
"kau arif kan?"ucap zen bertanya.
"siapa arif,nama ayahku exley,zen"ucap zara dengan lembut pada zen.
sontak zira ,santi,juga exley(exley) kaget dengan cara bicara zara yg begitu lembut,padahal selama ini jika dia berbicara dengan laki-laki selalu seperti judes dan dingin ,sekarang cara bicaranya seperti saat dia bicara dengan keluarganya saja.
exley(arif)pun langsung memegang dahi zara, dan zara yg di perlakukan seperti itu binggung.
"apa ada yg salah ,ayah"ucap zara binggung dengan tingkah laku ayahnya.
"tidak panas"ucap exley ,dia kira anak nya sakit karena berkata lembut pada laki laki lain selain keluarganya.
jadi exley mulai mencurigai zen
"hei ,kau memakai susuk ya"ucap exley sambil menunjuk zen .
dan zen yg di tuduh seperti itu tidak terima "enak aja,kebiasaan lu rif ,kalo ada cewek dekat sama gue ,lu bilang gue pakek susuk,lagi pula di sini ada yg begituan apa"ucap zen membela diri.
exley mulai masuk dalam mode loding.
'eh,kebiasaan? ,kapan ?,bukanya yg sering ku ejek seperti itu hanya anak ingusan itu?,apakah dia? ,tidak mungkin?'pikir exley .
"kau si zen prostitusi"ucap exley asal karena dia sudah tidak terlalu ingat dengan zen dan sahabat nya dulu
kenapa?,karena dia sudah ada di dunia ini hampir 48 tahun wajar saja dia lupa.
"prostitusi,matamu,pratama anjir,prostitusi itu orang ngelacur"ucap zen tidak terima namanya di ejek.
"kan sama aja,awalnya p"ucap arif dengan nada polos.
"enak aja,nama lu tuh exley,cih nama perempuan"ucap zen membalas mengejek nama exley.
"idih ,exley itu artinya gagah(note :karangan author sendiri)"ucap exley tidak mau kalah.
"halah,cari alasan lagi lu ,bilang aja ngak mau di bilangin pakek nama perempuan"ucap zen.
"lu lama-lama dibiarin ngelunjak ya"ucap arif kemudian berjalan ke arah zen dan menarik telinganya.
"ade,dededede,lepas woi,oi lepas"ucap zen yg meringis kesakitan saat di tarik telinganya oleh exley.
"minta maaf dulu,ini orang ngak ada sopan santun ya ama orang tua"ucap exley yg masih setia menarik telinga zen.
"iya ,sorry ,sorry,gue minta maaf,aku tidak akan melakukan nya lagi"ucap zen memohon maaf dengan tangan berbentuk peace.
"huh,kali ini gue maafin ,awas aja ngejek -ngejek gue lagi"ucap exley lalu melepas tarikan telinganya.
"hilih,percayaan amat sih,week bencong-bencong pakek nama perempuan,week"ucap zen dengan nada mengejek yg ditujukan pada arif.
"sialan,sini lo,awas kalo ketangkep gue pites lo"ucap exley mulai mengejar zen.
sedangkan zen yg melihat arif mendekat mulai berlari.
"week, ngak bisa - ngak bisa"ucap zen sambil lari menghindar exley.
"hoi ,berenti lo"ucap arif
__ADS_1
sementara anak-anak exley heran dengan tingkah laku ayahnya yg begitu akrab dengan zen,padahal mereka saja belum pernah melihat ayah mereka seperti itu,biasanya jika bertemu dengan temanya ayah mereka bersikap formal sedangkan sekarang yg terjadi adalah sebaliknya.
karena tidak kunjung selesai saling kejar,juga kerana ada banyak orang yg melihat tingkah laku mereka, santi anak kedua exley membuka suara.
"ayah,berhenti kau membuat keributan"ucap santi ,ya karena mereka saling kejar kejaran banyak orang yg melihat mereka,itu mengundang perhatian karena yg mengejar adalah bangsawan yg dikenal paling kaya nomor 5 di kerajaan .
sontak zen dan exley yg mendengar itu berhenti dan melihat banyak orang yg sedang memperhatikan mereka.
"kenapa kalian melihat kami,bubar"ucap exley dengan nada tegas,yg membuat semua orang yg memperhatikan mereka langsung bubar.
"hah,zen mari masuk dulu,kita lanjutkan pembicaraan kita di dalam"ucap arif mengajak zen masuk kedalam rumahnya.
"lah,emang kita lagi bicara yak,perasaan kita lagi kejar kejaran"ucap zen .
"udaah!!!,masuk aja,jangan banyak bacot deh"ucap exley menarik kerah baju zen dan menarik zen seperti karung.
"oi ,lepas oi ,uhuk,uhuk,uhuk,oi gue ngak bisa napas"ucap zen berusaha melepas cengkraman tangan exley di kerahnya.
"diam aja deh,zara bawa bunganya"ucap exley kemudian berjalan masuk ke dalam mansionya.
sementara anak-anak exley yg melihat hanya bisa tertawa kecil dengan nasib zen yg ditarik oleh ayah mereka dengan cara di seret.
skip.....
saat ini zen dan lainya ada di kamar istri exley,mereka tengah menunggu pelayan yg sedang memasak bunga tulip yg zen bawa tadi.
mereka sedang berbincang-bincang kecil tentang bagaimana istri exley bisa di racuni oleh pelayan dimansion itu.
