
Sam pun menghampiri Ride dan Lylia, lalu menyapa keduanya.
“Wah Lylia kau juga mengikuti ujian ini rupanya!” Ucap Sam.
“Tentu saja, aku juga gak nyangka kalian berdua mengikuti seleksi kesatria kerajaan, oh ya kalian dari akademi apa?” Tanya Lylia.
Lylia yang hanya memakai kaus warna putih dan celana pendek warna hitam, berpakaian yang santai dikala istirahat untuk menghadapi ujian selanjutnya.
“Kami tidak mengikuti akademi” Ucap singkat Ride.
“Oh begitu ya, pantas saja wajah kalian asing dan kalian juga kebingungan saat di kota kemarin” Ucap Lylia.
“Hehehe yang suka kebingungan tuh si Ride” Ucap Sam sambil menggarukkan kepalanya.
“Aku kebingungan untuk terus mengawasinya, karena dia terlalu aktif sehingga mudah untuk mendapat masalah, sebagai tugas seorang saudaranya aku harus menjaganya supaya gak melakukan banyak masalah” Tegas Ride.
“Apa katamu!” Ucap Sam langsung menoleh ke arah Ride.
“Sudah sudah kalian jangan bertengkar” Ucap Lylia seakan ingin menghentikan mereka berdua.
“Oh ya Lylia kau nanti akan ngambil apa?! Pasukan penjaga kerajaan atau petualang?” Ucap Sam penasaran.
“Hmm... Petualang, ya petualang!” Ucap Lylia.
__ADS_1
“Whoa! Kalau begitu sama dong! Aku juga akan jadi petualang, kita akan bersaing nanti hehehe!” Ucap Sam.
“Oh iya kalau Ride?” Tanya Lylia.
“Tentu saja pasukan penjaga kerajaan” Jawab singkat Ride.
“Eh... Gak sama rupanya, kukira kalian akan bersama-sama terus” Ucap Lylia dengan muka keheranan.
“Tujuan kami berbeda” Lagi-lagi jawaban yang singkat dari Ride.
“Ya! Tujuanku menjadi Superior Guardian, sedangkan dia ingin melindungi keamanan serta ketentraman Ibu kota kerajaan Legendia, aneh bukan” Jelas Sam.
“Uhm, Tidak juga, tujuan Sam memang bagus dan tujuan Ride gak aneh, keduanya sama-sama bagus!” Ucap Lylia.
“Eh, aku? Apa ya...” Ucap Lylia kebingungan saat ditanyai pertanyaan tersebut oleh Sam.
“Lylia!! Ayo kita makan! Tempat makannya sudah dibuka tuh!” Terdengar suara perempuan dari kejauhan yang memanggil Lylia.
“Oh itu temanku, kalau begitu aku pergi dulu ya” Ucap Lylia dengan senyum tipisnya, lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
“Sial! Dia cantik banget!” Ucap Sam.
“Kenapa kau tidak mengatakannya tadi?” Tanya Ride.
__ADS_1
“Mana mungkin lah!” Jawab Sam dengan muka langsung memerah.
“Oh ya tempat makannya dah dibuka!!! Ayo Ride keburu kepenuhan!” Ucap Sam yang langsung berlari menuju ke arah tempat makan.
Ride pun menyusulnya, kemudian mereka makan siang dengan tenang. Setelah mereka selesai makan mereka pergi ke kamarnya dan bersiap untuk mengikuti ujian selanjutnya.
Ujian kedua ini merupakan ujian bertarung, dimana para peserta di uji kekuatan serta daya tahannya yang pasti menjadi faktor penting dalam Kesatria.
Syarat ujian kedua ini, setiap peserta mengenakan pakaian bertarung, setidaknya mengenakan armor mereka masing-masing untuk menghindari cedera parah.
Dan juga memakai senjata sesuai kelas mereka, cara memakai senjata mereka juga akan diperlihatkan supaya bisa mengetahui sehebat apa mereka dalam menggunakan senjata tersebut.
“Armorku sudah terpasang!” Ucap Sam.
Sam mengenakan armor yang sudah dibuatkan oleh paman Jack. Armor platinum berwarna perak mengkilap dari atas sampai bawah dan juga garis emas di setiap pinggiran armor tersebut, menambah kesan gagah dan perkasa. Serta menyelendangkan pedangnya di punggungnya.
Sementara itu Ride mengenakan armor yang hampir mirip dengan Sam hanya saja tidak menutupi semua bagian tubuh Ride. Ini dibuat untuk memudahkan Ride saat berpindah tempat dengan cepat. Dan juga menyelendangkan tempat anak panah serta busurnya di punggungnya.
Kemudian kembali terdengar suara speaker yang kali ini ada di dalam setiap kamar yang ditempati peserta.
Kepada seluruh peserta, kalian berkumpul di aula, lengkap dengan perlengkapan bertarung kalian sebelum jam satu tepat.
“Ayo Ride kita ke Aula!” Ucap Sam sambil membuka pintu.
__ADS_1
“Ayo” Ucap Ride di belakangnya.