petualang tiga sahabat - sedang revisi

petualang tiga sahabat - sedang revisi
membantu pangeran


__ADS_3

"hmm, mereka akan mati"ucap zen setelah melihat level ke6 orang itu dan membandingkannya dengan 4 ekor kucing oyen itu.


status


nama:erza van azurezia


ras:manusia


title:pangeran ke 3 kerajaan azurezia, petualang rank A


job : swordman


lv:380


elemen :air


status


nama :azkar


ras :beatsmaster


title: petualang rank A


job:tank


lv:390


elemen: air


status


nama:ezriel


ras :manusia


title:petualang rank S


job:swordman


lv:420


elemen:api


status


nama :eilin


ras:elf


title:petualang rank A


job:archer


lv:379


elemen:angin


status


nama:riko


ras:manusia


title:petualang rank A


job :healer


lv :390


elemen :cahaya


status


nama :rikka


ras :elf


title :petualang Rank A


job:witch


lv:381


elemen :api


sedangkan para kucing oyen itu berlevel rata rata berlevel 400-460an, jadi sangat tidak mungkin kalau mereka akan menang.


"tolongin ngak ya"ucap zen sambil memegang bibirnya.


"ah, tunguin aja dah kalau ada yg mau mati aku tolongin"ucap zen kembali fokus ke pertarungan tapi Kerena pertarungan itu belum kunjung berhenti jadi zen merasa bosan dan mengambil hapenya dan main ml selagi menunggu kalau ada yg dalam bahaya.


sementara itu di tempat pertarungan....


"hah, hah, hah, teman teman panah dan manaku sudah habis"ucap eilin si pemanah dengan sangat kelelahan, karena dia telah menghabiskan anak panah dan mananya termasuk cadangan, yg dia simpan di tas sihir nya yg menampung 4.000 anak panah dan itu habis semua juga mana yg dia pakai untuk mengeluarkan anak panah sihir, walaupun itu tidak berguna karena kucing itu tidak bisa diserang memakai sihir.


"mundurlah, eilin kami akan mengurus sisanya "ucap erza si pangeran sambuo menahan cakaran salah satu kucing oyen itu.


meowwww


weoooow


para kucing kucing itu mengeong seperti tengah membicarakan sesuatu.


"iya lin, mundur cepat nanti kau terluka,akh"ucap azkar yg terkena cakaran salah satu kucing oyen itu.


"baiklah, aku mundur"ucap eilin kemudian berlari ke arah teman mereka yg ada di belakang yg sudah kehabisan mana ,Karena dia ada pas di belakang azkar yg melindunginya dari serangan saat dia memanah.


"hah, hah, kalian masih bisa "ucap ezriel sambil memegang pedang nya yg berlumuran darah, dari bekas luka para kucing kucing oyen itu, juga darah dari bekas luka akibat cakaran.


ya keadaan kucing oyen itu juga tidak bisa di katakan baik, ada yg telinga nya sudah robek, ada juga yg terkena panah dan menancap di matanya, ad juga yg menderita luka luka akibat tebasan pedang.


"tentu saja orang tua, kau kira kami anak bayi"ucap erza dengan penuh semangat.


"hah, itu kuangap ya,hiyyaaaa"ucap ezriel lalu maju lagi dengan menyasarkan bagian perut kucing oyen yg ada di depanya.


"hahahaha, majuuuu"teriak azkar sambil membawa pedang dan perisai di kedua tanganya.


dan hasilnya mereka dapat menahan para kucing itu tidak seperti sebelumnya, dan mereka belum menydarinya jika salah satu kucing itu sedang mengejar teman mereka yg lari


mereka bertiga pun melawan para kucing oyen itu dan mereka sadari ada satu kucing oyen yg hilang.

__ADS_1


"hey, dimana satu lagi"ucap azkar menyadari salah satu kucing itu hilang.


"iya dimana "ucap erza melihat sekitar .


"jangan, jangan"ucap azriel melihat kebelakang.


dan dia melihat eilin dan kedua teman mereka sedang bertahan menggunakan shield yg dibuat oleh rikka ,tapi perisai terlihat sudah retak dimana mana.


"astaga, ahhhhhk"sebelum menyelesaikan perkataanya azriel diserang tepat di bagian punggungnya oleh kucing oyen yg sedang dia lawan dan erza juga azkar yg melihat itu berteriak


"azrielllllll"ucap mereka berdua kemudian menghampiri azriel yg berlumuran darah.


dan saat sudah sampai azkar langsung memaasang perisainya sedangkan erza menolong azriel yg terluka


"azriel bertah..... "ucapan erza terhenti saat dia mendengar suara seperti perisai sihir yg pecah.


praaaaang"


dan asalnya dari arah belakang, dan dia melihat ketiga temanya sedang meringkuk ketakutan dengan satu kucing oyen yg siap menerkam mereka


"eilin, riko, rikka awaaaas"teriak erza ketika melihat kucing itu melompat ke arah mereka bertiga.


