
"hah kalau begitu aku pergi tidur dulu sama si kembar ya,udah larut nih, kalian jangan lupa tidur.
"iya"ucap ketiga orang itu melanjutkan pertengkaran mereka yg sama seperti anak kecil saja, Mereka saling memeluk dan memukul, mengigit, mencakar,menarik rambut dan lain lain.
Hingga 1 jam kemudian mereka terbaring di lantai dengan keadaan acak acakan, baju mereka robek robek, badan mereka penuh cakaran dan luka lebam berwarna biru tapi belum sampai 2 menit luka itu kembali sembuh karena skill zen yaitu 'AUTO HEAL'.
"hahahahahaha, menyenangkan juga"ucap zou.
"hahaha, iya sudah lama kita tidak seperti ini"ucap zen.
"kita seperti anak kecil saja,hahahaha"ucap azel ikut tertawa.
"hah, kalau gitu aku pergi tidur dulu"ucap zou kemudian pergi tidur kekamarnya yg sama dengan kamar liza dan si kembar.
"gue juga ah, udah ngantuk"ucap azel ikut pergi dan naik ke lantai 2.
"hah, makan aja lah"ucap zen kemudian menuju meja makan dan mengambil makanan yg masih ada di meja lalu makan sambil menonton anime lewat laptop dan prosesor yg ditinggalkan azel.
Sesudah makan dia pun mulai mengantuk dan tidak lama kemudian dia tidur sambil menonton anime di ruang tengah.
Skip....
Paginya Mereka semua pun bangun dan beraktivitas seperti biasa, di meja makan mereka pun sedikit berbincang bincang.
"zen kau tidak lupa dengan janji mu semalam kan"ucap liza..
"hm, yg mana"ucap zen menghentikan makanya.
"ihhh, yg kau mau ajarin aku"ucap liza kesal.
"ohhh, iya bentar sore kan, aku tunggu di taman kota nanti"ucap zen kemudian melanjutkan makanya.
"eh zel habis ini lo mau kemana "ucap zou yg sudah selesai sarapan yah bisa di bilang makan lah.
"emm, urus urus berkas gue ama liza,emang napa"ucap azel.
"ngak, nanya aja"ucap zou kemudian meminum air yg ada di mangkok samping tangannya.
"puuuuuft, anjir ini air cuci tangan kan"ucap zou menyemburkan air itu ke arah zen yg sedang makan siang di sampingnya.
Sedangakan zen yg di sembur hanya bengong melihat makanan nya sambil membuka mulutnya yg penuh makanan.
Zen pun langsung marah marah.
"heh kalau nyembur itu kira kira dong,gue baru juga mandi"ucap zen kesal.
"hehehehe,sory "ucap zou sambil memegang kepalanya.
__ADS_1
"sory, sory, huh bau anjay"ucap zen mencium bau badanya yg habis di sembur oleh zou kemudian dia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
"makanya kalo minum itu liat liat jangan asal minum "ucap azel.
"iya, liat si zen marah kan"ucap liza
"ahhh, paling bentar baik lagi"ucap zou santai sambil berjalan menuju ruang tengah.
Skip balik ke mc.....
Setelah membersihkan diri zen menganti bajunya dengan skill ceration.
Dia hanya berpikiran sempit padahal jika skill creationya dia manfaatkan lebih dia bisa saja membuat sesuatu yg luar biasa tapi dia hanya memakainya untuk membuat baju dan sesuatu yg dia perlukan saja.
Setelah menganti baju,zen pergi ke ruang tengah dan melihat zou yg hanya sedang baring baring sambil melihat anime lewat prosesor.
"oi zo, si liza ama azel kemana"ucap zen ikut bating baring di dekat zou.
"mereka udah pergi, emangnya mau apa"ucap tanpa mengalihkan pandangan nya.
"ohh, ngak cuman nanya, kalau gitu gue pergi dulu ya"ucap zen kemudian
Beranjak menuju halaman belakang .
"iya pergi aja sono, ngak usah balik sekalian"ucap zou santai.
"iya,iya"ucapnya lalu pergi menuju bunga tulip api yg dia ambil kemarin.
"rumah bangsawan rosevelt, hmm kayaknya pernah dengar"ucap zen mengingat ingat kembali.
"dahlah, bawa aja"ucap zen kemudian mencabut pelan pelan bunga itu dengan akarnya lalu menanam nya kembali ke pot yg dia ciptakan.
Kemudian dia berjalan kembali ke dalam rumah dan zou yg melihat itu berkata.
