
Pagi yang cerah pun menyapa saat itu Radit tengah membersihkan sepeda motor nya, Sedangkan Ibu Aminah sedang menyiapkan sarapan untuk Radit dan Ayah nya. Dan tak lama kemudian hp Radit berbunyi dan Radit pun mengambil hp nya yang saat itu berada di dalam saku celana nya Radit, Setelah Radit mengambil hp nya ternya Dita yang menelpon nya.
"Hallo Dita ?". ucap Radit mengangkat telpon nya
"Iya Radit, Kamu lagi ngapain?". tanya Dita
"Nih lagi mengelap sepeda motor dan mau siap siap untuk berangkat kerja". jawab Radit duduk di sebelah sepeda motor nya.
"Radit aku boleh minta tolong gak?".tanya Dita dengan perasaan sedikit tidak enak.
"minta tolong apa Dita?" tanya balik Radit
"Sepeda motor ku tiba tiba mogok entah kenapa, Dan mau ke bengkel ternyata jam segini bengkel belum ada yang buka, Boleh enggak aku ikut kamu naik sepeda motor kamu". ungkap Dita menjelaskan
"Oh gitu ya udah Dita gak apa apa kok, Bentar lagi aku jemput kamu ya". ucap Radit
"Beneran Radit ?". tanya Dita dengan perasaan kurang yakin
"Iya bener lah masak aku bohong, Kamu kan udah sering nolongin aku, Masak giliran kamu butuh bantuan aku tidak bisa bantu kamu". ucap Radit
"Ya udah kalau gitu aku mandi dulu ya Radit ". kata Dita dengan perasaan sedikit senang
"Baiklah Dita ". jawab Radit dan mematikan telpon nya.
Dan saat itu juga Ibu Aminah memanggil Radit untuk segera mandi karena sarapan nya sudah siap.
"Radit?". panggil Ibu Aminah
"Iya Bu ". jawab Radit menoleh ke arah Ibu nya
"Ayo cepat mandi dan kita sarapan bareng ". ucap Ibu Aminah yang saat itu berdiri di depan pintu rumah nya.
"Baik Bu ". jawab Radit dan langsung berjalan menuju masuk ke dalam rumah nya,
Sedangkan Tiara saat itu tengah menelpon Radit, Ia memberi tahu jika hari ini Tiara ingin berangkat bersama Radit lagi. Namun saat Tiara menelpon Radit, Radit pun tidak bisa menjawab karena saat itu Radit sedang berada di dalam kamar mandi.
__ADS_1
"Radit ke mana ya? kok gak angkat telpon dariku?". ucap Tiara yang terus masih menelpon Radit
Dan setelah Tiara merasa kesal akhirnya Tiara pun mematikan panggilan nya dan menaruh hp nya di dalam tas nya, Dan Tiara pun melanjutkan siap siap untuk berangkat ke kantor nya.
"Tiara ayo kita sarapan sayang". ucap Mamah nya dari luar kamar Tiara
"Iya Mah Bentar lagi Tiara masih pakai baju". jawab Tiara
"Iya udah mamah tunggu di bawah ya sayang". ucap mamah nya lagi
"Iya mah". kata Tiara sambil memakai baju
Saat itu Tiara merasa sedikit kesel karena Radit tidak menjawab telpon dari nya. Sedangkan Radit saat itu baru keluar dari kamar mandi dan ia tidak melihat hp nya, Radit langsung memaki baju karena saat itu jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh, Setelah Radit selesai memaki baju ia pun langsung menaruh hp nya di dalam tas nya tanpa mengecek hp nya terlebih dulu.
Radit pun langsung berjalan menuju ruang makan dan di sana Ibu dan Ayah nya sudah menunggu Radit untuk sarapan. Radit dan orang tua nya pun menikmati sarapan yang sudah di hidangkan oleh Ibu nya, Dan setelah Radit selesai makan ia langsung berpamitan ke pada Ibu dan Ayah nya untuk berangkat kerja.