"aaaaahhh, tolonggg"teriak Mereka bertiga saat mengira jika mereka akan mati Karena di makan oleh kucing oyen itu.


sedangkan zen yg sedang mengpush turret terakhir dan semua temanya mati dan lawanya juga mati mendengar itu.


"bahaya"ucap zen langsung lompat dari pohon tempatnya sembunyi dan langsung melesat ke arah ketiga orang itu.


swuuuuuushhhh"


steppp


cringgggg


dalam sekejap mata zen langsung sampai di TKP dan saat itu juga memasang perisai dari air yg membentuk lingkaran,yg menutupi mereka semua.


"huffft tepat wak...


shutdown, defeat" sebelum menyelesaikan perkataan nya zen mendengar suara nontifikasi dari ml.


sontak zen kesal bukan kepalang sebab karena dia menolong orang orang ini dia harus kalah.


dia mengeluarkan hpnya dan melihat hasil pertarungan, banyak chat yg berkata


dari teman se tim


report blinx


(blinx nama ml author)


bikin orang gereget aja njir


bodoh, goblok, ngak tau main


buta map


sedangkan di pihak musuh


hahaha good game


anda adalah lawan yg hebat


bodohhhhh hahahaha


prankkkk


bunyi hp itu hancur seketika ketika menyentuh tanah(ngaku siapa yg biasa banting hp nya kalo kalah).tidak sampai di situ zen mengijak injak hp itu dan setelah puas dia melihat ketiga orang yg melihat nya dengan tatapan aneh.


"kenapa, ada yg salah"ucap zen dengan nada santai.


"tidak"ucap ketiga orang itu serentak.


"haaa, kalau begitu "ucap zen berbalik dan melihat kucing yg sedang mencoba menerobos perisai yg dia buat.


"karena kau,kau kalah, bersiaplah "ucap zen lalu memutar mutar bahunya seperti orang mau tawuran.


"winds sword "ucap zen mengeluarkan skillnya yg berelemen angin.


wuuuuuussssh.


seketika udara di sekeliling zen membantuk sebuah pedang dan setelah terbentuk satu ada satu lagi yg muncul.


itu berlanjut hingga terbentuk 20 bilah pedang tanpa gangang dengan pola pola yg asing dilihat.


"release shield"


"mati kau"ucap zen lalu mengayunkan tangan kanan nya ke depan, lebih tepatnya ke arah kucing oyen itu.


sriing


sring sring sring sring sring sring.....


bunyi pedang-pedang itu melaju dengan kecepatan tinggi ke arah yg di tunjuk zen.


sementara kucing oyen itu tidak siap menahan serangan zen yg sangat cepat.


swuiiissssh


jleb jleb jleb jleb jleb jleb jleb.....


pedang pedang zen menancap di seluruh tubuh kucing itu, mulai dari kepala, tangan, kaki, juga titid nya.


"ctik"


zen menjentikkan jarinya dan seketika


boooomm"


pedang-pedang yg menancap di tubuh kucing itu seketika meledak dan hanya menyisakan hujan darah dan daging ug berserakan.


"sekarang, giliran kalian "ucap zen melihat kucing kucing yg masih melongo melihat teman mereka yg dikalahkan dengan sangat mudah oleh zen.


sementara erza, azkar, dan azriel yg melihat itu, tidak mungkin tidak terkejut, kucing oyen yg dikenal akan ketahanannya akan sihir dikalahkan oleh sebuah sihir sederhana.


ya, karena winds sword adalah skill yg sudah biasa dipakai oleh pengguna pedang untuk memperbanyak pedang nya saat bertarung sedangkan pemanah untuk membuat anak panah sihir.


tapi pedang yg dibuat orang orang tidak bisa meledak seperti punya zen, itulah yg membuat mereka terkejut.


"bagaimana bisa"


"tidak mungkin"

__ADS_1


"sekali serang"


ucap mereka bertiga sambil melihat zen yg sedang berdiri sambil menunjuk ke arah depan.


sedangkan ke3 kucing oyen itu merasa kalau mereka tidak akan bisa melawan


zen jadi mereka ingin lari dengan mundur perlahan.


dan zen yg menyadari itu langsung berkata. "huh, mau lari kemana"ucap zen langsung melesat seperti lamborgini keluaran terbaru hingga ti da k bisa dilihat mata.


para kucing yg melihat zen menghilang tidk menyia nyiakan kesempatan mereka mulai ingin pasang langkah seribu tapi baru saja berbalik sebuah bogeman seukuran oppai janda muda mengenai salah satu kucing itu.


buuuum"


bruuuk"


bruuuk"


meow"


meoooow"


bogeman itu membuat kucing itu terpental ke samping kanan dan mengenai kedua kucing lainya hingga terlempar 10 meter.


sekali lagi ke 6 orang itu terkejut bukan hanya dengan kecepatan zen tapi juga kekuatan zen yg bisa membuat ketiga kucing itu terlempar dengan keras.