"eh balik lagi lu, gue kira dah pergi"ucap zou penasaran.
"gue abis ngambil ini nih "ucap zen sambil menunjukkan bunga yg baru dia ambil.
"ohhh"ucap zou
"kalau gitu gue pergi dulu"ucap zen berjalan keluar.
"pergi sana,ngak balik sekalian,syuh"ucap zou sambil mengayunkan tanganya maju mundur seakan mengusir zen.
"wah, lo ngusir gue yah "ucap zen berbalik ke arah zou.
"nggak ,pergi sana ah, ganggu aja"ucap zou
__ADS_1
"hah"zen kemudian keluar dari rumah dan pergi menuju alamat yg ada di kertas quest itu.
Skip...
Setelah berjalan beberapa lama dia pun sampai di depan rumah yg agak tidak asing baginya. Kemudian ada seorang penjaga yg melihatnya dia adalah penjaga yg waktu itu melihat zen dengan zara.
"eh nak zen, mau apa kesini"ucap penjaga paruhbaya itu menghampiri zen.
Zen kemudian teringat kalau ini adalah rumah cewek cerewet yg pernah menabraknya.
"eh, engak ada urusan sebentar"ucap zen menjawabnya.
"urusan apa ya "ucap penjaga itu penasaran dan bersamaan pula zara dan zira keluar dari rumah memakai gaun biru dan merah dengan hiasan kepala sebuah topi warna merah dan biru juga mereka terkejut melihat zen yg ada di depan rumah mereka dan sedang berbicara dengan seorang penjaga.
"zen, apa yg dia lakukan disini"ucap zara penasaran saat dia melihat zen tengah berbicara dengan penjaga gerbang.
zira yg mendengar itu berkata "kau kenal ra"ucap zira kaget, karena selama ini saudara kembarnya yg satu ini sangat malas jika berurusan dengan laki laki, apalagi memgingat namanya.
tapi kali ini dia menyebut nama seorang laki laki yg bahkan dia saja belum mengenalnya.
"ah, dia teman ku"ucap zira dengan nada santai.
"haaah, teman"ucap zira terkejut, karena setahunya zara tidak memiliki teman selain 4 sahabatnya di akademi.
Balik ke mc........
"oh, aku mau ingin memberikan ini pak"ucap zen kemudian meletakkan bungkusan yg dia bawa ke tanah dan membukanya dan isinya adalah bunga tulip api yg jumlah bunganya ada 2 bunga itu bentuknya seperti api yg terbakat dan dan batang yg berwarna hijau kemerah merahan dan bentuk mahkota bunganya seperti api yg terbakar.
Seketika penjaga dan zira terkejut bunga itu sangat dicari oleh keluarga rosevelt karena nyonya dari keluarga itu atau ibu zara dan zira menderita penyakit tidur es 3 tahun yg lalu disebabkan karena di racuni oleh pelayanya sendiri sedangkan pelayan yg meracuninya telah di hukum mati 1 bulan setelah meracuni ibu zara dan zira dan satu satunya cara menyembuhkanya adalah air rebusan dari bunga tulip api yg langka dan hanya di temukan di tengah tengah hutan terlarang.
"bu-bu-bukanya ini bunga tulip api"ucap penjaga itu kaget.
"iya pak ,aku datang ingin menyelesaikan quest ini"ucap zen santai dan mengeluarkan kertas quest dari kantong nya.
"tidak salah alamat kan"ucap zen memberikan kertas itu kepada penjaga.
"tidak, tidak mungkin salah"ucap zara yg keluar dari gerbang rumah.
"eh, ketemu lagi, apa kabar"ucap zen sambil melambaikan tangan ke arah zara yg sedang menatapnya sedangkan zira sudah masuk kembali ke rumah memberitahu ayahnya jika ada orang yg membawa tulip api.
"kabar baik zen"ucap zara dengan senyuman.
Sontak saja dada zen seperti berbunga bunga dia pun membalasnya dengan senyuman juga
Zara yg melihat itu hatinya ikut berbunga bunga juga, hingga pak penjaga berkata.
"tidak salah nak zen, kami memang sedang membutuhkan tulip api"ucap pak penjaga itu.
__ADS_1
"iya, zen kami ibuku sangat membutuhkan bunga itu"ucap zara dengan nada sedih.
"memang nya ibumu kenapa zara"ucap zen tapi belum sempat zara menjawab dia melihat 3 orang 2 perempuan muda dan satu laki laki paruh baya dengan pakaian agak mewah keluar dari rumah zara dan menghampiri mereka lalu........ .