Pernikahan Yang Tak Direstui

Pernikahan Yang Tak Direstui
episode 45


__ADS_3

"Radit ?". ucap Pak Arya


"Iya Pak Arya ?". sahut Radit dengan menundukkan kepalanya.


"Apa kamu benar benar mencintai anak saya yang bernama Tiara ?". tanya Pak Arya tegas


"Iya Pak Arya saya sangat mencintai anak Pak Arya ". jawab Radit


"Aku akan terpaksa merestui kalian berdua untuk menikah". ucap Pak Arya


"Apa Pah?". kata Tiara kaget dan menatap ke arah Papah nya.


"Pak Arya mengijinkan saya untuk menikahi putri Pak Arya?". tanya Radit kurang yakin


Pak Arya pun hanya menganggukkan kepalanya.


"Terima kasih ya Pah ". ucap Tiara bahagia dan memeluk Papah nya.


"Tapi ada syarat nya Tiara ". ucap Pak Arya


"Apa itu Pah? Tiara pasti akan menuruti syarat dari Papah ". jawab Tiara sambil melepaskan pelukannya


"Semua fasilitas dan ATM dari Papah, Akan Papah tarik dan terutama jabatan kamu di perusahaan Papah, Juga Papah tarik sebagai bos di kantor Papah ". ucap Papah nya dengan tegas


"Apa Pah?". kata Tiara dengan perasaan kaget


"Papah?". ucap Bu Airin sambil menyentuh tangan suami nya.


"Saya hanya ingin tahu, Apakah Tiara betah dan bisa hidup dengan lelaki pilihan dia sendiri yang hidup serba kekurangan itu". ucap Papah nya menunjuk ke arah Radit menggunakan mata nya.


" Baiklah Pah kalau emang itu syarat dari Papah ". jawab Tiara


"Tiara apa kamu yakin mau hidup sederhana dan menerima kekurangan ku?".ucap Radit meyakinkan Tiara


"Iya aku siap Dit, Kamu bakalan tanggung jawab dan bekerja keras kan buat aku?". tanya Tiara balik


"Iya Tiara aku akan berusaha sekuat semampu aku untuk membahagiakan kamu meski itu nyawa taruhan ku, Asal kamu bisa bahagia bersamaku". jawab Radit


Tiara pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Aku yakin kamu gak bakalan hidup bahagia dan tidak lama bersama Radit karena kamu sejak kecil selalu hidup mewah, Aku akan bikin kamu sadar bahwa Radit hanya lah cowok miskin Tiara ". ucap dalam hati Pak Arya sambil menatap ke arah Tiara, Karena saat itu Pak Arya melakukan hal yang bikin Tiara tidak nyaman bersama Radit.


"Dan syarat untuk kamu Radit, Mulai besok kamu saya pecat". ucap Pak Arya tegas


"Apa Pak?". kata Radit dengan perasaan kaget


"Papah kenapa juga pecat Radit Pah? gimana Radit bisa menafkahi aku nanti nya". sahut Tiara


"Papah tidak mau tahu, Radit harus buktikan kalau dia bisa menafkahi kamu bukan hasil kerja dari kantor Papah". jawab Pak Arya


" Kalau kalian tidak bisa menerima syarat yang aku berikan, Ya sudah gak usah menikah". ucap Pak Arya


"Saya sanggup Pak". jawab Radit dengan singkat dan cepat.

__ADS_1


"Kamu yakin Dit ?". tanya Tiara


"Kamu percaya sama aku kan?". kata Radit


"Iya Dit ". jawab Tiara sambil menganggukkan kepalanya


"Baiklah kalau gitu". ucap Pak Arya


Dan setelah itu Radit pun berpamitan untuk pulang dari rumah Tiara dan segera memberi kabar ke pada orang tua nya. Sesampai nya di rumah nya, Radit langsung membicarakan nya ke pada orang tua nya tentang pernikahan nya dengan Tiara.


"Bu dan Ayah ada yang ingin Radit bicarakan sama Ibu dan Ayah". ucap Radit


"Mau bicara apa kamu Dit ?". tanya Ibu nya


"Keluarga Tiara merestui Radit dan Tiara untuk menikah Bu ". jawab Radit


"Apa? ". ucap Ibu nya kaget seketika


"Iya Bu ...Radit dan Tiara akan segera menikah dan orang tua Tiara sudah merestui nya Bu ". kata Radit meyakinkan hati kedua orang tua nya.


"Tidak mungkin semudah itu keluarga Tiara mengijinkan kamu menikahi Tiara, Apa yang sebenar nya keluarga Tiara lakukan sama kamu Radit ". ujar Ibu Aminah


"Iya Bu, Pak Arya memberikan beberapa syarat ke pada Radit dan Tiara Bu ". jawab Radit menundukkan kepalanya


"Syarat apa Radit ?". tanya Ibu nya dengan nada tinggi


"Sabar Bu jangan emosi gitu". sahut Pak Herman sambil mengelus bahu istri nya


"Radit di keluarkan dari kantor Pak Arya Bu dan Tiara juga di keluarkan jadi bos di perusahaan Papah nya". jawab Radit


"Keluarga Tiara itu emang bener bener sudah menghina kita Radit dan kamu masih saja mau menikah dengan Tiara". bentak Ibu Aminah sambil berdiri dari tempat duduk nya.


