
Sesampai nya di depan rumah Tiara pun langsung turun dari sepeda motor Radit.
"Radit aku masuk dulu ya". ucap Tiara sambil memberikan helm nya ke pada Radit.
"Iya Tiara, Kamu yang tenang ya gak usah banyak pikiran, Bagaimana pun cara nya aku pasti akan tetap memperjuangkan agar kita bisa bersama ". ucap Radit
"Iya Dit, Aku akan menunggu kedatangan kamu dan juga keluarga kamu ". jawab Tiara tersenyum
"Nah gitu dong senyum, Kan makin kelihatan cantik". ucap Radit memuji Tiara
"Ya udah aku pulang dulu ya". kata Radit
"Hati hati ya Dit ". ucap Tiara
"Iya Tiara ".jawab Radit dan langsung pulang ke rumah nya.
Tiara pun langsung masuk ke dalam rumah nya dan berjalan menuju ke kamar nya.
*********
Tak terasa beberapa hari kemudian, Pagi itu keluarga Radit tengah membicarakan masalah acara pergi ke rumah Tiara nanti sore.
"Yah gimana nanti kalau keluarga Tiara menolak kedatangan kita ". ucap Ibu Aminah
"Bu kita coba ke sana dulu ya, Niat kita kan baik, Apa lagi keluarga Tiara juga mengundang kita ke rumah nya ". jawab Pak Herman.
"Iya juga sih Yah". kata Ibu Aminah.
Sedangkan keluarga Tiara saat itu tengah duduk santai di ruang keluarga sambil mengobrol santai bersama Tiara.
"Tiara nanti sore jadi kan keluarga kekasih kamu datang ke rumah kita?". ucap Mamah nya.
"Jadi kok Mah". jawab Tiara
"Jadi gak sabar seperti apa sih cowok yang udah bikin hati anak Mamah ini jatuh cinta ". ucap Mamah nya tersenyum ke pada Tiara.
Tiara pun tersenyum balik ke pada Mamah nya, Karena saat itu hari libur jadi Tiara tidak pergi ke kantor.
Tak terasa sore pun tiba, Saat itu Radit dan keluarga nya tengah siap siap untuk pergi ke rumah Tiara,
"Radit ayo kita berangkat nak!". ucap Ibu nya sambil mengetuk pintu kamar Radit.
"Iya Bu ". jawab Radit dari dalam kamar nya dan merapikan baju nya.
"Ibu tunggu di depan ya Dit ". ucap Ibu nya lagi
"Iya Bu ". jawab Radit.
Setelah Radit selesai merapikan baju dan rambut nya, Ia pun langsung berjalan menuju ke ruang depan, Sesampai di ruang depan terlihat Ibu dan Ayah nya sudah siap dan menunggu Radit.
"Radit, Apa kita ke sana naik sepeda motor?".tanya Ibu nya.
"Enggak kok Bu, Radit sudah memesan taksi online ". jawab Radit
Dan tak lama kemudian suara mobil pun tiba di depan rumah Radit.
"Tuh seperti nya taksi online nya sudah datang ". ucap Radit sambil menunjuk ke arah depan rumah nya.
"Ya udah kita keluar yuk!". ajak Ibu nya.
Radit dan keluarga nya pun akhirnya berjalan keluar dari rumah nya dan sesampai di depan rumah nya terlihat ada mobil yang terparkir di depan nya.
__ADS_1
"Ayo Bu ...
Yah...kita masuk!". ucap Radit sambil membukakan pintu mobil nya.
"Iya Dit ". jawab Ibu dan Ayah nya.
Dan setelah orang tua Radit berada di dalam mobil nya, Radit pun menyusul masuk ke dalam juga dan berangkat lah keluarga Radit menuju ke rumah Tiara.
Sedangkan Tiara saat itu tengah berdandan di depan kaca rias nya,
"Kira kira Papah dan Mamah setuju gak ya setelah tahu jika cowok yang aku suka itu hanya lah seorang OB di kantor ". ucap dalam hati Tiara
"Tiara ....?". panggil Mamah nya
"Iya Mah".sahut Tiara dari dalam kamar nya.
"Keluarga pacar kamu jadi kan ke sini?". tanya Mamah nya menghampiri Tiara.
"Jadi Mah dan barusan ngabarin Tiara kalau lagi di perjalanan ". jawab Tiara
"Oh ya udah kita tunggu di bawah yuk!". ajak Mamah nya
"Iya Mah, Bentar lagi Tiara nyusul ya". ucap Tiara
"Ya udah". jawab Mamah nya sambil mengelus kepala Tiara.
Tiara pun melanjutkan ber-make up dan setelah itu Tiara langsung berjalan menuju ruang tamu yang saat itu terlihat orang tua Tiara sedang menunggu kedatangan keluarga dari Radit.
Dan tak lama kemudian terdengar suara mobil yang berhenti di depan rumah Tiara.
"Pah kayak nya suara mobil keluarga dari pacar nya Tiara deh Pah". ucap Bu Airin menunjuk ke arah luar rumah nya.
"Kayak nya iya Mah". jawab Pak Arya.
Tiara....". teriak Mamah nya.
"Iya Mah". jawab Tiara turun dari lantai atas dan berjalan menuju ke Mamah dan Papah nya.
"Tuh ada suara mobil, Kayak nya itu keluarga pacar kamu deh". ucap Mamah nya
"Iya Mah". jawab Tiara dengan perasaan deg deg an.
