Pernikahan Yang Tak Direstui

Pernikahan Yang Tak Direstui
episode 47


__ADS_3

Sesampai di meja makan Radit pun menarik kursi untuk Tiara duduk.


"Ayo Tiara dan Radit kita makan malam dulu". ucap Ayah nya


"Iya Yah". jawab Radit dan Tiara


"Tapi maaf ya Tiara makanan nya sederhana gini". ucap Ayah nya sambil menunjuk ke arah meja makan menggunakan mata nya


"Gak apa apa kok Yah, Makan bersama keluarga sini aja Tiara udah senang kok". jawab Tiara tersenyum


Dan Ayah nya pun juga membalas senyuman Tiara, Akhirnya Tiara dan keluarga suami nya pun menikmati makanan nya sambil mengobrol santai.


Setelah mereka semua selesai makan malam, Ibu Aminah pun membereskan piring piring kotor yang ada di atas meja makan.


"Tiara bantu ya Bu ". ucap Tiara sambil mengambil piring kotor yang ada di depan nya.


"Tidak usah biar Ibu aja yang beresin, Kamu kan tidak terbiasa melakukan pekerjaan ini". jawab Ibu Aminah dengan wajah sinis.


"Gak apa apa Bu biar Tiara sekalian belajar". jawab Tiara


Ibu Aminah pun hanya diam dan berjalan menuju ke dapur dengan membawa piring kotor.


"Tiara .....


Biar aku yang bawa ke dapur ya ". sahut Radit mengambil piring kotor yang di pegang Tiara saat itu.


"Tapi Dit ....". kata Tiara dengan wajah agak sedih nya itu.


"Udah gak apa apa, Kamu tunggu sini ya". ucap Radit tersenyum


Radit pun menyusul Ibu nya ke dapur dengan membawa piring kotor di tangan nya, Sesampai nya di dapur Radit mengahampiri Ibu nya yang saat itu tengah mencuci piring.


"Bu ....


Kenapa Ibu bersikap sinis gitu sama Tiara ?". ucap Radit sambil menaruh piring kotor di dekat nya.


"Radit ...


Kamu tahu sendiri kan keluarga dia gimana dengan kita". jawab Ibu nya dengan wajah kesal.


"Bu .....


Tiara kan udah baik sama Radit dan juga sopan sama keluarga Radit Bu ". ujar Radit


"Dit....


Ibu tidak perduli dengan itu, Karena Ibu sudah terlanjur sakit hati atas perlakuan Papah nya terhadap kamu nak, Ibu mana sih yang tidak sakit hati melihat anak nya di hina gitu ". bentak Ibu nya dan menoleh ke arah Radit dengan wajah marah nya itu.


"Iya Bu Radit tahu tapi kenapa Ibu malah tidak suka sama Tiara dan bersikap kayak gini sama dia?". jawab Radit


"Karena keluarga Tiara biar tahu gimana perasaan nya melihat anak nya tidak di sukai sama orang". ucap Ibu nya


" Maksud Ibu....


Ibu balas dendam sama keluarga Tiara ?". tanya Radit lagi


" Udah kamu sana aja Dit, Ibu masih banyak pekerjaan ". ujar Ibu nya dan melanjutkan mencuci piring


"Tapi Bu ?".

__ADS_1


"Ibu bilang kamu pergi sekarang Radit ....". bentak Ibu nya lagi


Radit pun terdiam dan membalikkan badan nya dengan wajah murung nya itu.


"Aku harus bikin Ibu suka sama Tiara, Bagaimana pun cara nya". ucap dalam hati Radit sambil berjalan menghampiri Tiara


"Radit ....". ucap Tiara berdiri menghampiri suami nya


"Sayang kita ke kamar yuk, Kamu pasti capek kan". kata Radit sambil membujuk Tiara agar tidak sedih lagi dengan sikap Ibu nya itu.


"Tapi Ibu kan masih.....". kata Tiara belum selesai berbicara


"Udah Ibu gak apa apa kok, Untuk sementara ini Ibu yang ngerjain di dapur karena kamu kan masih jadi menantu baru di sini". ucap Radit sambil tersenyum


"Iya juga sih Dit ". jawab Tiara tersenyum balik


Radit dan Tiara pun akhirnya pergi ke kamar nya untuk istirihat karena hari semakin malam, Sesampai nya di dalam kamar, Tiara pun langsung naik ke atas ranjang nya dan duduk dengan wajah murung nya itu.


"Tiara ....?". ucap Radit menatap wajah Tiara


"Iya Dit ada apa?". sahut Tiara


"Kenapa kamu bengong, Kan ada aku di sini". ucap Radit mendekati Tiara


"Gak apa apa kok Dit ". jawab Tiara


"Tersenyum dong biar kelihatan tambah cantik". ucap Radit memegang pipi Tiara


Tiara pun mencoba untuk menuruti ucapan Radit saat itu, Radit pun semakin jatuh hati dan terpesona melihat senyuman Tiara yang sangat dekat dengan dirinya.


Radit pun terus mengelus lembut wajah Tiara sambil menatap mesra ke arah wajah Tiara, Dan Tiara hanya bisa diam pasrah dengan apa yang di lakukan Radit saat itu.


"Tiara ....


Tiara pun merasa merinding dan memejamkan mata nya sambil menganggukkan kepalanya.


