
Beberapa jam kemudian akhirnya operasi nya pun selesai dan terlihat dokter nya keluar dari ruang operasi.
"Dokter gimana operasi nya?". ucap Tiara langsung menghampiri dokter nya.
"Alhamdullilah operasi nya berjalan dengan lancar tapi untuk saat ini pasien masih belum sadar ". jawab dokter nya.
"Alhamdulilah .....". ucap Tiara dan Ibu Aminah dengan perasaan senang.
"Kalau gitu saya permisi dulu". ucap dokter nya ke pada keluarga Radit
"Iya dokter terima kasih ". ucap Tiara.
"Sama sama Bu ". kata dokter nya dan berjalan pergi dari ruang operasi itu.
Dan setelah dokter nya pergi, terlihat Tiara berjalan mendekati kaca pintu ruang operasi.
"Tiara ....". panggil Pak Arya mendekati Tiara
"Iya Pah". sahut Tiara menoleh ke arah Papah nya.
"Ayo kita pulang sekarang!".ajak Pak Arya sambil menarik tangan putri nya itu.
"Tapi Pah Radit kan masih belum sadar ". kata Tiara mencoba menahan tangan nya
"Tiara jangan mencoba ingkar janji kamu, Kamu tahu kan jika kamu ingkar janji, Apa yang akan terjadi sama Radit ". ucap Pak Arya dengan tegas
__ADS_1
Tiara pun terdiam dan menangis karena mengingat sumpah yang ia katakan. Pak Arya pun perlahan lahan berjalan menuju keluar dari rumah sakit dengan menggandeng tangan Tiara.
"Janji apa Tiara yang kamu katakan sama Papah kamu?". ucap Ibu Aminah dan menghampiri Tiara
"Sudah lah kamu gak perlu tahu yang penting anak kamu Radit sudah di operasi ". sahut Pak Arya.
"Tapi Tiara itu kan istri nya dia harus tetap menemani suami nya". jawab Ibu Aminah
"Tugas Tiara sudah selesai dan saya akan bawa anak saya kembali hidup bersama saya". kata Pak Arya
"Kamu keterlaluan ya Tiara, Kamu bilang aja kalau kamu itu tidak bisa menerima kekurangan Radit dengan hidup yang serba sederhana selama ini". ucap Ibu Aminah dengan perasaan salah faham ke pada Tiara
"Ibu maafin Tiara hiks...hiks ..hiks...". ucap Tiara sambil menangis.
Akhirnya Tiara dan Papah nya pergi dari rumah sakit itu dan pulang ke rumah Papah nya.
"Tiara bener bener keterlaluan, Dia ninggalin anak aku di saat kayak gini". ucap dalam hati Ibu Aminah
******
Keesokan hari nya Radit pun sudah sadar dan saat itu sedang di temani oleh Ibu dan Ayah nya.
"Radit gimana keadaan kamu sekarang nak?". tanya Ibu Aminah
"Alhamdulilah Radit sudah mendingan Bu ". jawab Radit dengan nada yang masih lemas.
__ADS_1
"Alhamdulilah ....".ucap Ibu dan Ayah nya.
"Tapi Bu ...". ucap Radit sambil menatap di sekeliling nya.
"Ada apa Dit ?". tanya Ibu nya
"Tiara mana Bu, Kenapa Radit tidak melihat Tiara ". jawab Radit dengan wajah bingung
"Sudahlah Radit kamu lupain Tiara ". jawab Ibu Aminah dengan wajah sinis nya
"Tapi Bu Tiara kan istri Radit, Apa yang terjadi sama Tiara Bu ?". tanya Radit dengan wajah sedih dan penasaran.
"Radit kamu harus tahu diri, Istri kamu itu orang kaya dia serba hidup mewah dan semenjak hidup sama kamu, Ia serba kekurangan jadi dia tidak mau lagi hidup susah Dit". ungkap Ibu Aminah dengan wajah emosi
"Maksud Ibu, Tiara pulang ke rumah nya?". kata Radit
"Iya begitu lah". jawab Ibu Aminah sambil menganggukkan kepalanya.
"Gak mungkin Bu , Tiara ninggalin Radit begitu saja pasti ada alasan nya ". ucap Radit sambil meneteskan air mata nya
"Sudah lah Radit, Emang itu yang udah terjadi, Lebih baik kamu fokus sama diri kamu biar kamu cepat sehat ". ucap Ibu Aminah sambil mengelus kepala Radit
Radit pun syok dan menangis mendengar Tiara pergi meninggalkan dirinya. Sedangkan Tiara saat itu tengah duduk di dalam kamar nya dengan wajah sangat sedih dan memikirkan Radit.
"Radit gimana keadaan kamu sekarang ? Apa kamu mencari aku? Pasti kamu sangat membenci aku Dit, Karena aku telah meninggalkan kamu tanpa kata kata apa pun, Tapi asal kamu tahu ini semua demi kebaikan kamu dan keluarga mu lebih membutuh kan kamu ". ucap dalam hati Tiara sambil menangis
__ADS_1