
Radit pun langsung naik ke sepeda motor nya dan berangkat menjemput Dita yang saat itu sudah menunggu, Setelah sampai di depan tempat kerja Dita, Radit pun langsung berhenti di depan Dita.
"Dita maaf ya udah nunggu lama". ucap Radit
"Enggak apa apa kok Radit ". jawab Dita menghampiri Radit
Dita pun memakai helm nya dan langsung naik ke sepeda motor Radit dan berangkat lah Radit untuk mengantar Dita pulang ke rumah nya. Selama di perjalanan Radit selalu memikirkan Tiara.
"Radit kamu gak mau makan dulu ". ucap Dita
Radit pun tak menjawab ajakan Dita karena saat itu Radit memikirkan Tiara hingga ia tak mendengar ucapan Dita.
"Kenapa Radit tak menjawab ya". ucap dalam hati Tiara
"Radit ?". panggil Dita sekali lagi.
"Iya Dita, Ada apa ?". ujar Radit kaget seketika
"Kamu lagi mikirin siapa Radit, Kalau kamu lagi gak fokus nyetir mending kita istirahat dulu". ujar Tiara
Dan akhirnya Radit pun berhenti sebentar di pinggir jalan.
"Maaf ya Tiara, Aku benar benar gak lagi fokus nyetir nya barusan ". ucap Radit dengan wajah bingung.
"Emang nya kenapa Radit, Coba deh kamu cerita sama aku". kata Dita sambil turun dari sepeda motor nya.
"Entah lah Dita, ". ucap Radit
"Aku kan udah jadi teman lama kamu dari dulu, Masak kamu gak mau cerita sama aku, Apa kamu sudah tidak menganggap aku teman kamu lagi". ucap Dita mencoba menenangkan pikiran Radit saat itu.
"Sebenar nya aku suka sama Bu Tiara Dita". ucap Radit
Dita pun seketika hati nya hancur mendengar ucapan Radit saat itu, Dita mencoba menahan rasa sakit nya itu demi terlihat kuat di depan Radit.
"Dan aku bingung untuk menyatakan perasaan aku ini ke pada Tiara, Karena dia cewek yang cantik dan kaya, Sedangkan aku hanya cowok miskin dan muka yang pas pas an". ucap Radit bercerita ke pada Dita
Dita pun tak bisa menjawab apa apa saat itu, Ia merasa tersakiti saat itu, Dan Radit pun melihat ke arah Dita yang saat itu Dita hanya diam.
"Dita?". panggil Radit
__ADS_1
"Oh iya Radit ". jawab Dita seketika mencoba untuk menahan air mata nya agar tidak jatuh di depan Radit
"Kamu ngerti kan perasaan aku ke pada Tiara ?". tanya Radit yang saat itu ia tidak menyadari jika Dita sudah lama mencintai diri nya.
"Iya aku ngerti kok Radit, Menurut aku kalau emang kamu benar benar cinta sama Tiara, Kenapa gak kamu coba untuk menyatakan perasaan kamu ke pada Tiara ". ujar Dita memberi saran ke pada Radit
"Iya Dita, Aku juga berpikir seperti itu tapi entah bagaimana aku memulai nya". kata Radit dengan perasaan bingung
"Coba kamu ajak jalan jalan Tiara terlebih dulu dan setelah itu kamu bawa ia ke tempat yang romantis dan baru lah kamu bisa menyatakan perasaan kamu ke pada wanita yang kamu cintai". ucap Dita dengan perasaan yang sedang sakit hati saat itu.
"Kamu benar juga Dita, Terima kasih ya kamu emang teman aku yang paling baik dari dulu". ujar Radit sambil memeluk Dita
Dita pun memeluk erat tubuh Radit dengan air mata nya yang tak bisa lagi ia tahan, Dan setelah Radit ingin melepaskan pelukan nya, Dita pun segera menghapus air mata nya dan mencoba untuk tersenyum kembali di depan Radit.
"Ya udah aku antar kamu pulang ya". ucap Radit merasa lega setelah bercerita kepada Dita
"Iya Radit ". jawab Dita
Radit dan Dita pun naik lagi ke sepeda motor nya dan berangkat lah Radit mengantar Dita ke rumah nya. Setelah beberapa lama kemudian Radit pun Sampai di depan rumah Dita dan Dita pun langsung turun dari sepeda motor Radit.
"Terima kasih ya Radit ". ucap Dita sambil memberikan helm nya ke pada Radit .
