Pertempuran Negeri Legendia

Pertempuran Negeri Legendia
Menuju Ibu kota Kerajaan Legendia


__ADS_3

Setelah mereka mengambil perlengkapan di tokonya paman Jack, mereka langsung mempersiapkan bekal serta apa saja yang harus dibawa untuk ke ibu kota. Sam dan Ride terlihat sedang mengemas baju-baju mereka ke dalam kopernya masing-masing, mereka akan langsung berangkat sore ini, jika mereka berangkat malam harinya akan sangat berbahaya karena banyak monster berkeliaran tentunya, serta banyak bandit yang tiba-tiba akan menyerang dan merampas barang bawaan dari korban. Untuk itu Sam dan Ride harus sampai di ibu kota sebelum matahari terbenam.


“Hati-hati barang bawaan kalian ada yang ketinggalan” Ucap kakek Roshi.


Seleksi dimulai pada pagi hari tepatnya jam delapan pagi di North Legendia Academy, salah satu akademi di kerajaan Legendia yang telah banyak mencetuskan lulusan yang siap menjadi seorang Kesatria. Biasanya calon Kesatria dari lulusan akademi akan lebih banyak dipilih, karena mereka mampu membuktikan kualitas mereka. Sedangkan Sam dan Ride bukan seorang yang berasal dari akademi manapun, jadi mereka mengandalkan kekuatan mereka supaya bisa menandingi para lulusan akademi.


“Sip! Selesai juga! Semua persiapan sudah dikemas dalam koper!” Ucap Sam sambil mengangkat kedua tangannya.


“Kau cepat juga Sam” Ucap Ride.


“Dengar, setelah ini kalian harus mencari penginapan secepat mungkin, karena biasanya banyak penginapan yang telah di sewa oleh peserta seleksi desa lainnya juga. Cari yang murah asalkan nyaman dan jangan hamburkan uang kalian! Ingat jika besok sore diantar kalian ada yang pulang berarti itu tandanya kalian masih belum pantas untuk menjadi seorang Kesatria, dan kalian harus berlatih lagi untuk mengikuti seleksi ditahun selanjutnya... Kalian mengerti” Jelas kakek Roshi.


“Mengerti!” Jawab keduanya.


Tak lama setelah itu Ride selesai mengemasi barang-barangnya dan Sam sedang terlihat sedang menunggunya diluar.


“Kau lama Ride! Apa semuanya siap?” Tanya Sam.


“Siap, kita hanya tinggal menunggu kereta kuda milik pak Ringo” Ucap Ride sambil melangkah keluar menggendong tasnya sekaligus busur dan wadah anak panahnya, dan menarik kopernya.


Karena di saat yang bersamaan pak Ringo pemilik kereta kuda pembawa barang akan mengambil barangnya di ibu kota kerajaan. Setelah itu kakek Roshi dan Marie menghampiri mereka.


“Kakak! Kalian hati-hati yah! Marie pasti kesepian kalau tidak ada Kakak! Sekali-kali berkunjunglah kemari” Ucap Marie yang sepertinya akan merindukan mereka berdua.


“Tak kusangka cucu-cucu kakek akan tumbuh kuat seperti ini... Kakek berharap banyak pada kalian, karena kalian cucu kakek kalian harus melampaui kakek dan menjadi yang terkuat” Ucap kakek Roshi.

__ADS_1


Suasana pun menjadi haru dengan kepergian Sam dan Ride ke ibu kota kerajaan.


“Tenang kek! Kita pasti akan membanggakan kakek dan juga Marie!” Ucap Aam dengan penuh semangat. Ride hanya diam tak mengatakan sepatah kata apapun.


“Kalian setelah ini akan memiliki tanggung jawab yang besar sebagai kesatria kerajaan, pertama tugas Ride sebagai Pasukan Penjaga kerajaan kelak, kau dituntut untuk bisa bekerja dalam sebuah tim dan biasanya masing-masing tim akan dibagi beberapa wilayah kerja, jaga wilayah tersebut agar tetap aman dari para pencuri, bandit maupun seseorang atau sekelompok orang yang ingin mengacaukan ibu kota kerajaan” Jelas kakek Roshi.


“Baik kek!” Jawab Ride.


“Selanjutnya Sam, kau kan akan memilih Job sebagai petualang... Kau harus segera memiliki anggota party mu sendiri, lalu menyelesaikan quest bersama mereka.. ingat jangan bertengkar dengan petualang lain! Dan juga petualang lebih banyak melakukan quest di luar ibu kota kerajaan jadi para petualang lebih banyak menemui para monster dibanding dengan para kriminalitas, dan juga kau harus hati-hati dengan organisasi Coat, jika kau bertemu dengan salah satu dari anggota mereka segera melarikan diri!” Jelas kembali kakek Roshi.


