Pertempuran Negeri Legendia

Pertempuran Negeri Legendia
Ujian pertama


__ADS_3

Sam kemudian menempati tempat duduknya kemudian terdengar banyak yang memberikan selamat kepadanya dan ada juga yang tidak peduli dengan sekitarnya.


Setelah itu terdengar kembali suara dari speaker.


Ujian akan dimulai dalam beberapa saat lagi dan pengawas akan datang ke ruangan kalian masing-masing.


Semua murid yang ada di setiap ruangan pun bersiap dengan menyiapkan alat tulis mereka. Sam dengan semangat langsung menyiapkan semua alat tulis yang diperlukan.


Ujian tulis tahun ini akan berjumlah 50 soal yang berkaitan dengan materi dasar kesatria, sejarah Legendia dan pengetahuan umum lainnya.


Selama di desa Sam telah mempelajari semua pelajaran dengan berguru kepada Paman Lock yang juga seorang guru di salah satu akademi di Negeri Legendia.


Tak lama setelah itu datang seseorang membuka pintu, seseorang dengan baju seragam putih dengan corak emas di setiap sudut bajunya. Tidak salah lagi itu merupakan seorang pasukan Seeker kerajaan Legendia.


Pasukan Seeker yaitu pasukan yang bertugas sebagai seorang pemantau sekaligus pelindung seluruh kawasan Kerajaan Legendia. Seeker dapat mengetahui berapa jumlah orang yang keluar masuk daerah ibu kota dan tahu dimana ada kejahatan atau ancaman besar. Bisa dibilang sebagai seorang mata-mata kerajaan.


“Baiklah saya akan membagikan lembaran soal ini, isi dengan baik. Kerjakan sesuai batas waktu yang ditentukan” Jelas Seeker tersebut.

__ADS_1


“Baik!” Ucap seluruh peserta.


Sam pun langsung mengerjakan soal tersebut dan terlihat tak kesulitan. Di sisi lain Ride juga dengan tenang mengisi soal ujian. Waktu yang ditentukan adalah 120 menit.


“Jangan berani-beraninya kalian berbuat curang dengan mencontek! Saya bisa melihat apa yang kalian lakukan disini, jadi tidak ada yang bisa lepas dari pengawasanku” Jelas Seeker di ruangan Sam.


Sementara para peserta pun hanya terdiam dan terus mengerjakannya. Waktu telah berlalu dan tersisa lima menit lagi.


Sam masih belum mengisi sekitar dua soal lagi dan ia hanya memegangi kepalanya, seakan-akan ia sudah tidak mengetahui jawabannya tersebut.


Dan akhirnya Sam pun bisa menjawab kedua soal terakhirnya itu, tepat pada saat itu waktu oun habis ditandai dengan bunyi lonceng.


“Waktu habis! Saya akan mengambil kertas ujian kalian!” Ucap Seeker.


Seeker pun mengambil soal ujian tersebut lalu perlahan meninggalkan ruangan. Dan setelah itu seluruh murid menghela nafas seolah-olah telah bertarung habis-habisan.


“Woah akhirnya selesai juga!” Ucap Sam sambil mengangkat kedua tangannya.

__ADS_1


“Jangan senang dulu kita tidak tahu apa kita lulus di ujian pertama ini” Ucap seorang disebelahnya.


“Oh ya tumben gak ada instruksi lagi?” Ucap Sam.


Tak lama setelah itu, speaker kembali bersuara.


Para peserta boleh meninggalkan ruangannya masing-masing dan kembali ke aula untuk menerima hasil tes kalian.


“Hah? Ke aula? Sial lewat labirin lagi kah? Tidak mungkin!!” Keluh Sam.


Dan terlihat para peserta meninggalkan ruangan dengan terkejut, karena ternyata ruangan yang selama ini mereka tempati saling berjajar satu sama lain. Lorong pun terlihat jendela yang langsung menghadap ke lapangan pelatihan pasukan pelindung kerajaan.


“Apa-apaan ini! Jadi lita hanya berputar-putar di sekitar sini?!” Ucap salah satu peserta.


“Sialan! Ujian ini menghamburkan energiku dan juga aku harus dibuat bertarung dengan si sialan Stanless atau apalah itu!” Ucap Sam dalam hati, sembari menunjukkan ekspresi kesalnya.


Kemudian para peserta berjalan kembali menuju aula.

__ADS_1


__ADS_2