"Gak apa apa Bu, Radit akan buktikan jika Radit bisa membahagiakan dan menafkahi Tiara tanpa bantuan dari keluarga Tiara Bu ". ucap Radit


"Apa yang di katakan Radit benar Bu ". sahut Pak Herman


"Tapi Tiara apakah bisa hidup dengan kamu Radit yang serba kekurangan ini, Dia kan wanita kaya dan serba hidup mewah sejak kecil, Nanti yang ada malah nyusahin kamu lagi". ujar Ibu Aminah


"Enggak kok Bu, Tiara itu wanita baik dan menerima kekurangan Radit ". jawab Radit


"Terus gimana kamu bisa menafkahi Tiara jika kamu sudah di pecat dari kantor bos kamu itu". ucap Ibu nya lagi


"Nanti Radit akan berusaha mencari pekerjaan lagi Bu ". jawab Radit


"Radit ?". ucap Ayah nya mendekati Radit


"Iya Yah?". sahut Radit menoleh ke arah Ayah nya.


"Ayah yakin kamu anak yang kuat dan semangat lah untuk mencari pekerjaan yang baik untuk kamu ya". ucap Ayah nya memberi semangat ke pada Radit


"Iya yah terima kasih ya Yah". ucap Radit dan memeluk Ayah nya


*********

__ADS_1


Beberapa hari kemudian tiba lah hari pernikahan Radit dan Tiara yang saat itu keluarga Radit tengah siap siap untuk acara pernikahan nya. Acara pernikahan Radit dan Tiara di selenggarakan dengan sederhana dan tidak di adakan resepsi karena keluarga Tiara malu ke pada rekan rekan nya jika putri nya menikah dengan pria miskin


Beberapa lama kemudian keluarga Radit berangkat menuju rumah Tiara untuk melaksanakan akad nikah. Tak lama kemudian sampai lah keluarga Radit di rumah Tiara, Keluarga Radit pun langsung masuk ke dalam rumah Tiara dan di sambut dengan wajah terpaksa senyum oleh keluarga Tiara.


"Jangan harap setelah anak kita menikah nanti, Kita akan jadi besan yang baik, Saya lakukan semua ini demi kebahagian Tiara, Tapi entahlah Tiara bakalan bahagia atau tidak hidup dengan pria pilihan dia". berbisik Pak Arya ke telinga Pak Herman sambil bersalaman.


"Baik Pak saya paham dengan pikiran Pak Arya ". jawab Pak Herman dengan tegas


Dan setelah itu ijab Kabul pun berlangsung mulai dan tak lama kemudian setelah selesai ijab kabul semua keluarga Radit dan Tiara pun mengucap kan sah meski itu berat di ucap kan oleh kedua pihak mempelai.


Setelah selesai acara akad nikah Tiara pun berpamitan ke pada kedua orang tua nya untuk ikut bersama Radit.


"Papah ....


Mamah....Tiara minta maaf ya, udah banyak salah sama Mamah dan Papah". ucap Tiara sambil bersalaman dan mencium tangan kedua orang tua nya.


"Iya Tiara Mamah maafin kok yang penting Tiara bisa bahagia dan jika ada apa apa kabarin Mamah ya". ucap Mamah nya sambil meneteskan air mata nya


"Iya Mah". jawab Tiara sambil meneteskan air mata nya juga.


"Tiara jika nanti kamu udah tidak betah hidup di sana, Lebih baik cepat pulang ke rumah ini". sahut Papah nya dengan wajah sinis


"Insya Allah Tiara akan hidup bahagia Pah dengan Radit ". kata Tiara


"Semoga saja". jawab Pak Arya


Tiara pun langsung bersalaman dan mencium tangan Papah nya, Dan setelah beberapa lama kemudian Tiara dan Radit pun berangkat menuju ke rumah Radit. Saat itu juga Radit masih belum mendapatkan pekerjaan, Tapi Radit saat itu masih mempunyai tabungan untuk menafkahi Tiara sementara ini, Sampai ia mendapatkan pekerjaan lagi.


Tak lama kemudian Radit dan Tiara pun sampai di rumah Radit,


"Akhirnya kita sampai juga Tiara ". ucap Radit


"Iya Dit ". jawab Tiara tersenyum


Radit pun langsung turun dari mobil nya yang saat itu ia memesan taksi online dan setelah itu Radit membuka kan pintu mobil untuk Tiara turun.


"Selamat datang di rumah saya dan semoga kamu betah ya Tiara ". ucap Radit


"Aku pasti betah selama bersama kamu Radit". jawab Tiara


Dan setelah itu Radit pun membantu Tiara berjalan menuju ke dalam rumah nya, Sesampai di ruang tamu terlihat orang tua Radit tengah duduk santai dan menyambut kedatangan menantu nya itu.


"Selamat datang di rumah sederhana ini, Maaf ya rumah Radit tidak sebagus dan semewah rumah kamu". ucap Ibu Aminah dengan perasaan tidak suka dengan Tiara.


"Iya Bu gak apa apa kok". jawab Tiara sambil tersenyum


"Ya udah Radit ,,,,


kamu antar Tiara ke kamar nya biar dia istirahat ". ucap Ayah nya Radit


"Baik Yah". jawab Radit dan mengantar Tiara ke kamar nya.


"Bu siapkan makan malam gih buat menantu kita". ucap Pak Herman ke pada istrinya

__ADS_1


"Heeemmmm baiklah". jawab Ibu Aminah dengan wajah kesal nya karena Ibu Radit tidak suka dengan Tiara karena orang tua Tiara memperlakukan Radit dengan tidak baik.


__ADS_2