Pertaruhan Cinta

Pertaruhan Cinta
Chapter 30


__ADS_3

Kesal sekali sama mereka. Apaan jjga. berisik tau! Aku harus menunggu beberapa lama untuk selesaikan yang belum selesai. Kesal sekali rasanya.


Aku bertemu Kinan dan aku bicara padanya. Di taman. Sepertinya dia suka dan aku senang sekali. Apa aku tidak bisa bersikap baik padanya. Kalau sudah sekian lama.


Dia datang naik motor dan menghadap aku. "Ada apa Maya aku bekerja ada saja tingkah kamu. Sikap yang baik adalah cerminan orang baik. Jangan suka berharap pada makanan orang lain."


Aku diam saja kinan sedang basa basi padaku. Dia duduk dan aku melihat dia dalam pandangan semu. Kenapa aku suka ke dia dan suka pada nama itu. "Ada apa Maya? Kenapa kamu memanggil aku kemari?"


"Aku bertemu kamu karena ingin bicara seperti orang gila saja diriku. Maafkan aku Kinan. Aku pergi saja dari hidupku yang seperti ini. Aku bosan tak ada yang bisa aku perbuat lagi selain apa yang ada si sini. Aku rela mengalah demi orang lain dan iti sudah lama buat aku. Tapi aku baik baik saja."

__ADS_1


KInan aku ingin bilang kalau kapan hari iti aku ulang tahun. Aku tidak begitu menekuni apa yang aku tekuni contoh menulis. Oh iya apakah kamu sudah punya teman baru?


"Teman baru aku banyak di apk."


Kinan


Akubakan cerita sedikit tentang peristiwa di kafe di mana aku bertemu seorang laki-laki bernama aldi. "Apakah kamu Kinan?"


"Ya kak Aldi. Aku Kinan. Ada apa kak?" Kak aldi adalah anak pak brata yang punya kafe itu.

__ADS_1


"Bisa tolong bantu aku? Aku ingin kamu ikut aku sebentar aku ingin jalan-jalan sambil beli barang." kata Aldi padaku. "Baik kak." begitu jawabku. Aku sudaa berpikir untuk melakukan sesuatu selanjutnya. Aku sudaa bersiap melakukan sesuatu yaiti melepas bandana aku dan mulai meletakkannya di kamar aku.


Setelah melepas bandana dan keeuar dari kamar aku langsung meecari Kak Aldi. Dia menunggu aku sambil duduk di kursi dengan hp nya. "Yuk!" katanya padaku sambil meegajak aku. Aku mengikuti dia sambil berjalan di belakang. Aku tidaa bertanya ke mana jalan yang akan di tempuh oleh Kak Aldi. Aku tidak begitu kenal dengan Aldi aku tau dia sebagai anak Pak Brata saja.


Aku melihat motor hitam yang ada di sebelah Aldi. Tepatjya di depan kafe. Mobil bagus yang aku tidak tahu berapa harga mobil itu. Kak Aldi membukakan mobil buat aku dan menyuruh aku masuk. AKu tidaa bisa banyak bicara di sini selain apa yang aku tau. Menurut aku Aldi adalah orang baik dan aku suka sekali di ajak jalan oleh dia pagi itu sekitar jam 9 pagi.


Aku masuk ke dalam mobil itu dan Kak aldi sudah ada di sebelah aku dan siap untuk menyetir. Kak Aldi mulai menyetir dan aku mulai melihat apa yang terjadi di situ. Aku hanya bisa melihat dan menerima apa yang ada. Tidak bisa melakukan yang lain seperti mengobrol barang kali.


"Kak Aldi mau ke mana?" tanyaku tiba-tiba. Dia tidak mendengar seperti fokus untuk menyetir. Pendengarannya tidak begitu peka. Aku diam sambil melihat pemandangan di sekitar. Aku tau itu cukup meebuat aku senang. Tidak ada yang bisa aku lakukan selain menerima. Orang jahat tidak bisa di pelihara.

__ADS_1


__ADS_2