"Iya sama sama Dita, Ya udah aku pulang dulu ya ". jawab Radit dan pergi dari rumah Dita
"Dita kamu sudah pulang nak?". ucap mamah nya dari jauhan
"Iya mah". jawab Dita singkat dan langsung masuk ke dalam kamar nya dan mengunci pintu kamar nya.
Sedangkan mamah nya merasa bingung dengan sikap Dita saat itu, Mamah nya pun mencoba mengahampiri dan membuka pintu kamar nya ternyata pintu nya terkunci. Akhirnya mamah nya pun kembali pergi ke kamar nya.
Sedangkan Dita saat itu langsung berlari dan naik ke atas kasur nya, Dita pun menangis sepuas nya di dalam kamar nya itu. Air mata Dita terus jatuh membasahi pipi nya.
"Radit kenapa kamu lakukan ini pada ku? Sakit Dit rasa nya hati ini mendengar kamu cinta sama cewek lain hiks....hiks....hiks....". ucap Dita sambil menangis
Dita pun terus menangis di dalam kamar nya hingga mata nya bengkak dan merah, Sedangkan Radit saat itu sedang memikirkan bagaimana ia mengajak Tiara untuk jalan jalan sedangkan Tiara saat ini masih marah ke pada nya karena Radit tidak mengangkat telpon nya tadi pagi.
Sesampai di rumah nya Radit pun langsung masuk ke dalam rumah nya dan langsung berjalan menuju kamar nya untuk mandi, Dan Tiara pun saat itu sudah berada di rumah nya,
__ADS_1
Saat itu Tiara sedang tiduran santai di dalam kamar nya sambil memainkan laptop nya. Dan tak lama kemudian Mamah nya pun datang menghampiri anak nya.
"Tiara kamu lagi ngapain sih?". ucap mamah nya mendekati Tiara dan duduk di dekat nya.
"Mamah ". kata Tiara sambil menaruh laptop nya di samping nya.
"Kamu gak mau makan malam nak?". tanya mamah nya
"Bentar ya mah, Tiara masih belum lapar ". jawab Tiara
"Heemmmm ngomong ngomong Tiara udah punya pacar belum ?". tanya mamah nya penasaran
"Heemmmmm belum sih mah, Tapi Zahra udah mulai suka dengan seseorang". jawab Tiara sedikit takut untuk menceritakan ke pada mamah nya.
"Waahhhh kenalin dong sama Mamah dan Papah ". ucap mamah nya merasa senang
"Gampang deh Mah, Tapi Mamah jangan cerita dulu sama Papah, Aku takut Papah marah sama Tiara ". ucap Tiara
"Papah kamu malah senang mendengar kamu sudah punya pacar ". kata Mamah nya.
"Belum pacaran Mah, Masih pendekatan aja". ucap Tiara lagi
"Okey okey sayang, Mamah gak akan bilang ke Papah dulu". kata Mamah nya sambil mencubit pipi anak nya itu.
Dan mamah pun berpamitan untuk keluar dari kamar Tiara setelah lama mengobrol santai dengan putri nya, Karena saat itu Mamah nya belum tahu jika anak nya sedang dekat dengan cowok miskin yang Tiara maksud. Dan tak lama kemudian hp Tiara berbunyi dan ternyata Radit yang menelpon nya. Tiara pun tak menjawab telpon dari nya. Dan Radit pun terus mencoba menghubungi Tiara, Sampai akhirnya Tiara pun terpaksa mengangkat telpon nya.
"Ada apa Dit?". ucap Tiara mengangkat telpon nya.
"Kamu jangan marah terus dong sama aku, Gak cantik loh kalau kamu gitu terus". ucap Radit mencoba membujuk Tiara.
"Emang aku gak cantik, Lebih cantik cewek yang kamu bonceng tadi ". jawab Tiara dengan nada sinis.
"Maksud kamu Dita ". kata Radit
"Ya mana aku tahu dia itu siapa ". ucap Tiara
"Supaya kamu mau maafin aku, Apa yang harus aku lakukan untuk kamu Tiara ". ucap Radit
"Gak usah ngelakuin apa apa, Kamu fokusin aja ke wanita itu". ujar Tiara dan mematikan telpon nya.
__ADS_1
Radit pun merasa sangat bingung saat itu, Karena Tiara sudah salah faham ke pada nya, Sedangkan Tiara saat itu masih kesal dengan Radit karena ia mendekati Tiara dan juga mendekati Dita sekaligus , Tiara berpikir jika Radit adalah cowok playboy saat itu.
Radit terus memikirkan gimana cara nya agar Tiara bisa memaafkan dirinya, Hingga tak terasa hari pun semakin malam dan Tiara pun saat itu sudah tertidur karena ia merasa sangat lelah.