanyalah cowok yang tak punya apa apa.
__ADS_1
Radit selalu mencoba menahan dirinya agar tidak jatuh cinta ke pada Tiara, Namun apa daya semua sudah takdir jika Radit sebenar nya sudah ada rasa dengan Tiara.
Akhirnya Radit pun tertidur karena sudah meminum obat. Dan hari pun juga sudah malam. Begitupun Tiara saat itu sudah tidur nyenyak di tempat tidur nya dengan memakai selimut pink tebal dan halus di tubuh nya.
Pagi yang cerah pun tiba, Saat itu Radit masih tidur dengan badan yang masih lemas, Sang Ibu pun menyiapkan sarapan untuk anak nya itu. Sedangkan Tiara saat itu tengah siap-siap mau berangkat ke kantor nya.
"Tiara, Ayo kita sarapan dulu sayang". ucap Mama nya ke pada Tiara yang saat itu Tiara tengah siap siap
"Iya mah Bentar lagi ya". jawab Tiara
"Ya udah Mamah tunggu di bawah ya". ucap Mamah nya lagi
"Iya mah". jawab Tiara sambil mengambil tas nya yang akan di bawa ke kantor nya.
Setelah itu Tiara pun langsung berjalan menuju ruang makan, Dan Tiara pun langsung sarapan bersama mamah dan papah nya, Setelah Tiara selesai makan, Ia langsung berpamitan untuk berangkat ke kantor nya.
Saat itu Tiara berangkat ke kantor tanpa sopir, Tiara ke kantor membawa mobil sendiri, Selama di perjalanan Tiara tiba tiba ingin melihat keadaan Radit saat itu, Karena Radit semalem masih terlihat belum sehat.
Tak lama kemudian Tiara saat itu sedang melihat di depan pinggir jalan ada toko buah, Akhirnya Tiara pun berhenti di depan toko buah itu. Dan Tiara pun membeli parcel buah untuk Radit, Selesai itu Tiara langsung berangkat menuju ke rumah Radit.
Setelah Tiara sampai di depan rumah Radit, Ia langsung turun dari mobil nya dan membawa parcel buah yang ia beli tadi.
"Assalamualaikum ". ucap Tiara mengetuk pintu rumah Radit
"Wa'alaikum salam". jawab Ibu Aminah sambil berjalan menuju pintu rumah nya.
"Loh nak Tiara, Ayo masuk!". ucap Ibu Aminah.
"Iya terima kasih Bu ". jawab Tiara masuk ke dalam rumah Radit.
__ADS_1
"Silahkan duduk dulu nak". kata Ibu Aminah ke pada Tiara .
"Saya mau menjenguk Radit Bu, Kata nya Radit masih belum sehat ya?". tanya Tiara dengan nada lembut
"Oh iya nak, Ayo Ibu antar ke kamar Radit, Kebetulan Radit baru saja selesai sarapan dan minum obat ". jawab Ibu Aminah sambil berjalan menuju ke kamar Radit bersama Tiara.
Tak lama kemudian Tiara pun sampai di kamar Radit, Dan saat itu Radit tengah duduk di atas kasur nya sambil bersandar di kayu ranjang nya.
"Radit, Ini ada nak Tiara mau menjenguk kamu". ucap Ibu Aminah menunjukkan ke arah Tiara.
"Bu Tiara ". ucap Radit dengan wajah terkejut, Karena ia melihat Tiara menjenguk dia.
"Ini Radit aku bawakan buah untuk kamu". kata Tiara sambil menaruh parcel buah nya di meja dekat tempat tidur Radit.
"Bu Tiara gak perlu repot-repot Bu, Dan Terima kasih ya Bu Tiara". ucap Radit
"Iya sama sama, Gimana keadaan kamu, Apa masih merasa lemas?" tanya Tiara berdiri di dekat Radit dan akhirnya Ibu Aminah pun memberikan kursi plastik untuk Zahra duduk.
Zahra pun tersenyum sambil menundukkan kepala nya ke pada ibu Aminah karena sudah memberikan tempat duduk untuk Zahra. .
" Kabar ku masih agak sedikit pusing dan kemas Bu ". jawab Radit
" Ya udah kamu istirahat aja dulu, Dan kalau gitu saya permisi ke kantor dulu ya, Di sana Mirna pasti sedang nungguin aku". ucap Tiara berdiri dari tempat duduk nya.
"Iya Bu Tiara sekali lagi terima kasih ya Bu ". ucap Radit lagi sambil tersenyum ke pada Tiara.
Tiara pun juga berpamitan ke pada Ibu Aminah, Dan Ibu Aminah pun mengantarkan Tiara sampai ke depan rumah nya, Setelah itu Tiara pun bersalaman dan mencium tangan Ibu Aminah.
"Saya permisi dulu ya Bu , Semoga Radit cepat sehat". ucap Tiara setelah mencium tangan Ibu Aminah
__ADS_1
"Amiin, Terima kasih ya nak Tiara, Dan hati hati ya di jalan ". kata Ibu Aminah sambil mengelus bahu Tiara.
Tiara pun hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya, Dan Tiara pun langsung berjalan menuju ke mobil nya dan berangkat lah Tiara menuju ke kantor nya.