Pernikahan Yang Tak Direstui

Pernikahan Yang Tak Direstui
episode 50


__ADS_3

"Tiara gimana keadaan Radit kata dokter?". ucap Ibu Aminah dengan wajah panik dan penasaran


"Radit harus di operasi Bu". jawab Tiara dengan wajah sedih


"Operasi? terus biaya nya berapa ?". tanya Ibu Aminah


"Kata dokter kira kira 200 juta an Bu ". jawab Tiara


"Apa?


Ya ampun Radit....". ucap Ibu Aminah semakin menangis dan perlahan duduk di kursi nya lagi.


"Ibu tenang ya". kata Tiara sambil memegang bahu Ibu mertua nya.


"Gimana aku bisa tenang Tiara, Dari mana kita dapat uang sebanyak itu dan ini demi nyawa anak aku Radit hiks...hiks...hiks...". ucap Ibu Aminah.


Tiara pun terdiam dan berjalan menuju pintu ruangan Radit di rawat.


"Radit...


Kamu yang kuat ya, Bagaiman pun aku akan berusaha untuk mencari uang itu agar kamu bisa sadar lagi". ucap dalam hati Tiara menatap Radit dari kaca pintu nya.


Dan tak lama kemudian Dokter yang menangani Radit tiba tiba masuk ke dalam ruangan Radit bersama beberapa suster.


" Tiara ....


Ada apa ? kenapa dokter dan suster terlihat panik dan terburu buru gitu?". ucap Ibu Aminah


"Saya juga tidak tahu Bu ". jawab Tiara sambil menggelengkan kepalanya


Dan beberapa lama kemudian dokter nya pun keluar dan membuka pintu nya.


"Keluarga dari Pak Radit ....?". ucap dokter nya berdiri di depan pintu


"Iya dok saya keluarga dari Pasien ". jawab Tiara menghampiri dokter nya


"Bu kalau bisa secepat nya pasien operasi karena luka yang ada di kepalanya akibat benturan keras nya makin parah sehingga pasien semakin menurun dan membahayakan nyawa nya". ucap dokter nya


"Apa dok? ". kata Tiara dengan wajah syok nya.


"kalau bisa besok pagi harus di operasi Bu ". ucap dokter nya lagi


"Baik dok ". jawab Tiara

__ADS_1


"Kalau gitu saya permisi dulu ya Bu". ucap dokter nya


"Iya dokter ....". jawab Tiara


Tiara pun semakin sedih dan terpukul dengan kejadian ini,


"Apa yang harus aku lakukan, Dan aku harus dapet kan uang itu malam ini agar besok pagi Radit segera di operasi ". ucap dalam hati Tiara dengan air mata yang mengalir membasahi pipi nya.


Hari semakin malam dan saat itu juga tengah hujan deras bersama petir nya, Dan akhirnya Tiara berpamitan ke pada Ibu Aminah untuk pulang.


"Bu....


Tiara mau pulang dulu ya". ucap Tiara


"Mau pulang gimana kamu Tiara, Radit harus segera di operasi". sahut Ibu Aminah


"Iya Tiara tahu Bu, Ya udah Tiara permisi dulu". kata Tiara dengan wajah sedih nya itu.


Ibu Aminah pun hanya diam dan Tiara bersalaman mencium tangan Ibu mertua nya itu. Dan setelah itu Tiara bergegas pergi dari rumah sakit itu, Sesampai di luar terlihat hujan sangat lebat bersama petir nya.


"Ya Ampun hujan nya lebat banget, Gimana aku bisa cari taksi ". ucap Tiara


Akhirnya Tiara tetap berjalan mencari taksi yang lewat dan ternyata di jalan tidak ada taksi lewat sehingga Tiara berlari dengan baju nya yang basah kuyup menuju pulang ke rumah orang tua nya.


"Papa....


Mama....". teriak Tiara sambil mengetuk pintu nya dengan baju yang basah kuyup


"Papa ......


Papa....buka pintu nya Pah ini Tiara ". teriak Tiara lagi sambil menangis


Mendengar ada teriakan di luar Papah dan Mamah nya Tiara pun mencoba untuk membuka pintu nya, Saat itu orang tua Tiara tidak mendengar jika yang di luar rumah nya adalah anak nya sendiri karena saat itu hujan nya masih lebat.


"Ayo Pah kita buka pintu nya!". ajak Mamah Bu Airin ke pada suami nya


"Iya Mah". jawab Pak Arya


Dan akhirnya Bu Airin dan Pak Arya berjalan menuju pintu rumah nya dan langsung membuka pintu nya.


"Tiara ....?". ucap Bu Airin kaget seketika melihat putri nya berdiri dengan baju yang basah dan kaki yang kotor


"Mamah...

__ADS_1


Papah....hiks...hiks...hiks...". ucap Tiara


"Ya Ampun Tiara ...


apa yang terjadi sama kamu nak?". tanya Mamah nya sambil memegang bahu putri nya itu


"Tolongin Tiara Mah...". kata Tiara sambil menangis


"Ya udah kita masuk dulu kamu pasti kedinginan biar Mamah ambilkan handuk dan baju untuk kamu". ucap Mamah nya sambil menarik tangan Tiara agar masuk ke dalam rumah nya


Tiara pun masuk ke dalam dengan wajah yang bergetar karena merasa kedinginan dan Mamah nya langsung memanggil pembantu nya untuk mengambilkan handuk buat Tiara.


"Tiara ...


Apa yang terjadi sama kamu, Kenapa kamu kayak gini?". tanya Papah nya


"Pah...


Tiara mau pinjam uang untuk operasi Radit Pah, Sekarang dia lagi kritis dan harus segera operasi ". jawab Tiara


"Gila kamu Tiara, Dia kan suami mu dan pasti nya sudah bekerja, Masak gak punya uang untuk dia sendiri". sahut Papah nya sinis


"Pah....


Radit hanya bekerja sebagai kuli bangunan itu aja cukup buat makan Pah, Aku mohon Pah bantuin Tiara ini demi nyawa Radit Pah". ucap Tiara


"Itu bukan urusan aku Tiara ". ucap Papah nya dan melangkah untuk pergi


"Pah....


Aku mohon Pah tolongin Tiara ...". kata Tiara memegang tangan Papah nya


"Emang kamu butuh uang berapa Tiara ?". tanya Mamah nya


"Kira kira 200 juta an Mah". jawab Tiara


"Apa?". kata Papah nya kaget


"Iya Pah...


Tiara mohon, Apa pun Tiara lakukan demi uang itu Pah agar Radit bisa sembuh lagi". ucap Tiara


"Benar kah Tiara ?". kata Papah nya sambil membalikan badan nya menghadap ke arah Tiara

__ADS_1


"Iya Pah Tiara janji...". ucap Tiara sungguh sungguh karena yang ada di pikiran Tiara hanya Radit agar bisa sadar lagi.


__ADS_2