Pernikahan Yang Tak Direstui

Pernikahan Yang Tak Direstui
Episode 6


__ADS_3

Hari pun semakin sore saat itu Tiara dan Mirna pulang agak telat karena masih ada beberapa pekerjaan yang belum selesai, Sedangkan Radit saat itu tengah bersih-bersih di ruang depan bersama teman yang lain. Tak berapa lama kemudian Tiara dan Mirna pun pulang dan saat Tiara keluar dari ruangan nya, Saat itu lantai kantor Tiara masih basah karena baru saja Radit dan teman yang lain mengepel nya.


"Ayo Mirna kita pulang!". ucap Tiara keluar dari ruangan nya.


Saat Tiara menginjak kaki di lantai luar ruangan nya, Tiara pun terpeleset dan mau jatuh,


"Aaauuuuuu......!". teriak Tiara


Radit pun dengan sigap nya langsung menangkap tubuh Tiara yang hampir jatuh terlentang itu. Tiara pun menatap wajah Radit begitupun Radit ia menatap wajah Tiara, Mereka pun saling bertatapan.


Mirna dan OB yang lain pun terkejut dengan posisi Radit dan Tiara saat itu. Dan Tiara pun langsung sadar dan melepaskan tangan nya dari bahu Radit.


"Maaf Bu, Saya tidak ada maksud apa-apa kok ". ucap Radit


"Iya gak apa-apa, Terima kasih kamu sudah menolong ku, Tapi saya tegaskan ya, Kalau mengepel itu yang bener dong, Masak basah gini?". ucap Tiara menegur karyawan OB nya termasuk Radit.


"Baik Bu!". jawab Radit dan teman yang lain nya dengan menundukkan kepalanya.


"Ya udah ayo Mir, Kita pulang!". ajak Tiara ke pada Mirna


" kamu gak apa-apa kan Bu Taira?". tanya Mirna sambil berjalan menuju mobil yang ada di tempat parkir saat itu.


"Aku baik-baik aja kok Mir, Cuman tadi kaget aja gitu". jawab Tiara


Sesampai di depan mobil nya, Sopir nya pun sudah siap dan membukakan pintu mobil nya untuk mempersilahkan Tiara masuk.


"Ya udah aku pulang dulu ya". ucap Tiara berdiri di depan pintu mobil nya


"Iya Bu, Hati-hati di jalan Bu Tiara". berkata Mirna yang saat itu sedang berdiri di belakang nya.


Tiara pun masuk ke dalam mobil nya dan sang sopir pun menutup pintu nya dan menyusul masuk ke dalam mobil nya, Dan pulang lah Tiara saat itu, Selama di perjalanan Tiara terus memikirkan kejadian tadi saat Radit memeluk tubuh Tiara.


" Kenapa aku malah mikirin OB itu ya? Apa karena ia sudah dua kali menolong ku?". ucap dalam hati Tiara


Beberapa lama kemudian Tiara pun sampai di rumah nya dan di sambut oleh Mamah nya.


"Tiara sayang, Kamu baru pulang?". sambut Mamah nya memeluk Tiara


"Iya Mah". jawab Tiara memeluk kembali Mamah nya

__ADS_1


"Ya udah kamu mandi dulu gih, Mamah akan siapkan makan malam buat anak Mamah yang cantik ini". ucap Mamah nya sambil mencubit hidung Tiara


"Mamah bisa aja, Ya udah Taira ke kamar dulu ya Mah!". kata Tiara dan berjalan menuju ke kamar nya karena ia mau mandi.


Setelah Mamah nya menyiapkan makan malam untuk keluarga nya itu, Pak Arya pun datang menghampiri istri nya yang saat itu tengah menata piring dan makanan di atas meja makan.


"Hai Mah, Tiara udah pulang belum?". tanya Pak Arya menghampiri meja makan


"Sudah Pah, Tiara masih mandi kayak nya". jawab Ibu Airin


Tak lama kemudian Tiara pun datang dan berjalan menuju meja makan.


"Selamat malam Mah dan Papah!". ucap Tiara duduk di kursi dekat Papah nya.


"Malam juga Tiara".jawab Papah dan Mamah nya.


