petualang tiga sahabat - sedang revisi

petualang tiga sahabat - sedang revisi
turnamen part 2


__ADS_3

Azel yg melihat tidak ada yg meresponya, langsung saja berlari ke pinggiran arena dan ingin menambah shield yg digunakan untuk melindungi para penonton yg ada di situ dari serangan .


dia melompat-lompat dari satu kursi ke kursi lain.


swuushhhh"


clinh,cling,cling"


step,step,step,step"


ABSOULT SHIELD "teriak azel langsung berlari sekencang mungkin ke pinggir arena, dan mengeluarkan shield tambahan yg menuntupi seluruh arena yg dialiri listrik dengan tegangan sangat tinggi.


"bressssst,craaak,prang ,buuuuuum"suara petir zen membentur shield dan langsung membentur tanah ,lalu menyebar malalui air.


"AAAAAHHHHHHHHH"


"AHK,SAKIT"


"AKU TERBAKAR"


"TOLONG"teriak para peserta yg terkena serangan zen mencoba lari tapi sia-sia. karena ada air hujan yg mengantar listrik dan menyebarkanya.jadi tidak ada yg bisa lolos dari skill zen yg satu ini.


sementara azel yg memasang shield tambahan, juga terkena dampak serangan zen, yg bisa di bilang sangat bahaya.


azel tidak bisa bergerak karena semua sendinya terasa kaku,karen terkena petir skala kecil yg diserap oleh shieldnya.


sementara penonton yg tadi terpukau dengan penampilan zen langsung pucat saat melihat apa yg terjadi.


mereka melihat para peserta turnamen itu ada tersetrum,pingsan,terbakar dan ada juga yg masih kejang kejang karena terkena aliran listrik yg tidak terlalu besar . tapi yg membuat mereka begitu adalah listrik yg mengalir melalui air.


"ini bukan turnamen,ini pembantaian"


"bagaimana bisa dia menghabisi semua peserta dengan sekali serang"


"dia berbahaya"


"ibu aku takut"ucap para penonton yg melihat skill zen.


sementara itu para raja dan ratu ras terkejut bukan main,bagaimana tidak ,kekuatan sihir yg digunakan zen sangat besar,apalagi sihir yg zen gunakan adalah sihir jenis petir yg hanya bisa dikeluarkan jika 3 orang penyihir kerajaan atau 5 orang rank S job witch menyatukan mana mereka ke satu orang yg ber elemen petir.dan bisa di bilang itu adalah sihir kelas atas.


"sihir kelas atas lightning burst,bagaimana bisa"ucap raja para manusia darsono yg kaget saat melihat skill itu.


"dia mengeluarkan nya, sendiri dan tidak membutuhkan orang lain"ucap ratu para elf lilis yg beranjak dari tempat duduknya.


"dia berbahaya"ucap raja beastmaster jarwo dengan suara berat seperti biasanya dengan gaya tangan di satukan dan di taruh di kening.

__ADS_1


sementara para raja dan ratu lainya hanya menganguk sambil melihat zen ,yg masih ada di udara, dengan penampilan rambut biru juga ada listrik kecil yg keluar-keluar dari tubuhnya.


sementara di tempat exley


"mengerikan"ucap exley dengan nada terkejut


"bahkan saat berduel dengan ayah saha dia sudah sangat kuat,bagaimana bisa kekuatan sihirnya juga sebesar ini"ucap zira yg ada di samping ibunya dan zara.


"exley,bukankah itu teman mu?"ucap ira bertanya pada exley.


"iya,aku tidak menyangka dia akan sekuat ini"ucap exley.


sementara zara masih diam sambil melihat zen yg menurutnya sangat keren dengan rambut biru,"keren"ucap nya pelan.


skip.......kembali ke zen.


saat ini zen sedang ada di udara sambil melihat ke bawah,dia melihat orang orang kesakitan ,ada juga yg kejang kejang.


"apa aku terlalu berlebihan,ya"ucap zen sambil mengaruk kepalanya.


