Pertempuran Negeri Legendia

Pertempuran Negeri Legendia
Hasil


__ADS_3

Para peserta sudah mulai berdatangan dari berbagai pintu masuk aula, terlihat Ride yang juga datang dari arah pintu pertama. Sementara itu Sam datang dari pintu kedua.


“Oi Ride! Kau berhasil ya?!” Ucap Sam sambil melambaikan tangan kanannya.


Ride pun hanya meliriknya saja kemudian menghampirinya.


“Kau berhasil ya?” Tanya Ride.


“Tentu saja! Kalau tidak aku tidak akan berada di sini” Ucapnya sambil menepak dadanya dengan kepalan tangan kanannya.


“Heh... Ini penentuan sebenarnya, sebentar lagi pengumuman seleksi ujian pertama, jadi jangan senang dulu” Jelas Ride.


“Woi jangan mematahkan semangatku gitu dong!” Ucap Sam.


Kemudian para peserta sudah berkumpul dalam aula dan juga terlihat panitia sedang mempersiapkan kesiapan panggung.


Tak lama setelah itu seorang pembawa acara yang juga ada pada saat upacara pembukaan naik ke atas panggung.


“Cek..cek..oke”


“Baiklah saat ini kalian telah menyelesaikan ujian pertama yaitu ujian tulis... Dan juga kalian telah menyelesaikan tantangan pertama yang langsung menggugurkan banyak peserta, total yang gugur berjumlah 80 peserta dari 160 peserta” Jelasnya.

__ADS_1


“Jadi kalian yang ada di sini jangan berbangga dulu.. kita akan menyisir lagi peserta yang tidak memenuhi syarat nilai dalam ujian tulis ini, dan sekarang tutup mata kalian!! Ayo tutup mata kalian!!” Lanjutnya.


Kemudian semua peserta yang tersisa perlahan menutup mata mereka, dan setelah itu pembawa acara ini menjelaskan sesuatu.


“Kalian membuka kembali mata kalian pada saat itungan ke tiga berdasarkan aba-abaku oke... Dan saat kalian membuka mata dan langsung berada di lapangan, itu berarti kalian tidak lolos ke tahap ujian terakhir... Mengerti?!!”


“Mengerti!” Ucap serentak dari seluruh peserta.


Kemudian sang pembawa acara menghitung mundur mulai dari tiga, di mana para peserta terlihat berharap cemas. Banyak peserta yang masih tenang dan ada juga yang tegang.


“Sial! Semoga lolos semoga lolos!” Ucap Sam dalam hati.


“Kumohon!” Ucap Ride dalam hati.


“Dua!”


“Loloskan kami berdua, kumohon!”


“Satu!”


Saat itu juga semua peserta serempak membuka kedua bola matanya dan melihat tersisa kurang lebih setengah dari seluruh peserta yang masih berada di dalam aula, dan artinya lolos ujian pertama dan berhak mengikuti ujian kedua.

__ADS_1


"Hore!! Ride akhirnya kita lolos!!!!" Ucapnya dengan penuh kegembiraan.


"Kau benar Sam!" Jawab Ride.


Sam dan Ride pun dinyatakan masih lolos karena mereka tidak di teleportasi. Ekspresi keduanya pun berubah menjadi senang, terutama Sam.


Riuh dari seluruh peserta yang masih bertahan bergema di seluruh penjuru aula, terlihat ekspresi kegembiraan mereka dipancarkan.


“Ini masih awal menuju impian! Jadi jangan senang dulu! Masih ada ujian selanjutnya!” Ucap pembawa acara tersebut.


“Dan juga selamat kepada kalian yang lolos ke tahap selanjutnya! Ujian selanjutnya akan dimulai jam satu siang jadi persiapkan diri kalian! Oh ya jangan lupa memakai armor kalian dan juga senjata kalian!” Tuturnya.


“Baik!” Ucap seluruh peserta.


Sementara itu terlihat para peserta yang berada di lapangan merasa kecewa dan juga sedih karena tidak dapat meraih impian mereka, rasa kekesalan itu muncul saat tahu perjuangan mereka berakhir saat ini.


"Sial!!" Terdenagr dari beberapa peserta yang gagal.


Sementara itu di dalam aula, Tiga orang yang melawan Sam pun lolos, ini menjadi tantangan beratnya karena masih harus menghadapi mereka bertiga.


Para peserta pun meninggalkan aula dan pergi ke asrama pelatihan yang menjadi tempat istirahat mereka selama seleksi.

__ADS_1


__ADS_2