petualang tiga sahabat - sedang revisi

petualang tiga sahabat - sedang revisi
by one dengan arif


__ADS_3

Mereka berdua pun melompat kedepan dan saling melayangkan pukulan satu sama lain hingga kedua tangan mereka bertemu.


"buuuuumm


Ceeess"


Bunyi pukulan mereka dan suara ketika api bertemu dengan air, pukulan itu berlangsung beberapa detik karena mereka saling mendorong menggunakan kekuatan mereka.


"hiiiiyyyyaaaa"teriak Mereka berdua saling mendorong menggunkan tangan mereka .tapi perbedaan kekuatan mereka sudah jelas zen lebih kuat dan berhasil mendorong arif kebelakang dengan sangat kuat.


Tetapi saat arif terdorong dengan kuat dia melakukan salto belakang beberapa kali untuk menguarangi kecepatan dorongan zen yg kuat.


Dan saat berehenti arif berkata.


"heh, boleh juga kalau begitu terima ini"


"thausand punch"ucap arif kembali maju dan meluncurkan skill yg membuat tinjunya sangat cepat seperti skillnya si badang di mobil legeng tapi zen masih bisa melihatnya tapi karena tidak ingin repot dia hanya ingin memasang pelindung.


"shield"kemudian terbentuk sebuah perisai dari air yg lebarnya 1x1 meter di depan zen sebelum tinju arif mencapainya.


"buum


Bum


Ces


Bum


Ces


Bum


Ces


Bum


Ces


Bum


Ces


Bum


Ces


Bum


Bum


Bum

__ADS_1


Bum


Bum......."


Suara pukulan api arif mengenai mengenai perisai air milik zen


"hahaha kita lihat berapa lama perisai itu bertahan "ucap arif terus memukul perisai milik zen dengan skill nya . Tapi setelah pukulan itu selesai perisai zen tidak kunjung hancur .jadi arif langsung melompat ke belakang.


"bagaimana bisa dia menahan itu"ucap sari salah satu anak arif


"iya bahkan perisai duke lexia saja yg dikenal paling kuat retak jika terkena pukulan ayah sedangkan perisai orang itu retak pun tidak "ucap zira kaget.


"kuat sekali"ucap zara pelan sambil menutup mulutnya


"perisai mu kuat juga"ucap arif sambil mengibas ngibaskan tanganya yg sakit karena memukul perisai zen yg sangat keras.


"sekarang giliran ku"ucap zen kemudian menghilangkan shield nya dan langsung maju ke arah arif


"heh, majulah"ucap arif kembali memasang kuda kuda.


Zen maju dengan sangat cepat lalu memukul tepat di perut arif


Bukkkk


"kuuuhhhhkkk"


Tidak sampai disitu dia lalu melakukan uppercut ke arah kepala arif tapi gagal karena arif langsung memukul tangan zen dan menggunakanya untuk mendorong dirinya ke belakang.


Hingga beberapa saat mereka pun saling melompat ke belakang.


"hah, hah, kau sudah berkembang zen"ucap arif yg sudah kelelahan sekarang penampilan dia acak acakan mukanya ada yg lebam dan sudut bibirnya ada darah juga baju nya ada yg sobek dan berdebu.


Sedangakan zen ada yg berbeda darinya matanya menjadi merah merah menyala dan dia seperti sedang marah.


Dia kemudian berkata


"hei ini belum selesai"ucap zen dengan nada berat tidak seperti biasa.


Dan arif yg sadar akan itu langsung berkata.


"hei zen apa yg terjadi padamu"ucap arif khawatir.


"diamlah"ucapnya kemudian langsung menghilang dari tempatnya.


Sedangkan di kursi penonton ada zira, zara, sari dan para pelayan serta beberapa prajurit yg melihat pertarungan merasa sangat tegang


"kemana dia"ucap salah satu pelayan


"apa dia kabur"ucap sari


"ti... "sebelum ucapan zara selesai zen tiba tiba muncul di samping kiri arif

__ADS_1


"hiaaat"ucap zen tiba tiba muncul di samping kiri arif dan sudah siap melakukan tendangan ke tulang rusuk arif yg tidak terjaga.


"bagaimana bisa"ucap arif kemudian mengfokuskan tangan kanan dan kiri ke arah tendagan zen yg berada di samping kirinya.


Bummmmm"suara tendangan zen mengelegar di kediaman itu dan di dengar oleh semua orang.


"ha, ada apa di dalam"


"suara benturan apa "


"siapa yg berani menyerang kediaman ini"


"asalnya dari taman belakang"


"ayo kita lihat cepat"


"jangan sampai terjadi apa apa"ucap para prajurit milik arif mulai bergegas ke halaman belakang dan melihat tuan mereka dalam posisi berada dalam posisi bertahan dengan posisi badan miring kekiri dan tangan kanan dan kiri seperti ultramen yg mengeluarkan serangan terakhir pas lampu disco di dada nya udah merah serta bekas tanah terseret 10 meter ke samping kiri.


"kuhhh, sakit jug....


"belum berakhir"tiba tiba zen muncul di samping kanan arif lalu menendang nya lagi, arif yg tidak siap dengan serangan itu hanya bisa pasrah.


"buuuummm"


"ceeeessss"


Kretaak"bunyi tendangan, air dan api serta tulang tangan kanan arif yg patah terkena tendagan zen yg sangat kuat.


"aaahhhhh" teriak arif saat tulangnya patah.


Seketika zara, zira, dan sari langsung mendatangi ayah mereka.


"ayaaaaaah"ucap mereka berlari menuju ayah mereka.


Sedangkan zen berada di tempat atif sebelumnya dia menatap dengan kosong ke hadapan ke empat orang itu


"siapa kau berani sekali menyerang tuan exley"ucap salah satu komandan itu mengeluarkan senjata dan melihat zen.


Zen hanya melihat sekilas lalu menghilang lagi.


"kemana dia"ucap zira yg melihat zen menghilang lagi.


"dia di atas "ucap salah satu prajurit menunjuk ke atas.


"bagaimana bisa dia ada disana"ucap sari melihat zen sedang dalam posisi menyerang dengan kaki lurus ke depan dan meluncur cepat ke arah mereka


"zen, hentikan semua ini"teriak zara tapi tidak di dengar oleh zen. Dia maaih meluncur dengan cepat ke arah mereka,tapi tiba tiba ada seseorang yg datang dan memukul kepala belakang zen dengan sangat keras hingga zen membentur tanah.


Buuuuim"suara zen yg terbentur sangat keras hingga membuat zen pingsan


"hah, kau masih belum bisa mengendalikan dirimu zen"ucap azel yg tiba tiba muncul di atas langit dengan memegang dahi nya.

__ADS_1


maaf cuman 1 ch karena untuk mikirin tentang pertarungan itu paling sulit di ungkapkan pakel kata kata


__ADS_2