
Para penyihir yang memantau jalannya ujian di Pos utama Forest Dawn mendeteksi banyaknya gelombang yang muncul dalam bola kristal itu tandanya semakin banyak pertarungan terjadi. Empat penyihir duduk mengelilingi bola kristal sihir khusus.
Sementara pasukan penjaga melihat di layar monitor yang menampilkan data peserta mana saja yang terdeteksi di bola kristal, banyak peserta saling bertarung satu sama lain. Bertarung memang bukanlah pelanggaran dalam ujian ini.
“Ah Ketua Zac! Banyak para peserta bertarung satu sama lain”
“Disini juga kami mendeteksi banyaknya pertarungan yang terjadi”
“Jadi, mereka tidak tertarik dengan para Boar ya...” ucap ketua Zac.
“Ketua Zac... Hanya sedikit sekarang yang menghasilkan poin sementara itu Stanless masih berada diposisi puncak” Ucap salah satu pemantau monitor.
“Kau benar”
.
.
.
Namun, saat ini Sam masih terus melarikan diri dari pria aneh yang terus mengejarnya tanpa henti.
“Sial! Satu-satunya cara yaitu meminta pertolongan... Tapi pada siapa! Apa nomor ini bisa memanggil sesuatu?”
Sam kemudian mengetuk-ngetuk nomor peserta di telapak tangan kanannya namun tidak terjadi reaksi apa-apa.
__ADS_1
“Apa-apaan ini, gak berguna”
Disisi lain, Ride masih terus mengumpulkan poin demi poin dan sekarang peringkatnya naik menjadi ke-10 besar.
“Entah berapa sekarang poin yang sudah kukumpulkan...”
Dia terus berlari mencari Boar yang masih berkeliaran. Dan tampaknya sudah 30 menit ujian kedua ini berlangsung.
“Hei!” Ucapan seseorang yang terdengar dari arah berlawanan.
“Siapa itu!” Sam menodongkan panahnya.
“Tenang-tenang... Aku Nort... Kau yang di asrama bersama dengan bocah songong itu ya...” Nort muncul dengan mengangkat kedua tangannya.
“Aku tidak tahu siapa dirimu, tapi pasti kau kenal dengan Sam”
“Jadi apa maumu!” Tatapan tajam Ride, ia menurunkan panahnya.
“Kau itu memang bukan orang yang suka basa basi ya... Hehehe menarik”
“Cepat katakan apa maumu kalau tidak aku akan pergi”
“Kau telah mengalahkan berapa monster?”
“Entahlah mungkin sekitar 20-an”
__ADS_1
“Oh begitu... Dengar ini, aku telah mengalahkan 18 Boar dan 4 Giant Boar, kau ingin bekerja sama denganku?” Ajak Nort.
“Apa untungnya bagiku? Itu hanya akan mengurangi jumlah monster yang kukalahkan jika kau bersamaku”
“Hmm kau benar juga, tapi ini akan menguntungkan jika kita bertemu dengan peserta lainkita bisa menahannya lalu mengambil buruannya bukankah begitu” Jelas Nort.
Ride terdiam memikirkan rencana dari Nort. Ia tampaknya belum mempercayai sepenuhnya ajakan dari Nort ini.
“Apa aku bisa mempercayai mu?” tanya Ride.
“Tenang aku bukan tipe orang yang selalu ingkar janji dan berkhianat. Kau boleh percaya atau tidak kepadaku”
“Bagaimana kalau kita berlomba untuk mendapatkan poinnya, menurutku itu lebih efektif serta dapat mengukur kemampuan kita, kalau seperti itu aku setuju” Jelas Ride.
“Sialan, kau memang susah diajak negosiasi... Jadi seperti itu maumu ya... Oke kalau begitu kita bersaing! Tapi kau jangan nangis jika jatah monsternya kuhabiskan oke...” Ucap Nort dengan senyum terpaksanya.
Kemudian mereka berdua mulai mencari kembali para Boar yang masih tersisa. Tak lama kemudian mereka melihat gerombolan Boar yang berjumlah 5 ekor ini langsung menyerang mereka berdua. Dengan sigap Ride mengambil tiga anak panahnya sekaligus.
Nort melesat dengan dua pijakan cepat kearah Boar dan berhasil membunuh dua Boar sekaligus, saat ia akan mengalahkan yang ketiganya, ledakan es dengan cepat membunuh ketiga Boar sekaligus. Nort kemudian menoleh kearah Ride dengan iri.
“Sialan kau lumayan juga ya!”
Kemudian terdengar suara langkah kaki dari belakang, mereka berdua langsung bersiap untuk serangan yang berikutnya. Muncullah seorang pria yang sama seperti yang ditemui oleh Sam.
“Siapa kau?!” Tanya Nort.
__ADS_1
“Ada mangsa... Lagi....” Ucap pria misterius itu.