"kuatnya"ucap eilin


"iya"ucap rikka.


kembali ke zen......


zen yg masih mengambang di udara tidak membuang waktu dia mengeluarkan skillnya lagi,dia mengangkat tanganya ke atas lalu berkata.


"great sword, l metal body, create"ucap zen kembali membentuk pedang tapi yg ini beda dia membentuk pedang ini menggunakn sklill create, jadi yg terbentuk adalah sebuah pedang besar dari besi yg berukuran 4 meter di atas kepalanya.


dan saat sudah selesai zen langsung melempar pedang itu ke arah ketiga kucing itu.


swuuuuish"


pedang itu berputar ke arah tiga kucing itu .


swuuuuuusssh


sreeeet


sreet sreeet


badan ketiga kucing itu terbelah dua dan mengucurkan darah yg sangat banyak.


[ding anda telah membunuh 3 kucing oyen mendapat 4.000 sp dan 3,000 exp]


"hah, akhirnya puas"ucap zen kemudian turun dan melihat ke arah tiga orang yg sedang melongo melihatnya.


"kalian kenapa, masih sehat"ucap zen sambil mengali emas di hidungnya.


"i-ya"ucap erza.


"terima kasih telah menyelamatkan kami"ucap azkar sambil memegang azriel yg berlumuran darah.


dan zen yg melihat itu langsung bertanya. "apakah dia baik baik saja?"ucap zen sambil menghampiri mereka bertiga bersamaan juga ketiga orang yg tadi di selamatkan zen datang.


"terima kasih telah menyelamatkan kami tuan" ucap eilin sambil membungkuk.


"iya tuan terima kasih"ucap riko, dan rikka.


"iya, tapi apa teman kalian baik baik saja"ucap zen kembali melihat azriel.


"sepertinya tidak, aku juga sedang kehabisan mana, jadi aku tidak bisa menyembuhkanya"ucap riko dengan tatapan sendu.


"hmm, tapi kalau dibiarkan dia akan mati loh"ucap zen.


mereka semua yg mendengar itu tahu tapi bagaimana juga, mereka sudah kehabisan mana potion, juga potion penyembuh karena habis menjalankan misi dan di serang oleh ke 5 kucing oyen itu.


"hiks, hiks, tuan kumohon tolong teman kami "ucap eilin sambil bersujud di depan zen.


sontak zen yg melihat itu tersenyum miris.


"he-hei, apa yg kau lakukan,bangunlah"ucap zen yg risih diperlakukan begitu.


"eilin apa yg kau lakukan"ucap erza


eilin kemudian bangun dan berkata.


"bukankah kau tadi lihat kecepatan nya,pasti dengan kecepatan seperti itu, dia bisa membawa azriel kembali ke ibukota dengan cepat"ucap eilin menjelaskan maksudnya.


"iya betul yg dibilang eilin, tuan kumohon tolong teman kami"ucap riko ikut bersujud di hadapan zen.


begitu pula yg lainya.


"kumohon selamatkan teman kami"ucap mereka serentak.


"hahahahaha, ternyata kalian setia kawan juga ya"ucap zen tertawa dan kagum dengan kesetia kawanan mereka.


"tentu tuan, kami akan mengorbankan nyawa kami untuk menyelamatkan dia"ucap azkar yg masih setia sujud di hadapan zen.


"bagus, yg seperti ini yg kusuka, orang yg tidak menghargai temanya lebih buruk dari sampah,bangunlah aku akan menolong kalian"ucap zen memegang bahu erza.


"benarkah"ucap erza berbinar binar.


"hmm,heal"ucap zen mengarahkan skillnya pada mereka ber 6 dan seketika luka,stamina dan mana mereka pulih termasuk azriel yg mulai mengedipkan matanya, tanda jika dia akan bangun.


"hebat"


"sihir macam apa ini"


"bahkan stamina dan manaku pulih"pulih ucap mereka semua yg merasakan dampak kekuatan zen.


dan azriel yg terbangun memegang kepalanya"aduh,apa yg terjadi"ucap azriel.


seketika ke 5 orang itu melihatnya dan langsung memeluk azriel bersamaan.


"hei, apa yg kalian lakukan "ucap azriel.


"kalau begitu, aku pergi dulu ya"ucap zen berbalik.


"hei,tunggu siapa namamu"ucap eilin.


zen berbalik lagi"zen,zen pratama"ucap zen kemudian menghilang dari hadapan mereka seperti angin.


"dia menghilang"ucap azkar

__ADS_1


"siapa dia "ucap azriel yg binggung karena baru bangun.


kemudian mereka menceritakan apa yg terjadi awalnya azriel tidak percaya tapi setelah melihat mayat ke 4 kucing yg memgenaskan itu dia percaya..


__ADS_2