“Coat?” Tanya Sam dengan keheranan.


“Sebuah organisasi berisi para anggota Kesatria ilegal dengan jumlah kriminalitas yang sangat banyak atau biasa disebut sebagai kesatria kegelapan yang bersekongkol dengan Pasukan Kegelapan, mereka sangat kuat... Setara dengan para pemimpin pasukan kegelapan salah satunya anak dari Raja kegelapan, akhir-akhir ini kemunculan mereka banyak di seluruh wilayah Negeri Legendia” Jawab kakek Roshi.


“Ini menarik! Aku akan menjadi kuat lalu menghancurkan mereka yang berhubungan dengan pasukan kegelapan” Sam menyeringai.


Tak lama setelah itu, datang pak Ringo dengan kereta kudanya.


“Yo, Kek Roshi! Apa cucumu sudah siap? Ayo kita berangkat!” Sapa dari pak Ringo dari kereta kudanya.


“Iya! Itu dia pak Ringgo kalian cepat naik ke dalam kereta kudanya” Ucap kakek Roshi.


“Kalau begitu kami berangkat dulu Kek!” Jawab keduanya.


“Marie jaga kakek ya!” Ucap Ride.

__ADS_1


“Baik kak Ride!”


Setelah itu mereka berdua menaiki kereta kudanya, kemudian dilanjutkan dengan perjalanannya menuju ibu kota, setelah kereta kudanya jalan terlihat Sam melambaikan tangannya dari kejauhan, lalu dibalas oleh Marie.


“Hati-hati kak! Semoga kalian semua menjadi Kesatria Kerajaan!” Teriak Marie.


Perlahan kereta itu menjauh dari rumah mereka. Perjalanan menuju ibu kota kerajaan pun dimulai.


“Ride! Ayo kita kerahkan segalanya diseleksi ini!” Ucap Sam dengan penuh semangat.


“Tentu saja! Awas kalau kau gagal di ujian tulisnya! Kau sudah menghafal bukan semua materi yang diberikan kakek waktu itu?” Balas Ride dengan muka dinginnya.


“Hehehe, kau terlalu meremehkanku Ride! Aku telah mengahafal semuanya! Seratus persen aku siap untuk mengikuti seleksi ini! Tanganku juga sudah agak baikan!” Ucap Sam.


“Bagus kalau begitu” Jawab Ride.


“Woah sepertinya kalian bersemangat ya! Kalian akan mengikuti seleksi menjadi seorang Kesatria?” Ucap pak Ringo dibalik kemudi Kereta kudanya.


“Iya pak! Kami akan menjadi Kesatria terhebat di Negeri Legendia!” Ucap Sam dengan bangga.


“Bagus! Kalian sangat percaya diri, itu bagus sekali! Kalian harus mengejar mimpi kalian walaupun banyak rintangan menghalangi nantinya! Dan jadilah pahlawan bagi umat manusia, serta lindungi umat manusia dari serangan pasukan kegelapan!” Ucap pak Ringo.


“Terima kasih pak atas dukungannya!” Ucap Sam.


“Sama-sama! Saya mendoakan kalian supaya kalian dapat meraih impian tersebut!” Ucap pak Ringo sambil menoleh ke belakang.

__ADS_1


Mereka pun terus menerus mengobrol sepanjang perjalanan sampai ibu kota. Tidak terasa mereka hampir sampai di ibu kota kerajaan Legendia. Dari jauh Sam melihat Gerbang bagian selatan ibu kota kerajaan yang dikelilingi benteng tinggi, serta dari atas terlihat sebuah menara menjulang tinggi tempat para petinggi ibu kota kerajaan Legendia serta Raja dari Kerajaan Legendia, melakukan tugasnya.


Terlihat para pasukan penjaga kerajaan sedang bersiaga dan juga memeriksa para orang-orang yang sedang keluar masuk dari gerbang kerajaan bagian selatan. Banyak juga kereta kuda lainnya yang sedang keluar masuk ibu kota kerajaan serta para pedagang keliling yang terlihat sedang berjalan kaki. Sam dan Ride hanya terdiam melihat keramaian dari Ibu kota kerajaan, karena ini pertama kalinya mereka datang ke ibu kota kerajaan.


__ADS_2