
Sepulang dari sekolah Luna berjalan sendiri sambil berpikir, siapa mantan Nara sebenarnya. Tiba-tiba ada suara yang buat lamunan Luna Alya buyar. Suara itu datang dari arah belakang.
"Bagaimana kabar pacar kamu?"
"Siapa?"
"Itu yang kemarin, yang kemarin kamu tiduri!"
"Siapa? Nara!?"
"Iya kali."
"Udah putus sebulan yang lalu, mending jangan ngobrol di sini deh. Mending di luar saja!" Dua laki-laki itu lalu pergi dari arah Luna.
Luna langsung jalan keluar sambil berpikir tegang. Tiba-tiba Nara datang. "Luna, kamu belum pulang?"
"Belum, dari mana saja?"
"Aku dari kelas, aku masih ada urusan tadi. Kamu naik apa pulangnya?"
"Naik ojek,"
"Ya udah, aku pulang dulu ya! Itu kakak aku udah datang." Nara menunjuk seorang laki-laki yang sedang menunggu dia di depan.
Luna diam saja sambil menunggu ojek. Setelah datang Luna langsung pulang. Tiba-tiba motor ojek itu mogok di tengah jalan.
"Kenapa Pak?"
"Motornya mogok neng, Neng mending cari ojek yang lain." kata tukang ojek itu. Luna turun dari motor dan langsung berdiri menepi.
Luna langsung mengincar beberapa sepeda motor yang ada, setelah beberapa jam Luna melihat laki-laki saudara Nara yang lewat di depan dia tapi Luna diam saja. Dia malah memilih jalan karena rumahnya sudah tidak jauh lagi.
Sesampainya di rumah Luna langsung mengerjakan PR. Luna ingat sama Buku yang di pinjamnya itu. Dia membacanya lembar demi lembar sampai Luna tertidur. Besoknya Luna bangun dan balik lagi ke sekolah.
Hari Rabu Luna masuk ke sekolah Yang di incar pertama kali adalah Perpustakaan. Luna ingin bertemu dengan laki-laki kemarin yang sempat pinjam buku novel di perpus. Ternyata Nara pergi menyusul Luna.
"Luna, pagi-pagi sudah ada di sini. Bosan di kelas sampai lari ke perpustakaan..?" Luna tersenyum setelah Nara datang.
"Biasa saja, aku cuma ingin baca." Luna menjawab datar.
"Yuk senam, sekarang ada pelajaran olahraga senam." kata Nara. Luna mengikuti saja sambil ikut senam. Setelah senam selesai Luna pergi ke kantin bersama Nara. Di situ Luna bertemu dengan laki-laki itu.
Luna lalu memberanikan diri untuk berkenalan. "Hai, kamu laki-laki yang di perpustakaan itu kan?"
Laki-laki itu diam, dia menatap ragu ke arah Luna. "Kamu siapa?"
"Aku Luna. Luna Alya. Aku orang yang pinjam buku di perpustakaan kemarin." Nara memperhatikan tingkah Luna yang buat Nara kesal.
"Oh, Iya."
"Udah Yuk!" Nara mengajak Luna ke tempat duduk untuk bisa duduk sambil makan cemilan dan minum teh.
"Siapa itu, cowok kamu?"
"Bukan, kebetulan saja aku dan dia bertemu di perpustakaan kemarin."
"Kamu suka sama dia?"
"Tidak, aku cuma pengen kenalan saja."
"Kenapa pengen kenalan? Bukannya udah ada aku?"
"Bukan begitu, aku cuma penasaran saja sama dia."
"Terus..?"
"Kamu ngeselin aku, aku belum selesai kenalan sama dia sudah ngajak aku duduk di sini. Bentar ya, aku ke situ dulu." Luna mencari laki-laki tadi yang dia tinggal. Laki-laki itu sudah tidak ada lagi. Entah ke mana hilangnya.
Luna kembali ke arah Nara yang duduk sendiri sambil makan cemilan. "Eh kemarin aku dengar ada yang bilang kalau dia punya pacar yang namanya Nara. Apa betul dia pacar kamu?"
__ADS_1
"Pacar kamu satu sekolah sama kita?"
"Iya, kenapa?"
"Apa kamu di apa-apain sama dia?"
"Tidak, aku sama dia berhubungan biasa saja. Tidak ada masalah."
"Terus kenapa putus..?"
"Ceritanya panjang. Untuk sementara ini tidak aku ceritakan dulu ke kamu. Kamu sabar ya." Luna diam. Dia melihat ke arah sekitar.
Saat pelajaran di mulai, Luna pura-pura ijin ke belakang, ke toilet, karena baru saja dia melihat laki-laki yang di incar olehnya berjalan di samping kelas.
"Pak ijin bentar." Luna ijin ke guru kelas.
"Iya silahkan." Guru itu mengijinkan. Luna langsung pergi ke luar mencari laki-laki tadi.
Kemana perginya laki-laki tadi? Luna masih mencari keberadaan laki-laki itu. Luna langsung pergi ke toilet dan benar, Luna mendengar suara riakan air dari arah dalam. Luna menunggu orang itu sebentar dan setelah keluar.
Laki-laki itu keluar dengan muka bersih habis cuci muka. "Hai..!" Luna menyapa laki-laki itu. Laki-laki itu melihat muka ke arah Luna.
"Astaghfirullah..." laki-laki itu kaget.
"Maaf, buat kamu kaget."
"Kamu ngapain di sini?" laki-laki itu balik nanya.
"Aku, aku pergi ke toilet."
"Untuk?"
