
Sesampai di rumah nya Tiara langsung menuju ke kamar nya dan Tiara langsung berbaring di atas tempat tidur nya, Dan tak lama kemudian Mamah nya masuk ke dalam kamar Tiara dan menghampiri Tiara.
"Tiara tumben kamu sudah pulang?". ucap Mamah nya berjalan mendekati Tiara
"Iya Mah, Barusan aku habis ngantar teman aku yang nama nya Radit ke rumah nya karena hari ini udah boleh pulang dari rumah sakit ". jawab Tiara bangun dari berbaring nya.
"Alhamdulillah kalau gitu, Kamu udah makan sayang?". tanya mamah nya dan duduk di samping Tiara
"Belum Mah". jawab Tiara sambil menggelengkan kepalanya
"Ya udah kamu mandi gih kamu kan baru datang dari rumah sakit, Biar mamah suruh Bi wati untuk nyiapin makanan untuk kamu". kata Mamah nya
"Iya mah hehehe ". jawab Tiara sambil tersenyum
Tiara akhirnya mandi dan Mamah nya pergi ke dapur untuk menyuruh bi Wati menyiapkan makanan untuk Tiara. Sedangkan Radit saat itu tengah berbaring di kamar nya sambil memikirkan Tiara. Dan seketika itu Radit ingat ucapan Tiara jika Dita sudah menceritakan semua ke pada Tiara, Akhirnya Radit pun mencoba menghubungi Dita.
"Hallo Dita ". ucap Radit lewat telpon nya.
"Iya Radit ada apa?". tanya Dita
"Apa benar kamu sudah menceritakan semua nya ke pada Tiara ?". tanya Radit penasaran
"Emang nya kenapa Radit, Apa Tiara bilang sama kamu kalau aku udah cerita semua nya ke pada Tiara?". tanya balik Dita
" Iya tapi Tiara tak sempat mengungkapkan semu nya karena saat itu orang tua ku keburu datang ". jawab Radit
"Oh gitu, Aku emang sudah cerita semua tentang perasaan kamu sama Tiara, Dan sekarang tinggal kamu mengatakan langsung ke pada Tiara ". ucap Dita dengan wajah yang sedih dan mata yang berkaca kaca
"iya Dita hanya saja aku masih cari waktu yang tepat untuk menyatakan cintamu ke kada Tiara". ujar Radit dengan perasaan bingung.
Dan setelah Radit dan Dita lama mengobrol akhirnya Radit mematikan telpon nya dan Radit langsung istirahat,
Dan beberapa hari kemudian Radit sudah sembuh dan mulai masuk kerja lagi, Pagi itu Radit bangun pagi dan siap siap untuk berangkat kerja, Dan setelah itu Radit pergi ke ruang makan untuk sarapan, Terlihat di ruang makan Ibu dan Ayah nya sudah menunggu Radit.
__ADS_1
"Pagi Bu dan Ayah..". ucap Radit menghampiri meja makan dan duduk di kursi dekat Ibu nya
"Pagi juga Radit ". jawab Ibu dan Ayah nya Radit
"Ayo nak sarapan dulu". ujar Ibu nya mengambilkan piring untuk Radit
Radit dan keluarga tengah menikmati sarapan nya selesai itu Radit langsung berpamitan dan mencium tangan orang tua nya.
"Assalamualaikum ". ucap Radit berangkat kerja
"Walaikum salam nak". jawab Ibu Aminah dan Pak Herman
Radit langsung berangkat kerja menggunakan sepeda motor nya, Dan saat itu Tiara belum tahu jika Radit sudah mulai masuk kerja, Sesampai di kantor nya, Radit berjumpa dan melepas rindu ke pada teman teman nya, Radit dan teman teman nya saling berpelukan dan setelah itu Radit dan yang lain mulai mengerjakan pekerjaan nya.
Dan beberapa lama kemudian Tiara sudah datang dan terlihat sopir pribadi nya membukakan pintu mobil nya dan Tiara turun dari mobil nya, Mirna saat itu sudah menunggu Tiara.
"Selamat pagi Bu Tiara ". ucap Mirna menghampiri Tiara
"Pagi juga Mirna ". jawab Tiara tersenyum
"Ttookkk..ttkookkkkk...". suara pintu ruangan Tiara ada yang mengetuk.
"Iya masuk". jawab Tiara dan saat itu Tiara sedang menghadap ke laptop nya, Tiara belum menyadari jika yang masuk adalah Radit.
"Permisi Bu ini minuman nya". ucap Radit menaruh minuman nya di meja kerja Tiara
"Iya terima kasih". ujar Tiara yang masih tetap melihat ke arah laptop nya.
"Ya udah saya permisi ya Bu, Semangat kerja nya". ucap Radit
Tiara merasa ada yang aneh karena baru kali ini ada OB yang memberi semangat untuk Tiara, Akhirnya Tiara menoleh.
"Radit?". ucap Tiara kaget
__ADS_1
"Iya Bu Tiara ". jawab Radit dengan tersenyum
"Kamu udah mulai masuk kerja ?". tanya Tiara dan berdiri di depan Radit sambil memegang pipi Radit karena Tiara masih belum percaya jika Radit berada di hadapan nya.
"Iya Bu Tiara saya sudah masuk kerja". jawab Radit meyakinkan Tiara.
Sangking senang nya Tiara hingga ia tidak sadar dan langsung memeluk Radit, Radit langsung kaget seketika melihat sikap Tiara saat itu dan Radit perlahan lahan juga memeluk tubuh Tiara . Dan tak lama kemudian Tiara sadar jika ia sedang memeluk Radit
"Maaf ya Radit ". ucap Tiara perlahan lahan melepaskan pelukan nya
"Gak apa apa Bi Tiara". jawab Radit dengan perasaan deg deg an karena baru kali ini Radit di peluk oleh Tiara wanita yang ia sukai.
Dan saat itu juga Mirna datang dan langsung masuk ke dalam ruangan Tiara, Mirna terkejut saat ia masuk ke dalam ternyata ada Radit dan Tiara sedang berhadapan.
"Mirna ?". ucap Tiara menoleh ke arah pintu ruangan nya.
Radit akhirnya berpamitan untuk kembali ke belakang dan menyelesaikan pekerjaan nya.
"Bu Tiara gak apa apa kan?". tanya Mirna menghampiri Tiara
"Gak apa apa kok Mirna ". jawab Tiara dan kembali duduk di tempat duduk nya.
Tiara dan Mirna langsung melanjutkan membahas tentang pekerjaan nya. Sedangkan Radit saat itu berjalan menuju ke dapur kantor dengan perasaan senang campur deg deg an mengingat kejadian barusan. Tambah semangat lah Radit saat itu mengerjakan pekerjaan nya. Sedangkan Tiara saat membahas pekerjaan nya sesekali mengingat kejadian barusan saat ia tiba tiba memeluk Radit, Sungguh merasa malu saat itu,
Dan Mirna melihat ke arah Tiara yang terlihat tidak fokus dan seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Bu Tiara?". ucap Mirna
"Iya Mirna ada apa?". tanya Tiara dengan wajah kaget seketika
"Bu Tiara mendengarkan kan yang aku bicarakan barusan?". tanya Mirna
"Eeemmmm iya aku dengar kok Mirna, ". jawab Tiara pura pura mendengarkan Mirna
__ADS_1
"Baiklah kalau gitu, Saya permisi untuk keluar dulu karena ini juga waktu nya istirahat Bu ". kata Mirna sambil membereskan berkas berkas nya.
Dan Mirna langsung berjalan keluar dari ruangan Tiara .