Pertempuran Negeri Legendia

Pertempuran Negeri Legendia
Es vs Api


__ADS_3

Pemuda berbadan kekar itu melesat, mengejar Ride dengan tatapan amarahnya. Ride pun terus berlari supaya dapat menghindari pertarungan. Sayangnya, kecepatan Ride tidak dapat mengimbangi kecepatan pemuda tersebut.


Pemuda itu langsung melancarkan pukulannya dengan api yang menyulut tangannya, sehingga ia memiliki serangan dengan daya rusak yang tinggi. Ride langsung melompat menghindari serangan tersebut ke arah kanan tepat saat ia melewati perempatan dalam lorong tersebut.


Kemudian pemuda tersebut menapakkan kakinya yang juga mengeluarkan api. Serta merusak lantai lorong tersebut.


“Woi! Mau kabur ke mana kau huh!” Teriak pemuda tersebut.


“Dengar! Aku tidak ingin bertarung denganmu jadi hentikan saja!” Ucap Ride yang terus berlari sambil menoleh ke belakang.


“Berisik!!!”


Ia pun langsung mengepalkan tangan kanannya, seperti sedang membidik Ride. Kemudian ia melancarkan serangan besar-besaran, yaitu menyemburkan api yang besar ke arah Ride. Ride langsung melompat ke arah depannya serta berbalik, lalu menembakkan anak panahnya tepat ke lantai, untuk menutupinya dengan es menggunakan nya.


Kemudian es tersebut mencair dengan cepat karena tak kuat menahan semburan api panas. Ride terpaksa mengeluarkan kembali anak panahnya. Kali ini ia mengeluarkan tiga anak panah langsung, tapi ia tetap menggunakan nya.

__ADS_1


Tapi, semburan api itu terus membesar, sehingga semua es pun mencari dengan cepat. Kemudian mengeluarkan asap yang langsung menutupi Ride yang tengah berlari. Ia pun segera belok kiri ke arah lorong lainnya.


Awalnya hanya asap dari es yang dipanaskan, kemudian disusul dengan manusia berapi-api di sekujur tubuhnya yang terlihat dari pertigaan yang telah dilewati Ride. Pemuda tersebut pun kembali mengejar Ride.


“Apa-apaan itu?! Dia menjadi api?!” Ucap Ride saat menoleh ke belakang.


Pemuda tersebut pun berusaha ingin menyambar kepala Ride tapi untungnya Ride langsung menunduk. Lesatannya tak dapat dihentikan sendiri oleh pemuda tersebut, ia pun mengeremnya dengan kakinya sendiri, lantainya pun langsung hancur dengan meninggalkan bekas gesekan antara kedua kakinya.


“Dia mampu menghindari serangan cepat dariku hanya dengan menunduk saja?” Ucap pemuda itu.


“Kau hanya menggunakan celana panjang saja?! Kau Cuma memamerkan semua ototmu ya?” Ucap Ride sembari tiarap.


“Hah? Kekuatan Fisik tidak perlu baju atau pun armor untuk menutupi dirinya sendiri. Kami berlatih bertahun-tahun untuk menumbuhkan semua otot-otot ini, kami para Petarung hanya mengandalkan otot serta kulit kami yang keras sebagai armor!” Jelas pemuda tersebut.


Pemuda berambut lancip hitam panjang sampai dengan pundaknya tersebut hanya memakai celana biru gelapnya dengan bawahnya sudah rombeng, menandakan ia terus berlatih dengan celana itu. Anehnya celana tersebut tidak hangus terbakar oleh bara api nya. Dengan perban melilit kedua tangannya, dan badannya yang sixpack.

__ADS_1


“Kau bukan orang biasa.. aku bisa melihatnya dari matamu” Ucapnya sambil mengulurkan tangannya.


Ride menerimanya kemudian ia berdiri dengan perlahan.


“Kau tidak membawa perlengkapan apa-apa?” Tanya Ride.


“Buat apa? Aku tidak butuh apa-apa selain ini, lagi pula siapa namamu?” Ucap pemuda tersebut.


“Ride”


“Kau seseorang yang bergerak dengan perhitungan itu yang biasa kami para Petarung kewalahan, Ride ya... Perkenalkan namaku Bold” Jelasnya.


Nama pemuda itu adalah Bold, pemuda yang memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi Superior Guardian. Ride pun hanya melamun melihat orang kuat yang telah bertarung dengannya. Ride pun menyadari bahwa banyak orang yang lebih kuat dibandingkan dengan dirinya, di luar sana.


“Sampai jumpa! Aku akan mencari ruanganku dan jangan lupa jangan membuat emosiku menyulut, aku tidak bisa menahannya sehingga keinginanku untuk bertarung keluar” Ucapnya lalu pergi meninggalkan Ride.

__ADS_1


Ride pun kembali mencari ruangannya dengan menggendong tasnya yang berisi armornya.


__ADS_2