
Tiara pun mengambil hp nya yang sedang berdering di dalam tas nya.
"Hallo Mah?". ucap Tiara mengangkat telpon nya dan berjalan menjauhi Radit saat itu .
"Tiara kamu di mana sayang, Kok belum pulang?". tanya Mamah nya
"Emmm Tiara lagi makan di luar mah sama teman Tiara ". ucap Tiara mencari alasan
"Oh iya udah tapi kamu cepat pulang ya". kata Mamah nya lagi
"Iya mah ". jawab Tiara dan mematikan telpon nya .
Dan Tiara pun berdiri sambil memegang hp nya dan saat itu juga ada dua pemuda yang lewat di depan Tiara.
"Wihhhh cantik bener nih cewek, Lagi sendirian ya neng". ucap salah satu pemuda itu menggoda Tiara
"Enggak kok". jawab Tiara sedikit cuek
"Tapi aku liat kamu sendirian kok, Kita temenin yuk, Bahaya loh cewek cantik keluar sendirian ". ucap pemuda itu lagi sesekali semakin mendekati Tiara
Dan Tiara pun merasa risih hingga Tiara sesekali mundur menjauhi pemuda itu dan Radit pun saat itu melihat ke arah Tiara dan ia langsung berdiri dan menghampiri Tiara.
"Kalian mau apa?". ucap Radit menghadap kedua pemuda itu
"Wihhh kamu siapa nya dia, Sok jagoan banget jadi orang lu". kata salah satu pemuda itu lagi
"Aku pacar nya, Emang nya kenapa?". kata Radit sambil menarik lembut tangan Tiara
"Wahhh cewek secantik ini pacaran sama cowok kayak begini hahaha". ucap pemuda itu menghina Radit
__ADS_1
Dan akhirnya Radit tidak menghiraukan ucapan pemuda itu dan malah mengajak Tiara untuk pergi, Tapi saat Radit dan Tiara membalikan badan nya, Pemuda itu malah menyerang Radit.
"Wooyyyy". teriak salah satu pemuda itu sambil mendorong tubuh Radit
Dan akhirnya Radit pun hampir terjatuh dan Radit langsung menoleh ke arah pemuda itu dan menyuruh Tiara untuk berlindung di tempat yang aman
"Tiara kamu tunggu aku di sana ya ". berbisik Radit ke pada Tiara
"Tapi Radit mereka itu bahaya ". ucap Tiara dengan wajah panik
"kamu percaya kan sama aku". kata Radit
"Baik lah, Kamu hati hati ya". ucap Tiara dan pergi menjauh dari Radit dan kedua pemuda itu.
Dan akhirnya Radit pun berkelahi dengan pemuda itu dan memang Radit orang nya jago belah diri, Sehingga dengan mudah nya ia mengalahkan dua pemuda yang jahat itu. Setelah Radit memukul leher belakang nya pemuda itu pun menyerah dan tak bisa melawan lagi, Akhirnya mereka pun meminta maaf dan langsung lari terbirit-birit.
"Kamu gak apa apa kan Radit ?". tanya Tiara berdiri di depan Radit sambil memegang pipi Radit untuk melihat keadaan Radit takut ada yang luka.
"Aku gak apa apa kok ". jawab Radit dengan tersenyum
Dan Tiara pun tersenyum melihat pandangan Radit terhadap nya, Ia merasa deg deg an saat itu, Karena baru kali ini bisa bertatapan sedekat ini dengan Radit, Sedangkan Radit saat itu terus memandangi wajah Tiara yang saat itu terlihat sangat cantik jika melihat dari dekat nya.
"Kenapa rasa nya aku tenang ya jika berada di samping Radit ". ucap dalam hati Tiara menatap ke arah Radit
"Tiara, Betapa cantik nya wajah mu jika melihat sedekat ini, Mata mu yang sangat indah dan bibir merah mu yang sangat imut ini, Membuatku semakin yakin bahwa aku memang suka pada mu,". ucap dalam hati Radit
Dan saat itu juga Radit sadar jika dirinya hanya cowok miskin, Radit teringat kata pemuda tadi jika cewek secantik Tiara tidak pantas bersanding dengan cowok seperti Radit.
"Radit kamu kenapa? ". tanya Tiara yang saat itu terlihat wajah Radit tiba tiba sedih
__ADS_1
"Aku cuman minta maaf sama kamu udah lancang mengaku kalau aku ini pacar kamu tadi ke pada pemuda itu". ucap Radit
"Oh masalah itu, Gak apa apa kok santai aja". jawab Tiara tersenyum
"Tapi ada bener nya juga ya, Kata pemuda tadi itu". kata Radit lagi.
"Memang nya yang mana Radit ?". tanya Tiara
"Kalau cewek secantik kamu tidak pantas bersanding dengan cowok miskin kayak aku". ucap Radit dengan nada tidak percaya diri.
"Itu kan kata pemuda itu Radit, Kalau menurut aku sih, Yang penting cowok nya itu baik, tanggung jawab ,perhatian dan bisa menjaga cewek nya dengan baik dan bikin cewek nya merasa nyaman saat bersamanya, itu udah cukup sih buat aku ". ucap Tiara sesekali melihat ke arah Radit
Mendengar ucapan Tiara, Radit pun merasa Tiara sedang membicarakan dirinya dan percaya diri lagi ke pada Tiara.
"Apa aku yang GR ya?". ucap dalam hati Radit
"Ya udah aku antar kamu pulang ya, Karena hari sudah semakin malam". ucap Radit ke pada Tiara
"Iya Radit, Oh iya nanti kamu gak usah antar aku sampai rumah ya, Karena aku sudah di tunggu sama sopir pribadi ku di tempat tadi pagi itu, Aku gak mau orang tua ku lihat kita berdua sedang jalan bersama menggunakan sepeda motor kamu ". ucap Tiara menjelaskan
"Baik lah, Tapi nanti aku akan mengikuti mobil mu dari belakang, Aku harus mastikan jika kamu sampai di rumah dengan selamat". ucap Radit dan menggandeng tangan Tiara
Sontak Tiara langsung meleleh mendengar perhatian Radit saat itu ke pada Tiara.
"Kamu bener bener cowok yang so sweet Radit, Apa lagi nanti kalau aku bener bener jadi pasangan kamu, Pasti akan lebih perhatian lagi sama aku ". ucap dalam hati Tiara sambil senyum senyum melihat ke arah Radit.
Dan sesampai di dekat sepeda motor nya, Radit pun langsung memasangkan helm di kepala Tiara dengan hati hati. Dan setelah itu Radit pun naik ke sepeda motor nya dan Tiara pun juga naik ke sepeda motor nya. Dan Radit pun langsung berangkat mengantar Tiara ke rumah nya.
Dan selama di perjalanan, Tiara sepertinya sudah terlihat capek dan sesekali kepalanya ingin bersandar ke bahu Radit, Akhirnya Radit pun menarik tangan Tiara dan menaruh nya di perut Radit, Tiara pun terkejut melihat sikap Radit saat itu. Dan akhirnya Tiara pun memegang erat pinggang Radit dan kepala Tiara bersandar di bahu Radit. Sungguh serasi nya mereka berdua saat itu.
__ADS_1