Pertempuran Negeri Legendia

Pertempuran Negeri Legendia
Pria misterius


__ADS_3

Sedikit demi sedikit para peserta sudah mengalahkan beberapa monster. Ada juga beberapa peserta yang berpapasan dan saling berebut mangsa, persaingan yang ketat dengan poin yang saling menyusul dari setiap peserta.


Untuk saat ini poin didominasi oleh Stanless dengan 45 poin, ia telah mengalahkan 3 Giant Boar dan 3 Boar. Sementara itu Ride berada diposisi 14 dan Sam diposisi 50. Perbedaan yang cukup jauh untuk keduanya.


“Ayo mana lagi!! Muncul kalian Boar!!” Ucap Sam dengan lantang ditengah rimbunnya hutan.


Kemudian ia melihat di seberang sungai seorang pria yang hanya mengenakan celana panjang hitam serta berambut hitam pekat berjalan sempoyongan sambil menengok keatas, entah apa yang dilihatnya.


Setelah Sam melihatnya ia bersembunyi dibalik batang pohon besar, tampaknya orang itu tidak menyadari keberadaannya.


“Apa itu salah satu peserta? Tapi ia terlihat seperti orang dewasa dan mukanya seram!” Ucapnya dalam hati.


Kemudian Sam berbalik arah dan melanjutkan pencarian monsternya. Sementara pria itu terus melanjutkan jalannya. Sepertinya Sam tidak ingin berpapasan dengan peserta lain.


Ia terus menyusuri semak-semak sembari menebasnya menggunakan pedangnya. Kemudian ia menemui beberapa Boar dan Sam pun langsung menghabisinya satu persatu.


“Sialan! Aku penasaran! Aku tidak pernah melihat peserta setua itu! Oke aku akan fokus dulu mengumpulkan poin!” Ucapnya.

__ADS_1


Sementara ini Sam telah berhasil mengalahkan 15 Boar. Ia masih belum bisa menemukan lagi Giant Boar berkeliaran. Kemudian ada suara teriakan tepat diarah saat ia bertemu pria misterius itu. Sam pun kaget dan langsung pergi mengejar suara tersebut.


“Ini kesempatanku! Pasti pria itu kewalahan menghadapi banyak Boar ya! Dengan begitu aku yang akan mengalahkan semua Boar itu!” Ucapnya sambil terus berlari.


Setelah itu ia melompati sungai tersebut dan mencari asal suaranya. Ia mendengar suara seperti pertarungan setelah ia datang melihatnya, ia langsung terkejut.


Raut muka yang ambisius berubah seketika menjadi ketakutan karena ternyata bukan pria tersebut yang diserang Boar akan tetapi ia melihat salah satu peserta dicekik oleh pria sempoyongan tadi seperti sedang menghisap mana peserta tersebut.


“Oi apa yang kau lakukan!!!” Teriak Sam.


“Sialaaaan!!!”


Pria tersebut hanya menangkis dengan tangan kanannya seakan-akan serangan Sam tidak berpengaruh sedikit pun kepada dirinya. Pria tersebut lalu menoleh ke arah Sam dengan senyum jahat dan mata sayunya.


Sekejap api yang menyelimuti pedang Sam padam begitu saja dan terlihat terserap oleh pria itu.


“Sial! Apa-apaan dia!”

__ADS_1


Sam langsung melompat kebelakang bersiap-siap dengan serangan selanjutnya, tapi ia kali ini terdiam.


“Te...ri...ma....ka...sih....” Ucapan terbata-bata yang terlontar dari mulut pria itu.


Pria itu langsung melempar peserta yang tak sadarkan diri karena mungkin kehabisan mana.


“Sekarang....giliran...ku...untuk..menyerang...Mana...mu....sungguh...lezat!!!”


Pria tersebut langsung melompat kearah Sam dan terlihat ingin menerkam Sam. Dengan cepat Sam pun menghindarinya.


“Sial aku harus segera mencari bantuan!!! Dia bukan seorang peserta!! Dia orang gila!!!” Ucap Sam.


Sam langsung melarikan diri dari pria itu. Pria itu terus mengejar Sam dengan melompat dari pohon satu ke pohon lainnya dengan cepat.


“Kesini...kau!!!” Ucap pria itu.


Sementara itu di ruang pemantauan ujian yang terletak di Pos utama Forest Dawn, terdeteksi dua peserta saling bertarung dan kejar-kejaran.

__ADS_1


__ADS_2