
Dan setelah Tiara selesai menata makanan di atas meja makan nya, Radit pun datang
"Waahhhh.....dari aroma nya ini kayak nya enak banget ". ucap Radit mendekati meja makan
"Radit ?". sahut Tiara menoleh ke arah Radit
"jadi lapar nih aku lihat makanan masakan istriku yang cantik ini". ucap Radit memuji Tiara
"Heemmmmm kamu bisa aja deh". kata Tiara
dengan tersenyum malu.
Dan saat Radit dan Tiara asyik bercanda, Tak lama kemudian Ibu Aminah pun menghampiri mereka berdua dengan membawa piring di tangan nya.
"Ehem ehem....". suara Ibu Aminah yang pura pura batuk
"Ibu....". ucap Radit dan duduk.
Begitupun Tiara saat itu juga langsung duduk di samping Radit.
"Ibu....terima kasih ya udah ngajarin Tiara masak". ucap Radit
"Iya Dit .....
Oh iya Ayah mana kok belum ke sini?". tanya Ibu nya
"Radit tidak tahu Bu...
Mungkin masih di kamar". jawab Radit
"Iya udah Ibu panggil Ayah dulu ya...
Kalau kamu mau makan duluan gak apa apa mumpung makanannya masih hangat". ucap Ibu nya
"Baik Bu ". jawab Radit dan Tiara.
Ibu Aminah pun langsung berjalan ke kamar nya untuk memanggil suami nya, Sesampai di kamar nya Ibu Aminah melihat suami nya masih tidur di tempat tidur nya.
"Yah .....
Bangun yah udah siang loh". ucap Ibu Aminah mendekati suami nya
Pak Herman pun tetap memejamkan mata nya dan memakai selimut tebal di tubuh nya. Dan terlihat wajah nya pucat saat itu.
"Ayah.....?". ucap Ibu Aminah dengan wajah panik saat ia menyentuh tubuh nya yang terasa hangat.
Pak Herman pun tetap diam dan terlihat sedang menahan sakit.
"Radiiitttt......?". teriak Ibu Aminah
Radit pun kaget seketika mendengar teriakan Ibu nya, Yang saat itu tengah menyantap makanan di depan nya bersama Tiara.
"Dit...
Kayak nya Ibu manggil kamu deh". ucap Tiara
"Iya Tiara, Kita ke sana yuk!". jawab Radit bergegas menghampiri Ibu nya.
__ADS_1
Tiara pun juga mengikuti Radit pergi ke kamar Ibu nya, Sesampai nya di depan kamar orang tua nya, Radit pun langsung membuka pintu dan masuk ke dalam bersama Tiara.
"Ibu.....
ada apa Bu ?". ucap Radit mendekati Ibu nya.
"Radit ...
Ayah kamu sepertinya lagi sakit". kata Ibu nya berdiri dan memegang tangan Radit
Radit pun langsung mendekati Ayah nya dan melihat keadaan Ayah nya yang saat itu wajah nya terlihat lemas dan pucat.
"Iya Bu ....
Ayah sedang sakit, Kalau gitu Radit telpon dokter dulu ya". ucap Radit mengambil hp di dalam saku celananya
Radit pun langsung menelpon dokter untuk datang ke rumah nya sambil menunggu dokter datang, Tiara pun mengambil kan ember kecil yang berisi air hangat dan handuk kecil untuk mengompres Ayah mertua nya itu.
"Bu ....ini Tiara bawain air hangat untuk mengompres Ayah". ucap Tiara
Ibu Aminah pun tanpa menjawab apa apa dan langsung mengambil ember kecil yang berisi air hangat dan handuk kecil dari tangan Tiara menantu nya itu.
"Yang sabar ya sayang....". ucap Radit mengelus bahu Tiara
"Iya Dit.....". jawab Tiara sambil tersenyum
Dan beberapa lama kemudian dokter yang Radit pesan pun datang,
"Assalamualaikum ....?". ucap dokter nya.
"Wa'alaikum salam...". jawab Radit dan langsung berjalan membuka pintu rumah nya.
