
Tak terasa beberapa Minggu kemudian, Saat itu Keluarga Tiara tengah siap siap untuk berangkat keluar kota karena akan pindah.
"Mah...
Kamu lihat Tiara gih, Apa dia udah siap apa belum ?". ucap Pak Arya
"Iya Pah...". jawab Bu Airin
Bu Airin pun pergi ke kamar Tiara untuk mengecek putri nya itu. Sesampai nya di depan pintu kamar Tiara, Bu Airin pun langsung membuka pintu nya
"Tiara.....". panggil Bu Airin menghampiri Tiara
"Iya Mah...". jawab Tiara menoleh ke arah Mamah nya
"Tiara apa kamu udah siap karena kita harus berangkat sekarang ". kata Bu Airin
"Udah Mah...". jawab Tiara sambil mengambil tas nya
"Baiklah kalau gitu Mamah dan Papah tunggu di bawah ya". ucap Mamah nya
"Tunggu Mah!". ujar Tiara menghampiri Mamah nya
"Ada apa Tiara ?". tanya Mamah nya menoleh ke arah Tiara
"Kenapa kita harus pindah Mah dan pergi dari kota ini?". tanya Tiara
"Ini semua demi kebaikan kamu Tiara ". jawab Bu Airin
"Kebaikan apa Mah?". tanya Tiara lagi
"Supaya kamu bisa melupakan Radit dan menjalani kehidupan baru". ucap Bu Airin
"Tapi Mah....". kata Tiara dengan mata berkaca kaca
"Udah gak usah tapi tapian, Cepat kamu siap siap dan kita berangkat sekarang, Papah kamu udah nunggu di bawah". ucap Bu Airin dengan tegas.
__ADS_1
Tiara pun hanya diam dan meneteskan air mata nya, Sedangkan Mamah nya langsung berjalan keluar dari kamar Tiara.
"Aku benar benar sudah kehilangan Radit dan rasanya aku masih belum siap untuk meninggalkan kota ini". ucap dalam hati Tiara sambil meneteskan air mata nya
Dan setelah itu Tiara pun langsung mengambil barang barang nya dan berjalan menuju keluar dari kamar nya. Dan tak lama kemudian hp Tiara pun berbunyi dan ternyata Fara yang menelpon nya.
"Hallo Far?". ucap Tiara mengangkat telpon nya
"Tiara kamu ada di rumah kan?". jawab Fara
"Enggak Fara, Hari ini aku akan pergi jauh dari kota ini ". ucap Tiara dengan nada sedih
"Maksud kamu apa Tiara ?". tanya Fara kurang paham
"Aku dan keluarga ku hari ini akan pindah ke luar kota Fara, Kita akan tinggal di rumah baru untuk selamanya". jawab Tiara menjelaskan
"Apa? serius Tiara ?". kata Fara kaget seketika.
"Iya Fara dan ini kami sudah mau berangkat ". ucap Tiara
"Tiara ....
Ayo kita berangkat sekarang!". teriak Mamah nya
"Iya Mah...". jawab Tiara
"Fara aku berangkat dulu ya, Aku minta maaf jika selama ini aku punya salah sama kamu". ucap Tiara lewat telpon nya
"Ya Ampun Tiara kenapa kamu harus pergi sih hiks....hiks ...hiks...". kata Fara sambil menangis
"Aku gak bisa apa apa lagi Fara ". ucap Tiara
"Ya udah kamu hati hati ya dan jangan lupain aku". ucap Fara
"Iya Fara pasti....". jawab Tiara dan mematikan telpon nya.
__ADS_1
Tiara pun melanjutkan berjalan menuju ke depan rumah nya yang saat itu orang tua nya sudah menunggu Tiara untuk berangkat ke bandara, Sesampainya di depan rumah nya, Tiara langsung masuk ke dalam mobil nya.
"Pak Ahmad...
Tolong masuk kan barang barang Tiara !". perintah Pak Arya ke pada sopir nya
"Baik Pak". jawab sopir nya sambil menundukkan kepalanya
Setelah semua barang barang masuk ke dalam mobil nya, Keluarga Tiara pun langsung berangkat menuju bandara. Sedangkan Radit saat itu tengah duduk di depan rumah nya sembari mengingat Tiara.
"Kenapa aku masih mikirin Tiara padahal dia udah ingkar janji sama aku ". ucap dalam hati Radit.
Dan tak lama kemudian Ibu Aminah pun datang dan mengahampiri putra nya yang saat itu tengah duduk sendirian sambil melamun.
"Radit.....
kita sarapan dulu yuk!". ajak Ibu Aminah
"Ibu dan Ayah duluan aja,Radit entar aja Bu masih belum lapar ". jawab Radit
"Radit ....
kamu masih mikirin Taira kan?". tanya Ibu Aminah
"Enggak kok Bu ". jawab Radit berbohong.
"Terus kenapa kamu gak mau sarapan Radit?". tanya Ibu Aminah lagi
"Radit hanya mikirin ingin bekerja lagi Bu ". kata Radit mencari alasan
"Owhhhh....
Kalau kamu udah bener bener sehat kamu boleh bekerja lagi kok ". kata Ibu nya
"Iya Bu ". jawab Radit sedikit tersenyum ke pada Ibu nya
__ADS_1
Dan setelah itu Ibu Aminah pun berjalan masuk ke dalam rumah nya.