petualang tiga sahabat - sedang revisi

petualang tiga sahabat - sedang revisi
permintaan


__ADS_3

Saat malam nya di rumah liza........


Ada seorang pemuda berumur 18 tahunan sedang tertidur di atas kasurnya,tiba tiba dia membuka matanya.


"hoaaam, eh kok gue ada disini, bukanya tadi...,oh pasti si azel"ucap zen kemudian dia mengingat siapa yg membawanya pulang karena sebelum pingsan dia sekipas melihat azel keluar dari kantor liza yg ada di lantai 2 gedung asosiasi.


"kukuruyuk"bunyi perut zen mengelegar di seluruh ruangan .


"hah, lapar juga makan ah"ucap zen kemudian beranjak dari kasurnya dan keluar dari kamar.


Step"


Step "


Step"


Bunyi langkah kaki zen turun dari tangga dan dia melihat azel, dan 4 keluarga naga (note: julukanya saya ambil dari komentar) sedang bermain main dengan si kembar.


"hoaam, hei apa masih ada makanan"ucap zen yg masih dalam keadaan mengantuk.


Sontak kelima orang itu langsung menoleh ke arah zen.


"eh udah bangun zen"ucap liza


"gue kira tadi lu udah sakaratul maut"ucap zou bercanda.


"hahaha iyanih pakaian lu tadi aja kayak gembel"ucap azel menambahkan.


"heh, gue tadi itu habis berjuang mati matian buat dapat ni..., eh mana bunga gue "ucap zen kaget saat melihat bunga yg tadi dia ambil mati matian melawan 3 golem itu hilang.


"oh bunga langka itu aku udah tanam lagi zen di taman belakang"ucap liza menenangkan zen.


"hufft gue kira hilang "ucap zen sambil mengelus dadanya.


"oh iya zen bagaimana kau mengambil bunga itu, bahkan 5 orang rank S level 550 saja sangat kesulitan melawan 3 golem itu "ucap liza penasaran bagaimana tidak sudah 5 tahun sejak quest itu di berikan belum ada juga yg bisa menyelesaikan nya. Bahkan sudah ada 5 rank S yg bekerja sama untuk mendapatkan bunga itu tapi 3 dari mereka pulang dengan keadaan di tandu oleh beberapa orang yg diajak nya.

__ADS_1


"heh, mau liat nih aku ada video nya"ucap azel kemudian mengeluarkan benda yg kelihatan seperti prosesor penampil gambar.


"vi... Apa"ucap liza binggung.


"liat aja sayang ,pasti kamu kaget"ucap zou yg memang pernah di perlihatkan video anime oleh zen dan azel.


"baiklah"ucap liza pasrah.


Dan sesudah azel memasang semuanya dia kemudian mengeluarkan laptop yg dulu dia beli saat menonton anime dengan zen dan zou.


"benda apa lagi itu zel"ucap liza kembali penasaran.


"udah liat aja"ucap azel kemudian dia mengetik ngetik mencari video yg dia rekam saat zen sedang bertarung menggunakan mata zen saat bertarung, sistemnya kayak di game lah kameranya merekam langsung dari mata orang itu.


"cliiit "bunyi prosesor itu menyala.


"wind tornado


Wuuussh" bunyi gambar itu.


Seketika liza terkejut bukan main, bukan karena gambar itu tapi skill yg di keluarkan zen.itu adalah skill yg sudah dia latih selama 30 tahun tapi sangat susah mempertahankan bentuk nya. Jadi dia hanya bisa membuat tornado yg ukuran 5 meteran tapi itu sudah dianggap luar biasa oleh orang orang.


Sontak saja di langsung melihat zen yg sedang malu karena sedang di tertawai oleh azel dan zou yg mengomentari pertarungan zen yg asal asalan dan hanya menggunakan pedang air bergerigi yg berputar seperti gergaji mesin.


Liza kembali terkejut bagaimana tidak pedang elemen air saja sudah sangat susah membentuk dan mempertahankan nya agar keras seperti pedang dibuat bergerigi dan geriginya berputar terus menerus.


Hingga video itu berakhir liza masih terkejut dengan semua yg dilakukan zen saat bertarung tadi. Sedangkan si kembar sudah tidur saat pertengahan video itu.


"z-zen bagaimana kau membentuk tornado dan pedang air itu"ucap liza dengan sangat bersemangat.


"oh, itu gampang sih cuman bayangin aja terus jangan terlalu fokus ,udah"ucap zen santai.


"Bisakah kau mengajari ku"ucap liza


"yah bisa saja sih, tapi si zou kan bisa"ucap zen

__ADS_1


"tapi gue kan elemen api,bukanya nolak tapi emang ngak bisa"ucap zou


"hmm iya juga si, kalo elo zel"ucap zen pada azel .


"gue masih banyak urusan brek, besok gue ngurus berkas berkas gue, besoknya gue ada tugas, besoknya ada tugas,besoknya lagi ada ini, besoknya lagi ada itu, intinya gue sibuk"ucap zen panjang lebar.


"hah udah baiklah besok,di taman kota, pas sore aku tunggu"ucap zen pasrah saja melati liza padahal dia tidak mahir melatih.


"oke, terima kasih zen, muahhh"ucap liza memeluk zen sontak dia mendapat tatapan tajam dari zou.


Dia kemudian langsung mendorong pelan tubuh liza dan berkata.


"ingat,ingat kalau udah punya lah, nanti gue di bonyok lagi"ucap zen kepada liza.


"eh ,iya ya"ucap liza kemudian berjalan kearah zou dan memeluknya


"hehehe,tenang aja bagi aku kamu yg selalu nomor satu kok"ucap liza sambil memeluk zou.


Sontak para jomloh yg ada di depan mereka meringis.


"hoi, kalau mau romantis romantisan tau tempat dong, kita yg jomloh sesak nih"ucap azel.


"makanya cepet nikah ,ngak usah ngehaluin si miku yg cuman kartun"ucap zou mengejek azel.


Tiba tiba zen teringat dengan zara, yah zara memang mirip dengan miku hanya saja rambutnya merah agak kehitam hitaman.


Zen pun kembali teringat saat saat pertemuannya dengan zara lalu dia tersenyum senyum sendiri. Azel dan zou yg melihat itu langsung saja menampar pipi zen


Plak


Plak.


"sialan kenapa kalian menampar ku"ucap zen kesal sambil mengelus kedua pipinya yg memerah karena level mereka tidak jauh berbeda jadi rasa tamparan mereka terasa sekali oleh zen.


"elo tu, bikin orang ngeri aja senyum senyum sendiri kayak orang gila"ucap zou.

__ADS_1


"kenapa ngak terima kalian, sini gelut ayok"ucap zen kemudian berkelahi dengan mereka berdua


"kesambet tau rasa lo"ucap azel sedangkan liza hanya geleng geleng kepala melihat tingkah mereka bertiga.


__ADS_2