petualang tiga sahabat - sedang revisi

petualang tiga sahabat - sedang revisi
turnamen dan menunjukkan jati diri


__ADS_3

Setelah menjelaskan apa yg terjadi pada zou mereka pun keluar dari gedung asosiasi, tidak lupa liza memberitahu teman nya yg ada di meja resepsionis.


Sebenarnya liza adalah seorang guild master di kerajaan itu, dia ditunjuk oleh sang raja karena dia sangat kuat karena hampir mengimbangi raja demihuman.dan di benua ini tidak ada yg namanya perbudakan, jika ada yg kedapatan memperbudak ras lain maka orang itu akan di eksekusi mati di depan seluruh rakyat kerajaan.


Itu adalah salah satu perjanjian dari aliansi yg dibentuk oleh raja para ras terdahulu. Dan itu masih dijaga sampai saat ini. Dan untuk selalu menjaga persahabatan antar ras selalu diadakan turnamen antar ras yg dapat diikuti oleh petualang rank A dari seluruh ras. Dan pemenangnya dapat menerima air suci pohon kehidupan dan permintaanya akan dikabulkan oleh raja dan ratu dari seluruh ras dengan pertimbangan yg matang. Jika orang itu ingin menikah dengan putri dari raja atau ratu dia bisa menikahinya tapi hanya sebatas itu jika dia meminta lebih maka dia akan dianggap penghianat ras. Ya pernikahan antar ras juga di perboleh kan ,sebab itu banyak orang orang di kota yg terlihat berbeda beda kecuali ras iblis.


Turnamen antar ras di laksanakan 15 tahun sekali dan tidak setiap turnamen hadiahnya air suci biasa juga diganti dengan koin emas atau yg lain.


Dan setiap ras juga memiliki akademi masing masing, mereka juga kerap kali melaksanakan turnamen antar sekolah setiap tahun. Dan tentu saja perbedaan kasta di akademi itu sangat wajar tapi ada juga yg tidak menyombongkan latar belakangnya.


Skip.... ...................


Saat ini mereka telah sampai di rumah liza, rumah itu sedikit lebih besar dari penginapan yg terakhir kali mereka tempati. Halaman depanya terlihat luas dan banyak bunga juga ada pagar yg disekitarnya, rumah itu terdiri dari 2 tingkat dan juga arena latihan di belakang rumah, kamarnya terdiri dari 6 kamar tidur dan 3 kamar mandi.


"wow besar sekali, liza kau sungguh luar biasa bisa merawat semua ini"ucap zen kagum pada liza, ya dia sekarang sudah lebih akrab dengan liza, begitunpun liza tapi dia lebih seperti ketakutan pada zen.


1 jam sebelumnya.............


Saat ini mereka ber 4 sedang berjalan menuju ke arah rumah liza tentu saja karena zou ingim menetaskan anaknya. Dan zen sedang berjalan di depan azel dan disamping zou sedangkan liza bergelayut manja di tangan zou. Saat mereka sedang bercanda zen memukul bahu zou dengan agak keras hingga dia termaju kedepan. Liza yg tidak terima akan hal itu langsung berkata.


"hei, jelek beraninya kau memukul suamiku, memangnya kau itu siapa beraninya memukul nya hah! Sudah lemah sok akrab dengan suamiku pula, cih"ucap liza dengan keras dan lantang, hingga membuat orang orang disekitarnya melihat mereka.

__ADS_1


Dan tentu saja banyak yg membicarakan mereka. Zen yg mendengar itu mulai terpancing emosi dan jug ada rasa malu karena di lihat orang banyak. Tapi dia masih menahanya. Dalam telepatinya zen berkata.


"zou,tangkap istrimu bawa dia keruang jiwaku aku akan menunjukkan kekuatan ku yg sebenarnya pada istrimu yg cerewet ini"ucap zen sedangkan zou yg mendengar itu hanya setuju setuju saja darpada terjadi hal yg lebih buruk kedepanya.


"heh, kenapa kau tidak menjawabku"ucap liza ketus pada zen.


Zen lansung melirik zou, mengerti dengan maksud zen ,zou mengajak istrinya ke suatu tempat dan lansung di setujui oleh liza karena dia malas dekat dekat dengan zen. Dan saat liza dan zou pergi zen dan azel pergi ketempat sepi umtuk masuk keruang jiwanya.


[hah, sabar zen, perempuan memang gitu, kau pernah dengarkan perempuan itu iblis yg menyamar jadi malaikat]ucap azel pada zen yg masih terlihat kesal.


"hah gue sih sebenarnya ngak marah tapi, gue kesel aja kenapa ada cewek yg cerewet amat kek gitu "ucap zen mengubah raut mukanya menjadi kembali santai.


"iya juga yak, keajaiban"ucap zen sambil berjalan dan berbelok di suatu gang sempit di antara gedung besar.


Kemudian dia mengucapkan sebuah kata.


"buka pintu woi, gue mau masuk"ucap zen kemudian muncul gerbang warna hitam pekat keungguan yg selebar 1 meter dan tinggi 2 meter di depan mereka berdua. Mereka kemudian masuk dan mereka melihat zou yg sedang menikmati pemandangan di dalam ruang itu yg memang cukup indah dengan liza yg di ada di sampingnya.


"ekhem"deheman zen membuat liza terkejut dan memasang sikap waspada sedangkan zou hanya melihat sekilas lalu kembali menikmati pemandangan. Karena hanya dia, azel dan zen yg bisa masuk kesitu dan orang yg diizikan oleh mereka saja bisa masuk. Jika orang itu memaksa masuk maka jiwanya akan terkurung dan tubuhnya akan seperti tubuh tanpa jiwa. Dan sandi untuk masuk ke situ juga berbeda beda baik itu sandi azel atau zou.


Sebelumnya disisi zou.......

__ADS_1


"sayang kita mau kemana, ayo kita pulang, aku tidak sabar melihat anak kita menetas"ucap liza yg sedang berjalan di samping zou.


"hmm, sebelum itu ada sesuatu yg ingin kutunjukkan padamu sayang"ucap zou kemudian menggiring liza ke gang yg sempit dan sepi .


"kita mau apa kesini, sayang"ucap liza binggung.


Mengabaikan apa yg dikatakan liza zou mengucapka sesuatu.


"si azel dan zen adalah gey(homo)"ucap zou sambil menahan ketwa karena hanya dia yg menyembunyikan sandinya dari zen dan azel sedangkan dia tahu sandi dari mereka.


"apa jadi temanmu tadi iti homo,astaga padahal yg satu tadi mukanya lumayan kenapa dia mau sama orang yg mukanya pas pasan kek gitu"ucap liza ketika mendengar apa yg dikatakan zou.


"eh tidak, tidak aku hanya asal... "sebelum menyelesaikan kelimatnya muncul gerbang seperti yg ada di depan zen sebelumnya.


Dan tentu saja liza lansung mengeluarakan senjatanya yg berupa pedang berelemen angin yg ber rank A dari pinggangnya.


"sayang dari mana gerb... "


"tenang saja ayo masuk"ucap zou memotong perkataan liza.dan menarik tangan liza masuk kedalam


Liza yg ditarik tanganya hanya bisa mengikuti zou dan saat mereka masuk dia melihat pemandangan yg begitu indah. Mereka pun duduk di pohon dekat situ saat liza bertanya untuk apa kita disini, zou hanya menjawab menunggu seseorang. Hingga si zen dan azel datang.

__ADS_1


__ADS_2