
Dan tak lama kemudian makanan pesanan Fara dan Radit pun datang.
"Permisi Bu dan Pak". ucap pelayan cafe itu sambil membawa makanan di tangan nya
Fara dan Radit pun hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya, Pelayan cafe itu pun menaruh makanan nya di atas meja depan Fara dan Radit.
"Selamat menikmati Nyonya dan tuan ". ucap pelayan cafe itu
"Iya terima kasih ya mbak ". ucap Fara sambil tersenyum
"Sama sama ".jawab pelayan cafe itu sambil menundukkan kepalanya
Pelayan cafe itu pun pergi, Sedangkan Fara dan Radit langsung menikmati makanan pesanan nya itu.
"Radit ayo makan!". ucap Fara sambil memegang sendok di tangan nya
"Aku jadi gak nafsu makan Fara, Aku merasa bersalah sama Tiara karena udah nuduh yang tidak tidak sama dia". ucap Radit dengan wajah penuh penyesalan.
"Jangan gitu Dit ....
__ADS_1
Kamu harus makan biar gak sakit lagi karena orang tua kamu sangat membutuhkan kamu". kata Fara mencoba membujuk Radit
"Lebih sakit hati ku Fara mendengar semua yang di lakukan Tiara sama aku, Aku bener bener lelaki bodoh yang hanya bisa membuat Tiara menderita selama bersama saya". ucap Radit penuh rasa bersalah
"Terus kamu mau nya gimana Dit supaya kamu bisa tenang?". tanya Fara lagi
"Aku harus ketemu sama Tiara, Aku harus bicara dengannya". jawab Radit dengan tegas
"Tapi Tiara kan sudah tidak tinggal di sini lagi Dit". kata Fara
"Apa? Maksud kamu apa Fara ?". tanya Radit dengan wajah bingung nya
"Apa?". ucap Radit terkejut seketika.
" Iya Dit, Tiara dan keluarga nya akan tinggal di sana untuk selamanya". jawab Fara
"Tiara kamu bener bener pergi jauh dari aku Tiara, Kenapa kamu lakuin ini semua Tiara, Kenapa? ". ucap dalam hati Radit dengan mata berkaca kaca.
Radit pun terdiam seketika dan bingung harus bagaimana karena saat ini Radit ingin sekali bertemu dengan Tiara karena rasa bersalah nya itu.
__ADS_1
Mulai saat itu lah Radit semakin memikirkan Tiara dan susah move on dari Tiara dan sangat merasa bersalah ke pada nya karena sudah berpikir yang tidak tidak ke pada Tiara.
******
Sedangkan Tiara dan keluarga nya saat itu sudah berada di rumah baru nya dan kesibukan Tiara dan Papah nya saat itu mengurus dan memimpin di perusahaan Papah nya, Karena perusahaan orang tua Tiara juga ada di kota tempat mereka tinggal sekarang.
"Tiara ....
Mulai besok kamu tetap jadi bos di perusahaan Papah ya". ucap Pak Arya sambil duduk di samping Tiara.
"Tapi Pah Tiara kan masih baru di sini dan belum kenal siapa siapa ". jawab Tiara menoleh ke arah Papah nya
"Besok Papah akan dampingi kamu sampai kamu bisa dan berani lago". ucap Papah nya sambil mengelus bahu Tiara
Tiara pun hanya diam dan menuruti perintah Papah nya. Dan mulai saat itu lah Tiara sibuk dengan pekerjaan nya memimpin perusahaan milik papah nya.
Hari demi hari Tiara mencoba menyibukkan dirinya agar bisa melupakan Radit meski itu sulit untuk Tiara jalani tanpa Radit di samping nya.
Begitupun Radit mulai saat itu ia terus dan lebih semangat lagi bekerja demi membahagiakan orang tua nya, Sebagaimana yang di inginkan Tiara.
__ADS_1
*******TAMAT*********