"Iya bener dok, Silahkan masuk!". jawab Radit
"Baik ...". kata dokter nya sambil berjalan mengikuti Radit menuju ke kamar Ayah nya.
Setelah sampai di dalam kamar orang tua nya Radit, Dokter nya pun langsung memeriksa Pak Herman.
Dan setelah dokter selesai memeriksa Ayah Radit.
"Gimana dok keadaan Ayah saya ?". tanya Radit
"Ayah kamu darah rendah dan dia kecapean saja, Mungkin lebih banyak istirahat saja ya, apa lagi dengan usia nya yang sekarang, Ayah kamu sebaiknya lebih banyak istirahat ". ungkap Dokter menjelaskan
"Iya dok Ayah saya emang bekerja sebagai kuli bangunan dan pasti itu pekerjaan yang sangat berat dan menguras tenaga banyak untuk Ayah ku". jawab Radit dengan wajah sedih nya
"Ya udah ini saya kasih resep untuk kamu tebus di apotik terdekat ". ucap dokter sambil memberikan kertas putih yang berisi resep obat untuk Ayah nya.
"Baik dok terima kasih". ucap Radit
Dokter nya pun langsung berpamitan untuk pulang dan Radit mengantar kan sampai depan rumah nya.
Sedangkan Ibu Aminah saat itu langsung mendekati suami nya dan duduk di samping nya.
"Ibu ....
Radit pergi ke apotik dulu ya untuk menebus obat Ayah". ucap Radit
__ADS_1
"Iya Dit
Tapi Dit ....". jawab Ibu nya
"Ada apa Bu ?". tanya Radit
"Kalau Ayah kamu tidak bekerja gimana dengan keseharian kita". ucap Ibu Aminah
"Ibu tenang aja ya, Semua nya apa kata Radit yang penting Ayah sehat dulu". kata Radit
Setelah itu Radit pun pergi ke apotik terdekat menggunakan sepeda motor nya, Sedangkan Tiara saat itu tengah menyiapkan makanan untuk Ayah mertua nya.
*******
Beberapa lama kemudian Radit dan Tiara pun tengah mengobrol tentang Ayah Radit.
"Tiara ....
Gimana kalau aku kerja gantiin Ayah aku?". tanya Radit
"Emang kamu bisa Dit, pekerjaan itu kan berat banget ". jawab Tiara
"Gak apa apa Tiara, Untuk sementara aku kerja bangunan dulu sambil menunggu panggilan kerja ". kata Radit
"Baiklah kalau gitu Dit ". jawab Tiara
*****
Keesokan hari nya Radit pun tengah bersiap siap untuk berangkat kerja di tempat Ayah nya bekerja, Sedangkan Tiara saat itu tengah memasak untuk suami dan keluarga nya.
Setelah Tiara selesai memasak, Ia pergi ke kamar nya untuk melihat Radit.
"Radit....". panggil Tiara
"Iya Tiara ". jawab Radit
"Kita sarapan dulu yuk!
Tapi aku masih belum panggil Ibu untuk sarapan ". ucap Tiara
"Gak apa apa, Entar aku yang panggil ya ". jawab Radit
" terima kasih ya sayang karena kamu udah bisa Nerima keadaan aku dan keluarga ku maka dari itu aku akan bekerja apa pun demi bisa menafkahi kamu meski itu tidak banyak yang aku berikan sama kamu". ucap Radit dengan wajah terharu dengan perjuangan Tiara
"Iya Dit gak apa apa kok ". jawab Tiara tersenyum
Setelah itu Radit memanggil Ibu nya untuk sarapan dan Tiara melanjutkan menyiapkan makanan untuk Ayah mertua nya.
Dan akhirnya Tiara dan Radit beserta Ibu nya tengah menikmati sarapan nya dan setelah itu Radit berpamitan untuk berangkat kerja.
"Tiara ....
Aku berangkat kerja dulu ya, Kamu baik baik di rumah ya". ucap Radit
"Iya Dit kamu tenang aja dan kamu hati hati ya". kata Tiara
"Iya sayang ....". jawab Radit
__ADS_1
Setelah itu Radit pun juga berpamitan ke pada Ibu nya. Tiara pun mengantar Radit sampai di depan rumah nya.