
“Itu dia... Pasti mereka orangnya, orang yang kuat apakah mereka mampu menandingi kekuatanku” Ucap Darkness sambil berjalan kearah dua orang itu.
Tiba tiba lesatan kilat putih muncul dari atas pempimpin penyerangan itu lalu meledakannya seketika dan Darkness masih bisa bertahan dengan mengeluarkan sebuah perisai transparan kearah atas dari kepalanya. Darkness pun langsung melesat kearah Goro dan Roshi, sontak saja membuat mereka terkejut dan juga reflek untuk mengindar tebasan Darkness tersebut, tebasan pedangnya diikuti dengan aura hitam pekat yang merupakan aura kegelapan dan pedang itu juga bisa memanjang dan memendekannya sendiri, ini merupakan keuntungan bagi darkness.
Setelah itu Goro melancarkan serangan pertamanya dengan tebasan pedangnya yang mengeluarkan api yang menjadi salah satu serangan andalannya, Darkness menahannya dengan pedangnya lalu mengarahkan tangan kirinya mengeluarkan serangan sihirnya yang menyerupai tombak lentur yang sekejap menyerang kearah Roshi.
Roshi menahannya dengan sihir perisainya dan disaat bersamaan Goro kembali menyerang dengan menyelimuti pedangnya dengan api, lalu menebaskannya ke arah leher Darkness, sayangnya Darkness terlambat untuk mengantisipasinya dan langsung terhempas ke arah pepohonan disekitar area pertarungan, kemudian Roshi mengeluarkan kembali leaatan kilatnya yang kali ini dengan skala yang lebih besar terarah tepat menuju Darkness.
Dari kombinasi mereka Darkness mengalami luka yang parah lalu mengeluarkan semacam duri-duri dalam tubuhnya yang mengarah kepada mereka berdua.
“Rupanya ada orang yang berhasil memojokkanku seperti ini, kekuatan kalian patut diperhitungkan rupanya!” Ucap Darkness lalu ia bangkit sambil terus melancarkan serangannya tadi.
Tidak hanya itu serangan duri-durinya itu datang dari dalam tanah juga yang membuat Goro dan Roshi kewalahan untuk menghindari semua serangan dari Darkness ini. Duri itu dengan cepat langsung mengerumuni Roshi sehingga membentuk bola yang menyegel Penyihir Suci itu.
“Roshi!!”
__ADS_1
“Dia sudah tersegel dalam milikku, dari dulu para Penyihir Suci memang sulit untuk dikalahkan dan yang paling merepotkan diantara pasukan manusia.... Jadi aku lebih baik menyegelnya dulu dan fokus untuk mengalahkanmu!!”
“Dasar! Aku takkan membiarkan kau menyerang semaumu!”
Goro berteriak dan kembali bersiap untuk melancarkan kembali serangannya dan terjadi adu pedang diantara keduanya, sampai-sampai zirah yang mereka kenakan lama-lama tergores dan bahkan sampai lepas.
“Kau tangguh juga untuk seorang ahli pedang hah!! Aku perlu tenaga ekstra untuk mengalahkanmu tapi akhirnya kau masih belum bisa mengubah hasil akhir bahwa akulah yang akan menjadi pemenangnya!”
Darkness terus menerus beradu pedang dengan Goro saking dahsyatnya serangan mereka berdua, lokasi disekitar pertempuran menjadi hancur. Sampai Goro tidak berkutik dengan serangan yang terus dilancarkan oleh Darkness.
Perlahan segel itu retak dan pecah lalu terlihat wujud putih didalamnya dan tidak lain itu adalah Roshi sang Penyihir Suci terkuat menunjukkan wujud aslinya sebagai yang terkuat, tubuhnya diselimuti energi yang sangat besar membuatnya berubah menjadi sosok dengan warna putih serta mata yang bercahaya.
“ energi kegelapan sekalipun tidak bisa memadamkan kilauan dari jurusku ini”
Darkness pun tergeletak dengan luka parah didadanya akibat serangan dari kombinasi antara Goro dan Roshi. Lalu ia menerima kembali serangan dari Roshi yang bergerak dengan sangat cepat menuju Darkness saat itulah Darkness benar-benar terpojok dan membuat Toros yaitu ajudannya untuk melindunginya serta membawanya kembali ke markas sementara pasukan kegelapan.
__ADS_1
“Semua pasukan kegelapan mundur!”
Teriak Toros sambil membawa Darkness yang tak sadarkan diri. Ia memerintahkan semua pasukan untuk kembali ke markas utama Kegelapan yang biasa disebut Dark World yang sampai saat ini masih belum diketahui lokasinya.
Dan disaat itulah serangan besar dari pasukan kegelapan telah berhasil dikalahkan kemudian Roshi kembali ke wujudnya seperti semula dan melihat Goro yang terkapar karena kehabisan Mana setelah melancarkan serangan terakhirnya.
“Apa.. kita menang?” Tanya Goro saat akan dirangkul oleh Roshi.
“Untuk saat ini kita belum memastikannya tapi kita berhasil mencegah serangan ini, sementara itu kita tidak tahu kapan mereka akan menyerang lagi, oleh karena itu kita harus menyiapkan daya tempur yang lebih besar”
“Padahal saat ini kita berada digenerasi terbaik untuk melawan pasukan kegelapan..”
“Karena para Petualang dikalahkan lebih dahulu jadi ini menyulitkan bagi kita”
Serangan dari pasukan kegelapan telah selesai dan meninggalkan banyak pasukan penjaga yang berguguran. Semua warga bersorak ketika kedua orang yang sangat kuat ini berhasil mencegah kerajaan Legendia yang hampir diambang kehancuran. Pertarungan itu melahirkan dua orang legenda yang telah mengalahkan pasukan kegelapan.
__ADS_1