
Zen yg di tusuk-tusuk pipinya sadar dan langsung melihat ke arah zara yg masih setia menusuk-nusuk pipi nya.
Zen dengan cepat memegang tangan zara yg menusuk Pipinya.
"kenapa kau menusuk pipi ku"tanya Zen pada zara yg entah kenapa mukanya memerah lagi.
Disisi lain zara kaget saat zen memegang tangan tiba-tiba. Dengan reflek dia menarik tangan nya dan berbalik membelakangi zen.sambil memegang tanganya yg di pegan zen.
Zen yg heran dengan perilaku zara berkata lagi. "hei kau kenapa sih, ihh, kok aneh banget "tegur zen yg sudah jengkel dengan perilaku zara yg kadang marah dan kadang menghidarinya.
"t-ti-tida-k,, ap-a a-pa"jawab zara dengan gugup.
Disisi zara...
'haaa, kenapa tingkah ku seperti ini sihh, ini dada juga kok, sesak banget sih'pikir zara yg sedang membelakangi zen.
Tidak mau memperpanjang masalah zen pun berkata"kalau begitu ayo kita pulang, udah sore nih,teleport"
"blinkkk"
zen yg memang lagi menyentuh bahu zara. langsung menggunakan teleport untuk berpindah tempat ke depan rumah liza.
Sedangkan zara yg kaget karena langsung teleport tersungkur saat sampai di depan rumah liza.
Bruuuk"
"aduhh"ringis zara yg merasa sakit di lututnya.
Zen yg melihat itu langsung melihat keadaan zara."astaga ,zara kau ngak apa apa kan"ucap zen panik saat melihat zara tersungkur di tanah akibat teleport secara tiba-tiba.
Zara yg tengah duduk di tanah mengulung gaun nya yg sudah agak kotor hingga ke lutut. Dan terlihat luka gores yg mengeluarkan darah di lutut zara.
"ngak papa kok zen cuman, goresan aja"balas zara.
"aduhh, aku beneran minta maaf zara, sini aku obatin"pinta zen sambil mengarahkan tanganya ke atas lutut zara yg terluka.
"heal"
__ADS_1
Siiingg"
Luka yg tadinya berdarah langsung menutup dantidak meninggalkan apa pun.
"sudah,coba berdiri ,aku bantu"sahut zen sambil menjulurkan tangan nya kepada zara.
"iya, makasih zen"
"sama sama"
Di saat bersamaan exley yg sedang bersama afif melintas di depan rumah liza dan melihat zara yg sedang dibantu berdiri oleh zen. Dengan gaun yg bagian bawah dan tangan nya sudah robek.
"eh, ayah bukankah itu zara"tunjuk afif
Exley yg mendengar itu mengarahkan pandangannya ke arah yg di tunjuk afif. Dan benar saja dia melihat zara yg sedang berpakaian acak-acakan bersama zen.
Exley yg melihat itu langsung saja menghampiri zen dan zara,"zaraaaaaaa"teriak exley sambil menungang kudanya.
Zen dan zara yg sudah berdiri menoleh ke arah sumber suara itu dan mereka melihat exley di temani afif yg sedang menaiki kuda yg tengah berjalan ke arah mereka.
Tidak butuh waktu lama exley dan afif sampai ke tempat mereka.saat sampai exley langsung turun dan memeluk zara. Sebentar lalu melepas pelukanya. Dan berkata
Sedangkan afif menatap tajam ke arah zen yg juga menatap afif tapi dengan tatapan santai.
"ehh, aku tadi pergi sama zen, ayah hehehe "jawab zara dengan tawa kecil.
"terus kenapa pakaian kamu robek sama ada yg kotor begitu"tanya exley lagi kali ini dengan penuh selidik.
"ehhh, itu....... "
Afif yg sedang memakai zirah full plate atau lengkap,kecuali tutup kepala. Melihat ke arah zara lalu kembali melihat ke arah zen. Dan berkata.
"hei apa yg sudah kau lakukan pad adikku, haaa"gertak afif dengan nada tinggi.
Zen yg dituduh mengerutkan dahinya.
Zara yg kaget dengan kakaknya yg mengertak zen, melihat ke arah afif yg sedang melipat tangan kayak orang lagi solat.
__ADS_1
"kakak, zen tidak berbuat apa-apa kok"sangah zara pada tuduhan afif ke zen.
Afif melihat ke arah zara dan berkata.
"diam"tegur afif.
Zara yg ditegur seperti itu langsung menunduk ke arah tanah,sedangkan exley hnya diam dia tahu kalau zen tidak akan macam-macam pada putrinya.
"hei jangan asal menuduh, aku tidak berbuat apa-apa padanya"balas pada afif yg ada di depanya.
"terus kenapa dia seperti itu"tunjuk afif pada zara.
Zen pun melihat ke adaan zara yg memang agak acak-acak kan.
Rok bagian bawahnya sudah robek hingga di bawah lutut dan banyak bercak kotoran.lengan bajunya sudah robek juga ,yg tadinya berlengan panjang, sekarang hanya sampai di atas siku saja.dan banyak kotoran seperti tanah dan warna hitam yg asal nya saat zara dan zen sedang membakar ikan, saat itu zen mengosok salah satu tanganya yg hitam ke baju zara.
"itu...... "
"sudah afif,tidak baik menuduh orang sembarangan.yg penting adikmu sudah ketemu, nanti kita minta penjelasan zara di rumah"sela exley .
Afif melihat ke arah ayahnya, yg memelototkan mata padanya, dan itu berarti satu. Dia ingin afif berhenti.
Jadi dia hanya pasrah. "baiklah, kali ini aku melepaskan mu,tapi lainkali awas saja kau"ancam afif lalu berbalik ke arah kuda nya.
"galak amat sih"ejek zen.
Afif yg tadinya ingin menaiki kudanya berbalik llagi ke arah zen dan berkata.
"apa kau bilang, kau cari mat...
"afif, sudah ayo pulang"bentak exley pada afif yg hendak mengeluarkan pedang yg ada di pingang nya.
"tapi ayah
"diam, ayo pulang. Zara naik sama kakak mu"perintah exley.
"baiklah ayah"jawab mereka berdua.
__ADS_1
"dahhh, riff,zara"lambai zen pada exley yg sudah berbalik arah.
zara hanya berbalik dan tersenyum dan exley balik melambaikan tangan juga pada zen. Sedangkan afif hanya bisa menahan emosi nya pada zen.