petualang tiga sahabat - sedang revisi

petualang tiga sahabat - sedang revisi
mengamati pertarungan


__ADS_3

Paginya zen terbangun dari tidurnya dan langsung keluar kamar nya untuk mandi tetapi saat ingin masuk ke kamar mandi pintu kamar mandi tertutup dan ada suara gemericik air dari dalam kamar mandi.


Zen kemudian mengetok pintunya tapi sepertinya lebih ke mendobrak karena dia mendorong pintu itu menggunakan kaki.


Dan saat dia menendang pintu tiba tiba terbuka dan terlihat azel mamakai handuk dari perut hingga lututnya sedang melihat zen yg mengarahkan kakinya padanya spontan azel menghindar tapi nasib si zen bikin miris kakinya melebar dan membentuk split lurus setara dengan tanah


Note: split itu pas kaki melebar selebar lebarnya kekanan dan kekiri biasanya hanya bisa dilkkukan oleh kaum cabe cabean



gambarnya kek gini


Terdengar bunyi


Kreetek"bunyi tulang ************ zen


"aaaaahhhhh"teriak zen kesakitan karena memang dari dulu ia tidak bisa split.


"hahahaha, makanya kalo mau masuk itu antri jangan nerobos kayak emak emak"ucap azel lalu meninggalkan zen.


"nih orang udah liat gue kesakitan malah ngejek,ngak bantuin pula"ucap zen pelan pelan berdiri tapi pasti karena merasa nyeri di ************ nya.


"adududuh, sakit banget njay"ucap zen kemudian menutup pintu kamar mandi lalu mandi seperti orang normal kecuali para kaum rebahan kayak yg baca novel ini yg pasti pernah ngak mandi seharian.


Setelah mandi diapun keluar dan masuk ke kamar untuk memakai baju lalu turun ke lantai satu dengan terpincang pincang.


"lo kenapa zen jalan pincang kayak liza pas habis malam pertama sama gue"ucap zou dengan nada polos sedangkan liza yg mendengar itu langsung memukul tangan zou dan zou hanya tertawa kecil.


"dia kena azab karena mau dobrak kamar mandi pas gue di dalam"ucap azel sambil membaca komik di hp nya.


"Hahahaha kena karma lo zen, orang lagi mandi kok mau di ganguin"ucap zou tertawa.


"kalian ya temen lagi menderita malah di ejek, ngak berperitemanan kalian"ucap zen yg masih berjalan pincang ke arah mereka.


"berperitemanan kok aku baru dengar yak emang ada, setahuku yg ada cuman berperikemanusiaan "ucap liza bertanya.


"ah itu cuman bahasa yg di buat buat ama si muka standar ngak usah dipikirin liz"ucap azel mencomot satu kue yg ada di depanya.


Sedangkan zen yg di katai muka standar hanya diam, karena kalau di teruskan pasti dia akan di bully lagi.


"hah kalian habis ini mau kemana?,mana si kembar?"tanya zen ikut duduk di dekat azel.


"hmmm, habis ini ngak kemana mana sih tapi aku harus pergi ke asosiasi lagi, kalau si kembar lagi tiduran di kamar, maklumlah anak bayi"ucap liza.


Zen yg merasa aneh dengan kalimat liza pun berkata.


"eh katanya habis ini ngak ada kerjaan lah itu mau pergi"ucap zen


"eh iya juga yah, kok aku jadi pikun kek gini sih"ucap liza mengaruk kepalanya.


"ketularan pikunya si zen kali, makanya kalo dekat dekat ama dia jaga jarak 2 meter supaya ngak kena penyakit nya"ucap azel angkat bicara.


"lah kau yg bilang kenapa, kau sama si zen dekat banget"ucap liza yg melihat jarak antara azel dan zen hanya 30 cm.


"kalau gue mah udah terlanjur ketularan makanya ngak akan ngaruh kalo dekat dekat"ucap azel dengan santai.


"lu tu ya ngak bos... "sebelum menyelesaikan kalimatnya terdengarsuara ketukan pintu.


Tok"


Tok"


Tok"


Kemudian liza berlari menuju ke arah pintu untuk melihat siapa yg datang. Teryata itu adalah afif kaka zara yg menggunakan pakaian lengkap ksatria diikuti oleh 4 prajurit di belakanganya


"eh komandan afif mari masuk"ucap liza yg memang sudah kenal lama dengan afif.

__ADS_1


"terima lasih liza ,tapi aku hanya ingin menjemput rank S baru yg ada di kerajaan aku di perintahkan raja untuk membawanya ke istana ,aku dengar kalau dia tinggal bersamamu"ucap afif dengan nada bersahabat.


"siapa sayang kok ngak di suruh masuk"ucap zou yg muncul dari dalam rumah sedangkan afif dan para prajurit yg mendengar itu langsung melihat ke arah zou mereka teryata tidak salah dengar kalau suami guild master telah kembali.


