
Karena merasa agak lapar zen pun berbalik dan masuk ke rumah liza. Berhubung karena dia teleport ke depan rumah liza, jadi dia tidak perlu berjalan jauh lagi untuk sampai ke rumah liza.
Sebenarnya tadi dia berniat mengantar zara pulang.tapi karena exley dan afif datang dia membatalkan niatnya itu.
Ceklek
Ceklek
Ceklek.
"eh kok dikunci,mereka belum pulang kah"ucap zen saat mendapati pintunya terkunci.
Dia pikir azel dan zou sekeluarga sudah ada di rumah. Tapi kenapa pintunya terkunci?.
"hmm,mencurigakan"tutur zen smbil memegang dagu dan mengerutkan dahinya.
Kemudian dia ingat kalau,dia punya kunci cadangan di sakunya.
"oh iya, untung ada ni kunci"ucap Sambil mengambil kunci yg ada di kantong belakang sebelah kirinya.
Setelah itu dia mengarahkan kunci itu ke lubang kunci, dan membuka pintunya.
Ceklek
Kriekkkk
Pintu terbuka dan tampak ada surat tergantung, pas di depan pintu itu.
Zen lalu mengambil surat itu dan melihatnya.
"haaa, pasti dari si azel lagi"tebak zen karena tadi pagi azel juga memberi dia surat.
Kemudian tanpa pikir lama lagi zen pun membaca surat itu.
"buat si zen
Gue ama keluarga nya si zou pergi ke rumah temennya liza.
Mungkin kami pulang agak malam. Jadi kalau mau makan, makan di luar aja.
Udah segitu aja
Salam azel ganteng"
Zen melempar surat itu ketanah dan berkata.
"halah, setan dia nyuruh pulang,lah malah dia yg pergi, ngak ada ahklak emang"sarkas zen yg kesal pada azel.
Karena ini sudah kedua kalinya dia di tinggal oleh mereka. Pertama tadi pagi dan sekarang.padahal itu adalah salah nya sendiri sih.
Kukuruyukkkk"bunyi perut zen yg sudah minta diisi.
"haaa, cari makan ajalah laper banget"
Zen pun berjalan keluar dan tidak lupa mengunci kembali pintu rumah liza.
Setelah memgunci pintu rumah liza. Dia pun berjalan mencari restoran atau tempat makan yg enak.
Setelah berjalan cukup lama akhirnya dia sampai di tengah kota. Tempat ini menjual berbagai macam barang. Mulai dari potion, senjata, armor, furniture, obat-obatan, dan tentu saja makanan.
Disini ada banyak tempat makanan seperti pedangang kaki lima yg berjualan di trotoar dan restoran mulai dari yg kecil hingga besar.
Dan karena itu juga disini sangat ramai dengam orang-orang yg berlalu lalang. Mulai dari petualang, pedagang, pejabat tikus rakyat dan lain-lain.
"woah disini sangat ramai ya"tutur zen saat melihat sekitar nya yg dipenuhi orang dari berbagai ras dan profesi.
"hehehe, pasti disini banyak makanan enak"
Zen pun bergegas mencari restoran yg dia rasa punya makanan yg enak. Setelah mencari beberapa saat zen pun berhenti di depan sebuah restoran besar.
Restoran ini berwarna coklat di setiap sudutnya dan bertingkat 3.dengan bangunan gaya pertengahan dan tentu saja terbuat dari kayu dan semen di beberapa tempat.
Dan yg paling mencolok adalah ada naga biru yg melingkar di tengah bagunan itu.
Nama bangunan itu adalah. Restoran naga.
__ADS_1
"hmm, restoran naga ya, kayak nya enak nih makanan disini"
Zen kemudian melangkah masuk ke dalam resto itu dan disambut ramah oleh penjaga pintu disana
"selamat datang tuan, silahkan masuk"sapa penjaga itu dengan ramah.
Zen pun membalas.
"eh, iya terima kasih pak"
"sama-sama,nikmati makanan anda"
Zen pun hanya tersenyum sebagus mungkin sambil melihat penjaga yg ramah itu.
Setelah masuk ke dalam resto itu zen melihat ada banyak meja dan orang yg menduduki meja di situ.
Dan banyak dari mereka yg memakai baju yg bagus-bagus disitu. Tapi zen tidak menghiraukan itu. Yg terpenting sekarang adalah makan. Tapi dia bingung harus makan dimana. Karena tampak semua meja disini sudah penuh.
Seorang pelayan wanita yg melihat zen tampak kebingungan menghampirinya dan berkata.
"selamat datang tuan, apa ada yg bisa saya bantu"sambut pelayan itu pada zen yg tengah berdiri di depanya.
Zen berbalik ke arah pelayan itu dan menjawab. "eh, maaf saya ingin mencari tempat makan tapi sepertinya meja disini penuh ya"balas zen pada pelayan wanita itu.
Pelayan wanita itu pun melihat sekitar dan benar saja yg dikatakan zen, semua tempat di sini sudah penuh.
Jadi dia ingin membuat penawaran pada zen. "hmm, bagaimana kalau anda di lantai 2 saja tuan. Tapi harga makanan di sana agak mahal,tidak apa-apa"tawar pelayan itu pada zen..
Zen pu tambah berpikir sebentar
'hmm, tidak ada salahnya, uangku juga banyak kan'pikir zen sambil melihat hologram yg menunjukkan uangnya yg berjumlah ratusan ribu koin emas.
Dia sempat heran, padahal saat dia sampai di kota ini 2 minggu yg lalu uangnya masih 1 jutaan koin emas tapi karena azel yg kerjaan nya belanja terus, kini uangnya tinggal ratusan ribu.
