
Sore harinya, Ride berjalan menuju kamarnya Sam untuk membangunkannya yang sedang tertidur pulas. Ride dengan perlahan menepuk-nepuk pipi Sam namun Sam tidak terbangun dari tidurnya dan malah mengeluarkan dengkuran yang keras, sontak Ride pun kesal lalu ia mengambil gelas yang berisi sedikit air di meja sebelah tempat tidurnya Sam, lalu menumpahkannya tepat ke wajahnya. Langsung saja Sam terbangun serta terkejut karena cara Ride membangunkannya yang sangat keras.
“Ayo pemalas! Kita menemui paman Jack!” Ucap Ride yang masih memegang gelas tadi.
“Dasar kau Ride! Membangunkanku dengan cara seperti itu... Aku juga tahu! Ayo cepat!” Sam langsung beranjak dari tempat tidurnya lalu pergi ke kamar mandi untuk cuci muka.
“Huh.. bagus kalau dia langsung bangun” Ride lega.
Mereka pun bersiap-siap untuk pergi menemui paman Jack yang merupakan seorang penempa pedang terbaik di desa Ruin. Ia telah banyak menempa pedang-pedang seorang Kesatria Pedang yang berasal dari desa Ruin dan juga dari para Petualang yang singgah di desa Ruin saat menjalankan misi.
Letak rumah paman Jack tidak jauh dari rumah mereka berdua. Hanya saja banyak ladang dan belokan yang harus mereka lewati. Mereka perlahan hampir sampai ke tempatnya, dari jauh mulai terdengar suara-suara dentuman keras dari arah sebuah Toko Senjata dan Peralatan Bertarung.
Tepatnya di sebelah toko itulah asal dari suara itu yang merupakan rumah tempat tinggal paman Jack, kemudian suara itu semakin banyak dan terdengar semakin jelas, setelah sampai mereka melihat para pekerja sedang menempa pedang pesanan dari para Kesatria yang sedang serius menempa.
“Anu... Permisi, saya Ride dan ini Sam, kami ingin menemui paman Jack, apa beliau ada disini?” Tanya Ride dengan sopan kepada salah satu pekerja.
“Oh kalian mau menemui bos? Dia ada di toko” Jawab salah satu pekerja.
“Terima kasih” Kemudian mereka pergi ke toko sebelah bangunan tempat para pekerja yang sedang menempa.
Kring...
Suara lonceng terdengar saat Ride membuka pintu toko tersebut. Kemudian terlihat seorang pria kekar dengan rambut pirang dan jenggotnya yang panjang duduk santai di belakang meja kasir dan karena mereka pertama kalinya menemui paman Jack mereka tidak tahu kalau itu merupakan beliau.
“Kalian pasti Ride dan Sam, cucu dari pak tua itu ya...” Tanya dari paman Jack si penempa pedang sekaligus pemilik toko yang menyediakan perlengkapan bertarung bagi para Kesatria.
“Iya... Perkenalkan..”
“Woaahh!!!! Banyak sekali senjata disini! Pedang, busur, Shield, dan Armor!” Sam memotong pembicaraan Ride.
__ADS_1
Sam melihat sekeliling toko yang luasnya sekitar lima kali lima meter itu, ia melihat banyak sekali perlengkapan yang terpajang di toko tersebut.
“Apa anda menjual ini semua?” Tanya Sam yang terlihat kegirangan melihat semua itu.
“Hahahahaha! Kau menarik bocah! Tentu saja semua ini dijual, namanya juga toko!” Jawab paman Jack sambil tertawa karena pertanyaan dan tingkah laku Sam.
“Ah maafkan saudara saya ini... Ia memang tidak bisa menjaga sikap kalau di tempat seperti ini, harap maklumi kelakuan dia.. Sebelum itu, perkenalkan nama saya Ride dan dia Sam, sekali lagi saya minta maaf” Jelas Ride sambil membungkukkan badannya ke arah paman Jack dan meminta maaf.
“Tidak apa! Dia anak yang sangat aktif! Sebagai saudara kau mungkin sulit untuk mengendalikannya, tapi dia anak yang kuat aku bisa melihatnya! Kau pun juga sama, um... Namamu Ride ya.. kalian berdua kuat terutama kau Ride kau memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dan tentunya sikapmu berkebalikan dari saudaramu ini” Ucap paman Jack.
Kemudian paman Jack masuk ke pintu di belakang meja kasir yang mungkin terhubung dengan bangunan disebelahnya, ia sepertinya tengah ingin mengambil sesuatu. Mereka berdua pun menunggunya.