"jadi begitu ,tragis juga ya"ucap zen setelah dia mendengar cerita exley.
"iya coba saja, waktu itu aku lebih waspada hal seperti ini, tidak akan terjadi"ucap exley sendu.
setelah sedikit berbincang bincang tentang istri exley,mereka pun mulai bercanda dan mereka pun sesekali tertawa,dan exley melihat zara mencuri curi pandang ke arah zen.
dan juga zen sekali-kali mencuri pandang ke arah zara ,tentu saja exley mengetahui hal itu.
yah wajar lah anak muda,jadi exley berpikir sejenak,'tidak buruk juga,kalau zen menikahi zara aku bisa lebih sering membuly dia ,hehegehe'pikir exley dengan tersenyum licik.
dan zen yg melihat itu langsung menampar pipi kanan exley.
plakk"
"adohhh"pekik exley saat pipinya dibtampar oleh zen .
sontak anak anak exley kaget,
"zen kenapa kau menampar ayahku?"ucap zara .
"kalian ngak liat ,tadi dia senyum senyum kek orang gila"ucap zen menjawab pertanyaan zara.
"memangnya kenapa kalo kau senyum senyum gitu,itukan urusan ku"ucap exley.
"apa ngak terima ,by one sini "ucap zen menantang exley.
"okeh,siapa takut"ucap exley menerima tantangan zen ,tapi sebenarnya exley memang ingin mengajak zen duel ,karena dia ingin melihat jika zen pantas untuk jadi menantunya.
__ADS_1
"kalau begitu kita begelut dimana"ucap zen mulai menggulung lengan bajunya .
"di belakang ,kalah jangan nangis ya"ucap exley meremehkan zen.
"huek cuh,liat aja"ucap zen tidak terima di remehkan oleh exley.lalu mereka berdua pun pergi ke taman belakang tentu saja zen yg mengikuti exley.
sementara zara yg melihat itu berusaha menghentikan pertarungan ayahanya dengan zen,"ayah ,hentikan semua ini"ucap zara.
zen dan exley yg sudah berjalan ke taman belakang berbalik ke arah zara.
"hooo,tidak bisa ,dia sudah terlanjur menantang ayah ,kau taukan kalau ada orang yg menatang ayah"ucap exley menolak permintaan zara.
"tapi ayah...."
"tidak bisa,ayo zen "ucap exley dengan nada tegas lalu berjalan lagi bersama zen ketaman belakang.
pov side story zara......
zara tau apa yg akan terjadi jika ada yg menantang ayahnya,orang itu akan di ajak duel dan tidak boleh di wakilkan apalagi jika duel nya di batalkan ,ayahnya tidak akan terima ,pernah ada seorang duke yg menantang nya dan duke itu tidak tahu tentang kekuatan ayahnya,dan duke itu baru tahu saat dia melawan ayah secara langsung.
ya,ayah sangat kuat bukan dalam bidang sihir tapi ,tinju ,ayah sangat hebat dalam bidang itu ,dan dia bisa mengalahkan duke itu hanya dengan beberapa gerakan.
aku pernah bertanya apa nama aliran tinju ayah,karena semua seni tinju di dunia ini memiliki aliran aliran sendiri.
contoh,aliran tinju elang yg terkenal karena kecepatanya seperti elang yg menangkap mansa,aliran tinju macan yg terkenal karena ke brutalan nya dalam menyerang seperti macan mengamuk,aliran tinju badak terkenal karena pertahanan yg sangat sulit di tembus seperti kulit badak yg keras,aliran air yg terkenal karena gerakan nya yg sangat tenang tapi mematikan,aliran api yg terkenal dengan kekuatan seranganya yg membara seperti api.
tapi ayah berkata kalau tidak satupun dar itu,dia bilang kalau teknik yg dia gunakan namanya adalah silat.
awalnya aku ingin minta di ajari tapi setelah melihat kakak ku yg tangan dan beberapa tulangnya patah karena latihan dengan ayahku ,aku tidak berminat lagi begitupun saudari ku yg lain.
ayah ku terkenal akan kekuatan nya dalam bidang tinju hingga dia punya perguruan sendiri,dan dia dikenal dengan si tinju penghancur.
itu sebabnya aku ingin mengehentikan pertarungan ayahku dengan zen ,aku khawtir nanti terjadi apa-apa dengannya.
bukanya aku khawatir tapi perasaan ku tidak enak saja.
pov side story zara end........
saat ini zen berada di taman belakang exley yg begitu luas dan sangat cocok di jadikan tempat duel.
"oke ayo kita mulai
Body strength, speed, body armor ,fire armor"lanjut exley mengeluarkan skillnya seketika kecepatan dan daya tahan tubuh exley meningkat pesat dan keluar api dari badanya.
"heh, kalau begitu
Absoult body ,speed of god, body armor :water armor"seketika dari badan zen terbentuk sebuah armor dengan simbol tetesan air yg menutupi seluruh tubuhnya.
"heh,saaa hajime youka (jadi ayo kita mulai)"ucap exley dalam bahasa jepang.
"cih sok bahasa jepang lagi"
"heleh ngaku wibu tapi ngak bisa bahasa jepang"
"oke kalau gitu"ucap zen tidak terima di ejek oleh exley
__ADS_1
" kambattekureo (berjuanglah)"lanjut zen dalam bahasa jepang.
"hiyaaaaaaaaa"teriak mereka berdua