"Ayah dan Ibu, Radit berangkat dulu ya". ucap Radit sambil bersalaman mencium tangan Ibu dan Ayah nya.
"Hati hati ya nak". ucap Ibu Aminah sambil mengelus kepala anak nya itu.
Radit pun langsung berangkat untuk menjemput Dita terlebih dulu, Sesampai di depan rumah Dita, Radit melihat jika Dita sudah menunggu di depan nya.
"Dita ayo kita berangkat sekarang !". ajak Radit berhenti di depan Dita
"Iya Radit ". jawab Dita menghampiri Radit
Dan Radit pun memberikan helm Ke pada Dita . Dan setelah itu Dita langsung naik ke atas sepeda motor Radit dan setelah Dita siap Radit pun berangkat untuk mengantar Dita ke tempat kerja nya.
Dan selama di perjalanan Dita pun menikmati nya naik sepeda motor bersama Radit.
"Rasa nya aku nyaman aja saat bersama Radit, Dari dulu aku punya perasaan seperti ke pada Radit ". ucap dalam hati Dita
"Dita kenapa kamu tidak pegangan, Nanti jatuh loh". ucap Radit sesekali menoleh ke arah Dita
"Oh iya Radit ". jawab Dita dengan perlahan-lahan tangan nya berjalan memegang pinggang Radit
__ADS_1
"Nah gitu dong ". kata Radit dengan perasaan sebagai sahabat karena dari dulu sudah menjadi teman dekat nya.
Sedangkan Dita punya perasaan lain, Karena Radit sering perhatian ke pada Dita sejak kecil ia merasa nyaman dengan Radit dan perlahan -lahan perasaan nya Dita berubah menjadi cinta ke pada Radit.
Dan tak lama kemudian Radit pun sampai di depan tempat kerja Dita. Dan Dita pun langsung turun dari sepeda motor nya dan melepas helm nya.
"Terima kasih ya Radit ". ucap Dita
"Iya sama sama Dita ". jawab Radit sambil mengambil helm dari tangan Dita
"Oh iya Dit, Nanti pulang nya kamu bisa jemput aku lagi kan, kalau kamu gak bisa gak apa apa kok Dit, Biar nanti aku cari taksi aja". ucap Dita merasa tidak enak ke pada Radit
'Ya pasti bisa lah Dita, Nanti aku jemput kamu ya". ucap Radit tersenyum
Dan Radit pun langsung melaju kencang menuju ke kantor nya karena ia merasa sudah agak terlambat. Dan setelah sampai di depan kantor nya, Radit pun langsung memarkirkan sepeda motor nya dan saat itu juga mobil Tiara masuk ke tempat parkiran juga.
" Bu Tiara ?". ucap Radit sambil menoleh ke arah mobil Tiara
Dan pak satpam pun membuka kan pintu mobil Tiara karena saat itu Tiara berangkat tanpa bersama sopir pribadinya itu ,
"Selamat pagi Bu Tiara ". ucap pak satpam menyapa Tiara sambil menundukkan kepalanya
"Pagi juga ". jawab Tiara keluar dari dalam mobil nya dengan wajah tersenyum
Dan saat Tiara akan berjalan menuju pintu masuk, ternyata Radit menghampiri Tiara.
"Selamat pagi Bu Tiara?". ucap Radit menyapa Tiara
"Pagi juga, Kamu masih di sini Radit ?". ucap Tiara dengan wajah sedikit kesal ke pada Radit
"Iya Bu, Barusan saya masih antar Dita ke tempat kerja nya Bu ". jawab Radit
"Jadi kamu berboncengan dengan wanita itu sampai tidak bisa angkat telpon dari aku". ucap Tiara mengeluarkan amarah nya.
"Apa Bu, Bu Tiara menelpon saya?". tanya Radit dengan perasaan kaget
__ADS_1
"Gak usah cari alasan deh kamu Dit ". ucap Tiara sambil berjalan meninggalkan Radit