"ah mereka prajurit kerajaan ingin menjemput azel untuk di tanyai sama raja"ucap liza karena memang setiap rank S baru akan dipanggil oleh raja untuk bertemu.


"oohhh"ucap zou ber oh oh ria kemudian melihat para prajurit dan komandan afif lalu berteriak.


"woi zel lu di cariin ama orang nih"teriak zou dengan lantang ke arah dalam rumah dan tidak lama muncul dua orang yg sedang memegang hp dengan posisi miring karena Mereka sedang main mobil legeng.


"kenapa zou, siapa nyariin gue"ucap azel yg masih setia melihat ke arah hpnya.


"anda dicari oleh raja tuan azel kami di utus untuk menjemput anda"ucap komandan afif.


"ohh, kalau gitu ayo pergi ,yuk zen"ucap azel mengajak zen sembari berjalan keluar rumah.


Dan para prajurit hanya melihat itudengan kesal karena komandan mereka seperti tidak di hargai karena saat berbicara pun azel tidak melihat komandan mereka tapi apa boleh buat rank S adalah tingkat yg paling kuat di antara semua petualang dan itu bukan hanya omong kosong belaka jadi mereka berhati hati denga azel.


"kalau gitu, gue pergi dulu ya"ucap azel yg masih setia melihat hpnya.


"hmm, dadah"ucap zen kemudian masuk kerumah sambil melihat hpnya.


Skip....


sudah 1 jam setelah azel pergi kini zen sedang ada di ruang tengah dan sedang membaca komik yg dia cari di hpnya sedangkan zou dan liza sedang keluar jadi dia juga menjaga rumah. judul komik itu solo leveling.


zen melihat banyak shadow shadow yg mengikuti mc komik itu, walaupun cara mendapatnya harus membunuh dulu.


tapi berhubung zen kurang suka membunuh jadi dia hanya menikmati membaca komik itu dan tidak ingin menirunya.


"hah, bagus juga komik nya, sayang si jinwo ngak peka "ucap zen kemudian meletakkan hpnya di atas meja.yah karena ada seorang hunter perempuan yg selalu berada di dekat si jinwo tapi si jinwo tidak sadar kalau si hunter itu jatuh cinta sama dia.


"huaaaaa, keluar dulu ah"ucap zen kemudian melangkah keluar dan saat dia di depan pintu dia melihat zou yg baru pulang dari pasar membawa bahan makanan.


"hm, zen mau kemana "ucap zou sambil menenteng belanjaan nya.


"ohh"ucap zou lalu berjalan ingin masuk kerumah tapi sebelum sempat memegang gangang pintu zen berkata.


"eh zou, lu kok kayak emak emak ya"ucap zen sambil melihat zou.


"maksudnya?"ucap zou binggung dengan apa yg dikatakan zen.


"itu loh, kenapa kau belanja seharusnya kan si liza "ucap zen sambil menunjuk belanjaan yg di bawa zou.


"ooooh, gue tadi pergi sama liza tapi,pas mau pulang katanya dia ada urusan, jadi aku yg bawa deh"ucap zou.


"ohh, kirain"


"kalau gitu aku pergi dulu"ucap zen berbalik dan pergi.


"iya jangan pulang malem malem"ucap zou melambaikan tangan.


"iya, et dah kayak emak gue aja lo"teriak zen.


"idih yg mau jadi emak lo siapa, lagian gue itu batang bukan lobang"ucap zou kemudian masuk kedalam rumah.


sedangkan zen tidak mendengar itu karena dia sudah jauh. setelah beberapa saat berjalan zen pun memutuskan untuk mengambil misi saja di asosiasi.


dia pun berjalan ke arah gedung asosiasi dan setelah berjalan beberapa saat dia pun sampai di sana, terlihat banyak sekali petualang dari berbagai ras dan rank yg ada di depan gedung itu. rata rata dari mereka mencari party ada juga yg melaporkan misi.


kemudian zen pun masuk kedalam gedung itu dan melihat lebih banyak orang di dalam, banyak orang yg sedang berbicara dan membentuk kelompok kelompok kecil.


tapi zen tidak ingin menunda lagi jadi dia pun memutuskan untuk mencari misi di papan misi yg ada di samping resepsionis.


saat sampai zen melihat lihat semua misi yg ada,


"hmm, yg cocok apa ya, hmm,bersihkan gua goblin di utara, bunuh serigala yg mengganggu warga, dan bla bla bla bla"ucap zen membaca satu satu misi di situ.

__ADS_1


"ah, yg ini aja lah, mengambil bulu kucing bulu lebat"ucap zen menarik salah satu kertas di papan itu.


lalu dia keluar dari gedung itu dan menuju hutan di luar kerajaan di bagian selatan. dan saat sampai di gerbang zen ditahan oleh 2 prajurit.