"Buang air kecil." jawab Luna. Setelah itu Luna berbalik arah karena takut. Laki-laki itu telah pergi meninggalkan Luna. Perempuan itu balik ke kelas.
"Dari mana saja kamu?" Nara tanya ke Luna. Dia yang baru masuk ke kelas.
"Aku dari belakang."
"Apaan sih!" Nara tidak mengerti jawaban Luna. Nara terus menulis pelajaran. Bel istirahat berbunyi, Luna langsung pergi keluar bareng Nara.
"Eh, tadi aku bertemu sama cowok yang kemarin di kantin."
"Siapa..?"
"Itu yang kemarin, yang aku sempat kenalan sama dia!"
"Oh yang itu, kenapa, kamu suka? Oh iya, terus gimana ceritanya..?"
"Aku ikuti dia ke toilet tapi setelah itu dia pergi."
"Udah, sampai di situ ceritanya?"
"Iya!"
"Ya tuhan! Bentar ya, kamu tunggu di sini dulu." Nara meninggalkan Luna yang sedang berdiri gelisah. Nara pergi bertemu laki-laki temannya. Dia menghilang di balik tembok sekolah.
"Kemana perginya si Nara?"
Luna lalu melihat laki-laki tadi sedang berbicara dengan seorang perempuan cantik yang buat dia cemburu. Jadi, cowok itu suka juga sama perempuan. Ya Tuhan. Luna berkata di hati.
Luna lalu pergi dan ketabrak seseorang. "Auh!"
"Aw!" Aldo berteriak.
"Maaf." Luna minta maaf.
"Hati-hati kalau jalan!" Aldo bersuara.
"Maaf, aku tidak sengaja!"
__ADS_1
"Aldo, ngapain kamu ada di sini?" Nara kaget melihat Luna yang berdua bareng Aldo.
"Kenapa, penting buat kamu! Udah putus juga!" Hati Nara langsung sakit ketika Also bicara seperti itu.
Nara langsung pergi dan di kejar oleh Luna Alya.
"Nara! Nara, kamu kenapa..? Kenapa lari?" Luna masih mengejar Nara yang kesal dan sedih.
"Berhenti Nara, kamu kenapa? Kenapa Lari?" Nara berhenti dan memilih untuk duduk di kursi luar.
"Dia Also mantan pacar aku. Dia yang mutusin aku duluan, yang buat aku sedih sampai sekarang." jelas Nara ke Luna.
"Terus, laki-laki yang kamu temui tadi itu siapa? Itu bukan cowok kamu?"
"Bukan, itu Jaya temannya Aldo."
"Ngapain kamu nemuin Jaya? Kalau buat Aldi cemburu ke kamu!"
"Bukan begitu, aku ada perlu ke Jaya tadi. Jaya mau pinjam buku pelajaran Bahasa. Katanya dia ingin nyontoh soal yang diberikan sama Ibu Guru!"
"Oh, kirain ada kasus apa."
"Terus, kenapa kamu berdua sama Aldo?"
"Tidak ada, aku sama Aldo tidak sengaja ketabrak tadi. Aku tidak sengaja bertemu Aldo di luar, kamu tidak boleh cemburu. Aku tidak ada apa-apa sama Aldo mantan kamu itu!" Luna menjelaskan.
Luna diam, dia masih ingat kalau laki-laki yang dia suka telah dekat dengan perempuan yang tidak Luna kenal. Luna lalu menemani Nara sebentar dengan mimik sedih.
"Kamu kenapa? Ada masalah..?" Nara tanya ke Luna yang lagi sedih dan tidak nyaman.
"Tidak ada, tidak ada apa-apa. Kita ke perpus yuk! Aku ingin baca buku!" kata Luna ke Nara.
"Boleh. Yuk!" Luna dan Nara berjalan menuju perpustakaan. Di situ sudah ada petugas yang jaga buku.
"Permisi..!" Luna masuk bersama Nara dan menulis buku absen. Luna lanjut berjalan ke arah ruangan untuk mencari buku-buku bacaan yang telah ada dan tersedia di itu.
"Kamu mau cari buku apa?"
"Aku mau cari buku novel."
"Novel lagi, yang kemarin sudah di balikin belum?"
"Belum, masih ada di rumah." Nara diam setelah Luna jawab. Nara melihat ke rak buku dan membaca judul salah satu buku. Luna merasa tidak nyaman, dan merasa kalau ada seseorang di belakang. Setelah menoleh ke belakang, ternyata laki-laki itu ada di belakang Luna sedang menulis buku absen.
"Dia lagi!" ucap Luna dalam hati.
"Kenapa?" Suara Nara buat lamunan Luna buyar.
"Tidak apa." ucap Luna.
"Eh, itu bukannya cowok yang kemarin yang di kantin?"
"Iya, kenapa?"
"Kamu tidak mau kenalan sama dia?"
"Tidak, aku malas. Aku tidak mau ingat dia lagi!"
"Kenapa, kamu ada masalah sama dia?"
"Tidak." Luna menggeleng. Pikirannya berpusat pada peristiwa tadi, di mana cowok itu sedang berbicara berdua dengan cewek lain.
"Permisi..!" Tiba-tiba suara itu datang mendekat ke arah Luna.
"Iya, ada apa?" Nara langsung menjawab. Perasaan Luna waktu itu tidak nyaman. Laki-laki cukup mengganggu mood Luna untuk berdiam diri di perpustakaan.
.....
Sampai di sini dulu ceritanya ya teman-teman! Jangan lupa vote atau komen di bawah. 🥺
__ADS_1
FN.