"hah,kalau dilihat kasian juga sih"ucap zen melihat orang yg sudah pingsan semua dan sudah tidak ada yg bergerak.


kemudian zen melihat ada shield berwarna emas ,yg melingkari seluruh arena dan dia familiar dengan mana yg mengalir di shield itu


"eh,bukanya ini mana si azel"ucap zen dan dia mencari asal aliran mana shield itu dan melihat azel yg tengah berlutut di tanah dengan satu tangan menyentuh tanah.


"oi berapa yg pingsan"tanya zen pada asisten system azel.


[ding menghitung............


total 198 yg pingsan


ada satu orang yg hanya terkena demage sedikit ,karena dia memiliki item rank S yg bernama nackale of elements.


fungsi menigkatkan kemampuan penguasaan elemen sebesar 100% dan mengelakkan 80% semua serangan elemen yg ada.]


"hmm,dimana"ucap zen binggung karena dia kira skill nya pasti one shot one kill apa lagi ditambah ada air yg mendukung ,bagaimana bisa ada yg lolos,berarti kalung yg di pakai orang itu memang kuat sampai bisa menahan 80% serangan seperti itu.


[ada 20 meter di belakang anda]


mendengar itu zen menoleh kebelakang dan melihat seorang perempuan elf berambut biru dengan tongkat sihir panjang sedang berusaha berdiri.


"heeeeeh,perempuan ya"ucap zen dengan senyum licik.


kemudian dia sadar"eh, bukanya ini turnamen, mana yg pengisi suaranya"teriak zen yg membuat liza sebagai pengisi suara sadar.

__ADS_1


"eh,maaf,karena hanya tersisa kalian berdua ,maka kalian maju ke pertandingan berikutnya"ucap liza dengan nada agak gugup.


"wuuuui,hebat"


"luar biasa "


"kau sangat kuat"


"wuuuuuuuuu"sorakan dan teriakan penonton yg mengema di kollesium itu sangat keras ,mereka semua memuji kekuatan zen yg sangat kuat.


berbeda dengan ekspektasi zen yg dia kira kalau dia akan di diskualifikasi karena skill yg dia keluarkan terlalu berlebihan.


"terima-kasih"ucap zen sambil menundukkan badanya.


sementara elf berambut biru itu memperhatikan zen dengan tatapan tidak bisa diartikan,kagum?,takut?,semua bercampur menjadi satu.


"aku,harus menjadi muridnya"ucap elf itu.


sementara zen yg sudah merasa cukup dengan pujian dan sorakan itu pun turun keluar dari arena,dan dia melihat ada banyak orang yg datang ke arena.


tentu saja itu tim medis atau healer yg bertugas mengobati para peserta yg terluka.tapi mereka tidak mengira kalau akan seperti ini.


kembali ke zen ......


saat ini zen menghampiri azel yg tengah bersandar di pinggir arena karena masih terkena efek dari petir zen,azel merasakan semua badanya kaku.


"hoi bro,ngapain"ucap zen sambil memukul bahu azel.


"ngapain-ngapain,sialan lo,kalau mau keluarin skill gituan kira-kira dong"gerutu azel dengan nada marah.


"emang napa"ucap zen bingung


azel langsung berdiri dan memegang kerah zen


"kau tidak lihat dampaknya,haaa"kali ini sudah sangat jengkel dengan zen.


"eh,dampak kek mana"


"kau tidak berpikir kalau listrik itu mengalir ke penonton,haa"ucap azel geram.


"iya,iya ,gue salah,haaa,gue traktir deh ,mau"ucap zen menenangkan suasana.


"huh,matamu"ucap azel lalu berjalan pergi dari zen.


"lah dia kenapa,padahal kalo soal traktir traktir pasti banyak yg mau"

__ADS_1


[maaf tuan hanya memberitahu,walaupun anda tidak mentraktir system azel,dia juga bisa mengambil koin anda yg ada di inventori tanpa memberitahu anda]


"ohh,pantesan,dahlah,pulang aja"ucap zen lalu pergi dari tempat itu


__ADS_2