
Bold keluar dari portal dan langsung menghantam tumpukan pohon tempatnya sebelumnya. Ia kebingungan dengan apa yang terjadi.
Disisi lain, tiba-tiba saja situasi berubah, seorang dalam portal itu menjambak rambut pria itu. Sam hanya bengong melihatnya.
“Baju itu...”
Sam memperhatikan baju yang dikenakan seseorang didalam portal. Melihat seperti jas hitam menyelimuti tangannya dengan sarung tangan hitam.
“Kalian... Kalian dari organisasi Coat?!”
“Kau rupanya tahu organisasi ini ya... Pria kecil kau tahu banyak hal rupanya”
Sam yang terkejut dengan situasi ini, dimana dua anggota dari organisasi Coat berada dihadapannya dan ia telah bertarung habis-habisan dengan salah satunya. Terlihat juga Pria itu ingin memukul Sam, namun tidak jadi karena rambutnya ditarik pria didalam portal.
“Ezbar, kembalikan semua Mana yang telah kau curi dari para bocah itu... Tindakanmu sungguh memalukan”
“Baik baik baik... Cih dasar”
Lesatan Biru muda kemudian keluar dari tubuh pria itu dan langsung kearah dimana lokasi orang yang telah dihisapnya.
“Bagus, pastikan kau hilangkan juga ingatan mereka bertemu denganmu”
“Baik-baik...”
“Klon mu juga, binasakan klon mu yang satunya lagi..”
“Kau juga tahu itu?!!”
“Tentu saja...”
__ADS_1
.
.
.
Tak lama setelah itu Klon pria yang ada di tempat Ride perlahan menghilang dan mengembalikan semua Mana Nort, sehingga Nort mulai sadar perlahan.
“Nort kau tidak apa-apa?” Tanya Ride.
“Huh ada apa? Sial kenapa kepalaku pusing sekali... Apa aku pingsan? Jangan-jangan ujiannya selesai?”
“Ah... Kau tidak ingat?”
Ride sepertinya tidak akan memberitahukan kejadian ini kepada Nort, yang tiba-tiba sadar dan hilang ingatan.
“Tidak, memangnya kenapa?”
“Kalau begitu kita cari lagi Boar-nya! Ingat persaingan kita belum berakhir”
“Uh, oke”
Mereka kembali menyusuri hutan untuk mencari Boar dan mengumpulkan lagi poin demi poin.
.
.
.
__ADS_1
“Dasar.. kau ini memang merepotkan, sekarang kembali kemarkas!”
“Aaa!!”
Pria dalam portal tersebut menarik paksa Ezbar, sebelum portal itu tertutup ia seperti berbisik sesuatu kepada Sam, tapi Sam nampak tidak mendengar suara samar darinya.
“Sial kalian jangan melarikan diri begitu saja!”
Sam meraih yang tertutup tersebut kemudian terjatuh dan terlihat kesal karena dua orang dari organisasi kriminal yang sudah terkenal di dunia ini muncul dihadapannya.
Tak lama setelah itu Bold datang dengan tergesa-gesa lalu menanyakan kondisi dari Sam. Sam tampak terluka parah dengan luka goresan di mana-mana serta perutnya memar karena serangan rantai pria itu.
“Tidak aku tidak apa-apa” ucap Sam.
“Sial kau masih berlagak kuat? Kemana pria itu? Kondisimu sungguh memprihatinkan, kita lapor saja ke panitia atau pasukan penjaga"
“Jangan bodoh! Kalalu mereka sampai tahu ujian ini ada penyusupnya mereka pasti akan membatalkannya segera! Seseorang dengan kekuatan portal membawanya pergi"
“Cih sialan! Tapi apa benar mereka tidak mengetahui kejadian ini? Mereka memasangi kita pelacak dinomor peserta kita bukan?! Seharusnya kau tahu itu, semua gerak gerik kita terpantau!”
“Selama kita tidak memanas dan masih belum ter teleportasi artinya kita masih berhak mengikuti ujian ini bukan?” Tegas Sam.
Sesaat Bold seperti tidak bisa menjawab pernyataan dari Sam, bahwa ujiannya masih berlanjut, Bold hanya yersenyum iri kepadanya, kemudian ia merangkul Sam.
“Kau masih ingin mencari Boar lagi?” Tanya Bold.
“Tentu saja, selama masih ada, kenapa kita sia-siakan?!”
“Baiklah kalau begitu siapa yang dapat mengalahkan Boar-nya dia berhak...”
__ADS_1
Kemudian mereka berdua terjatuh bersamaan, yang berarti Bold pun sudah tak sanggup berjalan lagi, mereka berdua hanya bisa menunggu semua Boar terkalahkan habis dan bertaruh hasil yang mereka dapat untuk mencapai 30 besar.