"berhenti,tunjukkan kartu pengenal mu"ucap salah satu prajurit itu.


zen kemudian merogoh kantong nya dan mengeluarakan kartu petualangnya dan stelah itu dia dibiarakan lewat.


setelah berada di pinggiran hutan dia melihat ada banyak petualang pemula yg ada di situ tapi zen tidak menghiraukanya jadi zen pun membuka map.


"tunjukkan lokasi kucing bulu lebat"ucap zen dan kemudian ada tanda lokasi warna kuning yg terletak 1 km dari dia.


kemudian zen pergi menuju lokasi itu. dia melewati hutan yg lebat itu dengan melompat lompat dari pohon ke pohon.


kenapa zen tidak terbang?, yah karena sebenarnya dia mabuk udara, pernah sekali dia ikut naik pesawat saat liburan sekolah bersama teman temannya tapu baru saja lepas landas dia sudah pingsan duluan. sedangkan saat terbang bersama zou dia ada azel yg mencegah mabuk udara itu dengan skill healnya karena zen saat itu mau pingsan.


setelah beberapa saat melompat lompat zen akhirnya sampai di sebuah tempat yg di tunjukkan di map tempat itu pepohonannya banyak sekali juga ada ,bulu bulu berukuran 1-2 meter bertebaran di sekitar situ.


"wih banyak juga yah,huppp"ucap zen kemudian turun dari pohon dan mulai memunguti bulu itu satu per satu tapi baru saja dia memunguti 10 helai dia mendengar suara pertarungan yg sangat dekat dengan dia.


"eh suara apa itu?, apakah ada orang yg bertarung disini"ucap zen kemudian pergi mengecek ke arah sumber suara itu.


dan saat dia sampai,zen bersembunyi di salah satu pohon dekat situ,


sementara di tempat pertarungan.....


"hah, hah, hah, kita sungguh sangat sial bertemu dengan kucing kucing pangeran"ucap laki laki berkepala botak yg memakai perisai sambil menahan serangan kucing kucing itu yg berasal dari ras beast master.


"ya, apa lagi Mereka berlevel 400 Kita tidak mungkin menang"ucap laki laki yg diamksud pangeran itu .


kucing oyen adalah kucing besar yg paling berbahaya di dunia ini karena kucing ini tidak segan memakan atau membunuh orang yg ada di dekat sarangnya.juga karena kucing ini tereknal ganas dan penyendiri, jadi jarang orang yg bertemu dengan orang orang.


tapi jika bertemu yg harus di lakukan cuma lari karena kucing oyen tahan terhadap semua sihir dan hanya bisa diserang dengan kekuatan fisik atau serangan langsung.


"larilah, pangeran kami akan menahan para kucing ini"ucap laki laki berambut hitam dengan beberapa luka di wajahnya, yg memakai pedang berwarna merah karena sudah membunuh salah satu dari kucing yg ada di situ.


"iya pangeran, kami akan menahan kucing kucing ini sebisa kami"ucap perempuan yg memakai panah berwarna hijau yg sepertinya dari ras elf.


"kami akan mengorbankan, diri kami agar pangeran bisa lari"ucap laki laki berpakaian hijau dengan buku berwarna hijau di depanya sepertinya dia healer.


"tidak, aku tidak akan meninggalkan teman ku, kita akan bersama biarpun aku harus mati"ucap pangeran itu.


semua yg mendengar itu merasa terharu, tapi mereka tidak mau jika pangeran mereka terbunuh, apalagi nyawa mereka tidak terlalu berharga di bandingkan dengan nyawa pangeran mereka.


"tapi, pangeran... "


"apakah kalian melupakan keluaraga kalian yg menunggu kalian pulang haaa, aku tidak tahu apa yg akan kau jelaskan pada keluarga kalian jika kalian semua mati disini"teriak pangeran itu.


seketika semua semua orang di situ diam termasuk zen(yah memang sedaritadi dia diam sih)


"hmm, orang yg baik"ucap zen sambil mengelus dagunya.


kembali ke pertarungan.....


"kalau begitu, kita harus menang "ucap orang yg memakai perisai.


"ya"


"ya"


"ya"


"ya"


"semoga kita masih bisa selamat"ucap pangeran itu


sementara itu zen yg melihat pertarungan antara orang dengan zirah berlambang naga warna emas diikuti 5 orang di sekitarnya.

__ADS_1


dari yg dilihat ada 2 orang di belakang dan 1 di tengah dan 3 di depan. yg di belakang sepertinya adalah healer dan mage, di tengah adalah archer dan di depan ada yg memakai pedang juga perisai besar. mereka terlihat sangat kelelahan terutama yg ada di depan keadaan mereka tidak baik, ada yg zitah nya sudah robek, ada juga yg pedangnya sudah retak sedangkan yg bagian belakang sudah seperti kehabisan mana.


__ADS_2