Radit pun tanpa rasa malu langsung menciumi pipi Tiara hingga ke leher nya, Terlihat Tiara sangat menikmati nya dan hembusan nafas nya yang terdengar lebih cepat.


Radit pun tak bisa menahan hawa nafsu nya lagi hingga ia mencium bibir Tiara dan perlahan lahan membuka baju Tiara, Begitupun Tiara saat itu juga membuka baju Radit hingga mereka berdua tidak memakai sehelai baju apa pun dan Radit menidurkan Tiara di atas ranjang nya, Dan Radit pun menindihi tubuh Tiara dan menutup tubuh nya menggunakan selimut yang ada di dekat nya.


Akhirnya Tiara dan Radit pun melakukan sebagai mana suami istri, Mulai saat itu lah Tiara melepas perawan nya dan begitupun Radit juga melepas dari lajang nya.


******


Tak terasa adzan subuh pun tiba, Radit pun membuka mata nya dan melihat ke wajah Tiara yang saat itu tengah tidur di atas dada nya.


"Sayang ......". ucap Radit dengan nada lembut dan mengelus pipi Tiara


Tiara pun menggerakkan tubuh nya dan perlahan lahan membuka mata nya dan mengangkat wajah nya menatap ke arah wajah Radit.


"Radit ....


Kamu sudah bangun?". ucap Tiara sambil menggosok mata nya.


"Iya Tiara kita mandi yuk dan sholat subuh dulu". ucap Radit dan mencium kening Tiara


"Iya udah Dit, tapi kamu dulu ya yang mandi, Aku masih lemes nih". jawab Tiara dengan nada manja


"Heemmmmm baiklah kalau gitu". jawab Radit dan mencium pipi Tiara dengan wajah gemas ke pada istri nya itu.

__ADS_1


Radit pun menarik handuk dan memakai nya berjalan menuju ke kamar mandi, Sedangkan Tiara saat itu tengah berbaring dengan memakai selimut di tubuh nya hingga lama kelamaan Tiara pun tertidur lagi.


Tak lama kemudian Radit pun selesai mandi dan berjalan menuju ke arah Tiara.


"Tiara....


Kamu malah tidur lagi, Kelihatan nya kamu masih ngantuk banget ya". ucap dalam hati Radit sambil menatap wajah Tiara


"Tiara ......


Ayo bangun sayang kita sholat dulu". berbisik Radit di telinga Tiara dengan nada lembut


"Eeemmmmmm Radit aku ngantuk banget.....". jawab Tiara sesekali menguap


"Jangan gitu ah....


Mandi dulu gih dan kita sholat ya". ucap Radit dan mencoba menarik selimut yang saat itu menutupi tubuh Tiara


"Eehhhh.....". teriak Tiara seketika langsung melek dan memegang erat selimut nya


"Radit.....?". ucap Tiara dengan wajah cemberut


"Maka nya ayo bangun terus kita sholat ya, Aku tunggu loh ". ucap Radit


Tiara pun akhirnya bangun dan menutupi tubuh nya dengan handuk yang ada di dekat nya, Tiara langsung pergi ke kamar mandi untuk mandi dan sholat subuh berjamaah dengan Radit.


Beberapa lama kemudian Tiara dan Radit sudah selesai sholat subuh dan saat itu Radit tengah siap siap untuk berangkat mencari pekerjaan karena sampai saat ini Radit belum juga dapat panggilan kerja.


"Radit....


Aku ke dapur dulu ya bantuin Ibu masak". ucap Tiara


"Iya udah Tiara semangat ya sayang belajar masak nya ". ucap Radit sambil mengelus pipi Tiara


"Iya Dit ". jawab Tiara


Tiara pun keluar dari kamar nya dan berjalan menuju ke dapur dan sampai di sana ia melihat Ibu mertua nya tengah mencuci sayuran segar.


"Bu ....


Tiara bantu ya". ucap Tiara menghampiri Ibu mertua nya


"Kalau kamu gak bisa, Kamu sana aja biar aku masak sendiri aja". jawab Ibu mertua dengan sikap dingin.


"Gak apa apa kok Bu sekalian Tiara belajar untuk masak". kata Tiara


"Ya udah kamu lanjutin nyuci sayuran nya ini dan langsung kamu potong potong nanti". ujar Ibu mertua nya


"Iya Bu". jawab Tiara dan melakukan pekerjaan yang sudah di beri tahu oleh Ibu Aminah.


Terlihat saat Tiara sedikit gugup saat mengupas dan memotong wortel karena mulai sejak kecil Tiara tidak pernah memasak.


Dan akhirnya Ibu Aminah pun mengajari Tiara meski dengan raut wajah sinis dan cuek, Dan beberapa lama kemudian Tiara dan Ibu mertua nya pun selesai memasak.


"Akhirnya selesai juga". ucap dalam hati Tiara sambil mengelap keringat di dahinya


"Masak gini aja udah kelihatan capek gitu". ucap Ibu Aminah


"Iya Bu ". jawab Tiara

__ADS_1


"Ya udah sana kamu taruh dan di tata di atas meja makan, Bukan nya Radit sudah mau berangkat cari kerjaan". ucap Ibu Aminah


"Iya Bu ". jawab Tiara dan bergegas membawa makanan yang sudah masak ke atas meja makan.


__ADS_2