"Ayo kita makan !". ucap Papah nya sambil mengambil nasi di depan nya


Mereka pun makan malam bersama sambil mengobrol santai. Sedangkan Radit saat itu sudah berada di rumah nya, Saat itu ia tengah duduk santai di depan jendela kamar nya, Tiba-tiba Radit mengingat saat ia memeluk tubuh Tiara bos nya itu,


" Begitu wangi dan cantik nya Ibu Tiara, Jika melihat Wajah nya lebih dekat". berkata dalam hati Radit.


"Radit kamu harus sadar diri dong, Tiara itu bos kamu, Dia itu wanita cantik, pintar dan kaya lagi, Mana mungkin mau dia sama cowok kayak aku, Udah muka pas-pas an, Kerjaan nya OB dan orang gak punya lagi". ucap Radit dalam hati nya lagi.


Radit pun langsung naik ke atas ranjang nya dan ia langsung tidur karena sudah memikirkan yang tidak-tidak. Hari pun semakin malam, Semua keluarga Radit pun juga sudah tidur, Begitu pun dengan Tiara dan keluarga nya, Mereka pun juga sudah tidur.


Pagi cerah pun menyapa, Saat itu Tiara dan keluarga nya sedang berkumpul di meja makan, Tiara dan orang tua nya pun sedang menikmati sarapan nya saat itu.


"Tiara..?". panggil Papah nya


"Iya Pah". jawab Tiara sambil menikmati makanan yang ada di depan nya.


"Kamu udah punya pacar belum?". tanya Papah nya lagi


"Papah ngapain tanya itu sih, Tiara masih fokus ma kerjaan Pah". jawab Tiara


"Tiara kan udah dewasa, Udah cukup lah untuk nikah, Kalau kamu belum punya pacar, Gimana kalau Papah kenalin sama anak temen Papah, Dia itu orang nya tampan dan kaya lagi". ucap Papah nya


"Pah, Entar dulu lah masalah itu, Tiara mau nya itu, Suatu saat nanti nikahnya sama pilihan Tiara sendiri". kata Tiara sambil menaruh sendok di atas piring nya.

__ADS_1


"Tiara benar Pah, Kita kasih Tiara kebebasan untuk memilih sebagai suami nya nanti, Tiara pasti tau dong mana yang baik mana yang tidak". Sahut Mamah nya


"Bener tuh Mamah Pah, Ya udah Tiara berangkat dulu aja ya". ucap Tiara berdiri dari tempat duduk nya dan bersalaman ke pada Mamah dan Papah nya.


"Hati-hati ya sayang". ucap Mamah nya


"Iya Mah". jawab Tiara


Tiara pun sudah berangkat, Kini di meja makan hanya ada Pak Arya dan Ibu Airin sedang melanjutkan makan nya.


"Mah kamu yakin Tiara bisa memilih suami sendiri?". tanya Pak Arya


"Yakinlah Pah, Tiara itu kan cewek cantik,pintar dan serba hidup mewah, Gak mungkin kan dia salah milih cowok?". ucap Mamah nya


"Benar juga sih Mah". jawab Papah nya,


Mereka pun melanjutkan makan nya sambil mengobrol santai. Di tengah perjalanan Tiara bertemu Radit yang saat itu ia tengah berdiri di pinggir jalan seperti sedang menunggu sesuatu.


"Itu kan Radit? Jam segini dia masih di sini?". tanya Tiara dalam hati sambil melihat ke arah luar mobil


Dan Tiara pun menyuruh sopir nya untuk berhenti, Dan Tiara pun membuka kaca jendela mobil nya


"Radit kamu ngapain di sini?". tanya Tiara dari dalam mobil nya


"Saya sedang menunggu angkot Bu Tiara". jawab Radit menghampiri mobil Tiara


"Ya udah kamu naik aja ke dalam mobil ku!". ucap Tiara


"Tapi Bu.....". Radit mencoba menolak ajakan Tiara


" Udah cepat naik, Ini udah siang loh!". ucap Tiara lagi


Radit pun dengan terpaksa nya harus ikut satu mobil dengan Tiara, karena saat itu ia sudah telat berangkat kerja. Setelah Radit masuk ke dalam mobil Tiara, Tiara pun menyuruh sopir nya melanjutkan perjalanan nya.


"Ayo Pak berangkat!". ucap Tiara ke pada sopir nya


"Baik Bu". jawab sopir nya dan melanjutkan perjalanan nya menuju ke kantor.


Radit pun duduk di sebelah Tiara saat itu dengan perasaan tidak enak.

__ADS_1


__ADS_2