"Ya udah kita siap siap untuk menyambut kedatangan nya ya". ucap Mamah nya dengan senang
Sedangkan Radit saat itu sudah turun dari mobil nya dan membantu membukakan pintu mobil untuk Ibu Dan Ayah nya keluar dari dalam mobil nya.
"Radit .....
Ini rumah Tiara ?". ucap Ibu nya sambil menatap ke sekeliling rumah Tiara
"Iya Bu ". jawab Radit
"Rumah nya besar banget loh Yah, Apa iya kita akan di terima dengan baik baik sama keluarga Tiara ". ucap Ibu Aminah ke pada suaminya.
"Entah lah Bu yang penting kita berusaha dulu ya". sahut Pak Herman sambil mengelus bahu istri nya.
"Kita masuk aja yuk Bu dan Yah!". ajak Radit
Dan akhirnya Radit bersama keluarga nya perlahan lahan masuk ke dalam rumah nya, Dan sesampai di depan pintu rumah Tiara, Radit pun berdiri dan mengetuk pintu nya.
"Assalamualaikum ....". ucap orang tua Radit
__ADS_1
"Wa'alaikum salam...". jawab keluarga Tiara dari dalam rumah nya dan pembantu nya pun langsung membukakan pintu nya.
"Silahkan masuk!". ucap pembantu Tiara
Keluarga Radit pun masuk ke dalam rumah Tiara dan terlihat keluarga Tiara sudah berdiri dan menyambut kedatangan nya, Saat itu Mamah nya Tiara tidak mengetahui jika Radit adalah OB di kantor nya karena selama ini Mamah nya tiada belum pernah melihat nya.
Keluarga Radit dan Tiara pun bersalaman dan setelah Radit ingin bersalaman ke pada Pak Arya, Pak Arya pun menatap nya.
"Bukan nya kamu Radit ?" .ucap Pak Arya sambil menunjuk ke arah wajah Radit.
"Iya Pah dia Radit ". sahut Tiara
"Kamu diam Tiara, Aku sedang bertanya ke pada lelaki ini". bentak Pak Arya
"Iya Pak saya Radit ". sahut Radit sambil menundukkan kepalanya.
"Papah kenal?". tanya Bu Airin ke pada suami nya.
"Iya kenal lah Mah,". jawab Pak Arya dengan wajah marah.
"Radit coba kamu memperkenalkan diri kamu ke pada Mamah nya Tiara ". ucap Pak Arya dengan tegas.
"Saya Radit Bu dan saya juga bekerja di perusahaan Ibu sebagai OB". ucap Radit
"Apa?...
OB? ....". ucap Mamah nya Tiara dengan perasaan kaget dan memegang dada nya.
"Mah". ucap Tiara memang kedua bahu Mamah nya.
"Tiara kamu ini yang bener aja, Masak kamu pacaran sama OB?". ucap Mamah nya.
"Iya Mah maafin Tiara tapi Tiara sangat mencintai Radit Mah". jawab Tiara
"Pak Arya dan Ibu Airin saya janji akan membahagiakan Tiara meskipun itu nyawa taruhan nya". sahut Radit.
"Membahagiakan dengan cara apa, Kamu aja kerja hanya sebagai OB, Sedangkan Tiara itu serba hidup nya selalu terpenuhi dan mewah". jawab Pak Arya.
"Radit jadi kamu bekerja di perusahaan Tiara sebagai OB nak?". ucap Ibu Aminah karena selama ini Radit tidak memberi tahu jika dirinya bekerja sebagai OB.
"Iya Bu, Maafin Radit ya karena udah nyembunyiin ini dari Ibu, Radit hanya tidak ingin Ibu khawatir dengan Radit Bu " . jawab Radit.
"Iya Anak Ibu ini kerja sebagai OB di kantor saya dan saya menerima kamu bekerja di kantor saya karena saya kasihan sama kamu tapi kenapa malah kamu pacaran sama anak saya ". ucap Pak Arya.
"Gak apa apa anak saya seorang OB yang penting dia mencari uang dengan cara yang halal, Dan dari awal saya sudah melarang Radit untuk dekat dengan anak Anda tapi saya tidak menyalahkan mereka karena cinta mereka tumbuh dengan sendiri nya". ucap Ibu Aminah dengan tegas ke pada Pak Arya.
"Saya tidak mau tahu, Saya gak akan pernah setuju jika anak saya menikah dengan Radit ". jawab Pak Arya.
"Tapi Pah....". sahut Tiara sambil menangis
"Diam kamu Tiara, Ini demi kebaikan kamu ". ucap Pak Arya
"Baik kalau gitu, Saya tidak akan pernah setuju juga jika anak saya punya Mertua seperti Anda, Kami memang keluarga tidak punya tapi kami masih punya hati dan perasaan ". jawab Ibu Aminah dengan perasaan marah.
"Bagus kalau gitu, Kalian emang harus punya perasaan sadar diri ". ucap Pak Arya
"Ayo kita pulang Radit!". ajak Ibu Aminah
"Tapi Bu ....". ucap Radit
"Tapi apa lagi Radit belum puas kamu keluarga Tiara sudah menghina kita ". jawab Ibu Aminah
__ADS_1
Radit pun hanya diam dan menundukkan kepalanya. Ibu Aminah pun menarik tangan Radit dan Suaminya untuk berjalan keluar dari rumah Tiara.