“Oi Sam jaga sikapmu!” Ride berbisik ke arah Sam.
“Hehehe maaf tadi aku terlalu bersemangat” Jawab Sam.
Tak lama setelah itu ia kembali dan membawa sebilah pedang yang dibungkus kain berwarna coklat dan sebuah busur, kemudian disusul salah satu pekerja yang sama kekarnya membawa dua kantong besar berisikan armor.
“Ini pesanan dari kakek kalian, dua bilah pedang serta dua buah armor, semuanya dibuat dengan bahan kualitas terbaik yang kami miliki. Pasti ini akan diberikan kepada kalian ya?” Jelas paman Jack.
“Wahh hebat! Bolehkah aku melihat pedangnya?” Ucap Sam yang terlihat penasaran dengan pedang barunya.
“Silahkan!”
Sam membuka kain yang menyelimuti pedang tersebut, perlahan ia berhasil membuka pedang tersebut dan melihat pedangnya yang mengkilap berwarna silver yang terlihat sangat kuat. Kemudian Sam bertanya.
“Apa ini tahan panas? Jika terkena suhu di atas seribu derajat?”
“Tentu, paman membuat supaya pedang itu tahan oleh panas, sesuai dengan permintaan kakek kalian” Jelas paman Jack.
__ADS_1
“Keren!”
Kemudian Ride pun mengambil busurnya lalu ia melihat-lihat busur yang berbahan dasar kayu tersebut. Dengan motif dari kayu tersebut membuat busurnya terlihat sangat kokoh, dan tentunya paman Jack juga membuatnya dengan kayu yang berkualitas.
“Itu busur panah yang biasa digunakan para Kesatria Panah baik pasukan penjaga maupun petualang, memakai model seperti itu, kayu di busur itu pun diberi lapisan sihir daya tahan yang membuatnya kebal terhadap es, dan lagi-lagi sesuai dengan permintaan kakek kalian” Jelas paman Jack.
“Dan juga sebuah armor yang biasa digunakan para pasukan penjaga kerajaan, serta sebuah armor petualang. Keduanya dibuat dari bahan dengan kualitas yang tinggi sehingga tidak mudah retak dan tergores bila sewaktu-waktu menghadapi pertempuran” Lanjut paman Jack.
“Kalau begitu terima kasih karena sudah membuatkan kami semua ini, kami sangat menghargainya” Ucap Ride.
“Sama-sama, Kalian besok pasti akan mengikuti seleksi untuk menjadi Kesatria kerajaan ya?” Tanya paman Jack.
“Saya ingin menjadi Kesatria Panah dengan Job sebagai Pasukan Penjaga Kerajaan yang memiliki elemen dasar Es!” Jelas Ride, lalu Sam menyusulnya.
“Kalau saya ingin menjadi Kesatria Pedang dengan Job sebagai Petualang! Oh ya aku ingin menjadi seorang Superior Guardian!” Jelas Sam dengan nada semangatnya.
“Wooo... Seorang petualang ingin menjadi seorang Superior Guardian, bagus juga cita-citamu! Teruslah berlatih supaya kau bisa menjadi Superior Guardian. Lebih tepatnya keduanya!” Ucap paman Jack.
Superior Guardian adalah sebuah gelar yang diberikan oleh Kesatria dengan keahliannya masing-masing, misalnya Pedang, Panah atau sering disebut Archer, Axe dan lainnya. Mereka yang terkuat diantara kelas itu layak diberikan gelar Superior Guardian. Saat ini ada lebih dari 20 Superior Guardian yang ada di kerajaan Legendia baik dari Pasukan Penjaga maupun Petualang.
Berbeda dengan Mage yang diberi gelar dengan nama Penyihir Suci. Contohnya kakek Roshi yang merupakan mantan dari seorang Penyihir Suci.
“Kalau begitu kami pamit paman Jack. Sekali lagi terima kasih” Ucap Ride.
“Sampai jumpa paman!” Ucap Sam sambil melambaikan tangannya.
Keduanya membawa barang bawaan mereka masing-masing, kemudian meninggalkan toko.
“Paman mendukung kalian! Semoga impian kalian tercapai dan lolos seleksi!” Ucap paman Jack.
__ADS_1
Kemudian mereka meninggalkan toko tersebut dengan raut wajah yang senang, karena pemberian dari kakek mereka. Mereka berjalan dengan memegang senjata mereka dan memanggul armor mereka masing-masing.