"baiklah tidak apa-apa"jawab zen
"kalau begitu ikuti saya tuan"ucap pelayan itu kepada zen .
Zen pun hanya mengikuti pelayan itu menuju lantai 2.dan benar saja lantai 2 ini lebih mewah dari lantai 1 tadi.
Meja dan kursi disini lebih sedikit dan disini juga lebih sepi. Disini hanya ada beberapa orang tidak sama dengan yg di bawah yg sangat ramai.
2 orang berambut biru dan 2 lagi berambut pirang. Dan zen mengenali salah satu dari elf berambut biru itu.
"bukankah itu elf biru tadi"gumam zen.
Dia pun melewati meja itu tanpa menoleh lagi pada mereka. Sedangakan yg ada di meja itu adalah?.
Ya ,mereka adalah keluarga zen di bumi dan ibu zen,ely sudah melahirkan 1 anak laki-laki yg dia namakan kris.
Tentu saja erin melihat zen yg melewati meja Meraka dan meperhatikan zen yg tengah diantar seorang pelayan ke salah satu meja yg ada di sudut ruangan.
Disisi zen. Dia memang sengaja memilih meja paling sudut agar tidak di gangu ileh orang lain. Dan saat sampai pelayan itu mempersilahkan zen duduk.
"silahkan duduk tuan, ini menunya"
Pelayan itu menyerahkan sebuah map seperti kayak rapor anak sekolahan yg berisi menu makanan.
Zen pun melihat satu persatu menu itu dan berkata.
"aku ingin paha ayam bakar ini, dan minumanya jus jeruk saja"tunjuk zen pada menu yg ada di depanya.
Pelayan itu pun mengambil kembali menu nya dan berkata. "baiklah tuan,silahkan tunggu"ucap pelyan itu lalu berlalu pergi.
"hah, tinggal tunggu...
[ding peringatan seseorang sedang memperhatikan anda dari sejak naik kelantai ini]
Zen pun memgerutkan keningnya.
'huh siapa, dimana'tanya nya dengan suara pelan sambil memperhatikan sekitar.
[dia berada 6 meja di sebelah kanan depan anda]
Zen pun mengikuti instruksi asisten system dan melihat ke arah itu. Dan benar saja mata nya dan mata erin bertemu.
__ADS_1
Erin yg ketahuan langsung berhenti melihat zen dan melanjutkan makan makanan yg ada di depan nya.
"hah,aku kira siapa, dahlah push rank aja"ucap zen lalu mengelurkan hp nya dari inventori juga hedset kabelnya.
In game......
Saat ini sedang dalam masa pengban hero saat kita mau bermain.
Tim zen tim musuh
Vale (ban) saber(ban)
Jonson(ban) miya(ban)
Natalia(ban) alpha(ban)
Pemilihan hero
Tim zen tim musuh
Zen: zilong(pick) eudora(pick)
Hilda(pick) odette (pick)
Alucard(pick) tigreal(pick)
Sun(pick)hyper silvana(pick)
Cylops(pick) Beatrix(pick)hyper
Dari sini zen sudah merasa tidak enak.
Bagaimana tidak, rata rata tim lawan memiliki serangan aoe(area of efect) yg sangat berbahya bagi tim zen yg rata-rata figter.
Bagaimana tidak, misalnya kita sedang bertarun dan betrix memakai serangan senapan mesinya. Fix mati.
Kita bicarakan lagi nanti kembali dalam game.
Seperti biasa para pemain ke lane mereka masing-masing.seperti zen yg memakai zilong.
Dia berpikir kalau menjadi figter maka dia tidak akan di untungkan. Jadi dia ingin menjadi zilong asasin saja.
Karena berhubung zilon adalah tipe asasin juga jadi dia bisa menjadi figter asasin.
Seperti yg zen tebak, yg dia lawan adalah silvana di exp lane. Dan dia beradu mekanik dengan dia.
(note:bagi yg nob zilong author ajarin. Author top 5 lokal zilong di daerah author)
Pertama zen bersembunyi di semak untuk menunggu silvana mengunakan skill nya. Dan berhubung zen mengaktifkan skill 2 zilong jadi dia bisa mencolok silvana dan langsung adu mekanik.
Dan saat di tunggu-tunggu tiba, silvana menggunakan skill tombak putar -putarnya pada minion milik zen.
"hehehehe, bodoh"gumam zen
Suuut"zen mencolok silvana mengunakan skill 2 zilong dan bertepatan juga ada minion yg sekarat yg satu garis lurus dengan silvana.
Dan karena skill 2 zilong dapat ter reset saat membunuh apa-pun baik itu monster, minion dan hero musuh.
Jadi saat menyerang skill zilong langsung tereset dan dapat di gunakan kembali.
Suuut
Suut.
Zen memberikan 2 kali serangan dan membuat darah silvana manjadi 2/3 dari sebelumnya.
Dan setelah itu zen mundur ke turret.sedangkan silvana mundur ke tower dan memakai regen.
Dan ronde ke dua pun mulai, minion gelombang kedua pun datang dan saat ini zen sedang bersembunyi di semak d menunggu silvana menggunakan skill nya lagi.
Dan saat silvana menggunakan skill dia langsung colok dan mengunkan skill 1 saat silvana hendak lari dan adu mekanik dengan silvana.
Saat darah silvana kritis zen menekan execute dan...
First blood..
__ADS_1
"hahahahaha dapet lo" tawa zen saat berhasil melakukan first blood.
besok lanjutanya saya banyak tugas. dan game yg diatas emang kisah nyata tadi authot main