
Pov si zara.
Namaku zara van rosevelt aku adalah anak dari seorang viscount aku memiliki 4 orang saudara dan satu kakak laki laki yg paling tua dan perempuan yg kedua,aku adalah anak ketiga dan yg terakhir adalah saudara kembarku zira kami semua cukup dekat dan kakak pertama ku sudah menikah dan istrinya tengah mengandung.
Oh iya nama kakak ku adalah afif dan kakak perempuanku adalah santi.
Keluarga kami menjalankan bisnis perdagangan di seluruh wilayah kerajaan dan usaha kami juga cukup maju dan tentu saja karena aku seorang bangsawan aku juga bersekolah di akademi kerajaan.
Di akademi aku memiliki sedikit teman Karena aku orangnya dingin pada orang lain selain yg kukenal. tapi aku memiliki 4 sahabat yg selalu menemaniku baik senang maupun sedih. Mereka adalah alex van lexia, ares van lexia,sari van exword dan lisha van exword dan juga mereka semua bertunangan sudah dari juga kecil karena orang tua mereka yg berpangkat duke bersahabat sangat baik.
Alex dengan sari
Ares dengan lisha.
Dan tentu saja karena aku cantik aku juga memiliki banyak pengemar pria dan salah satunya yg mencolok adalah anak seorang duke kerajaan yg selalu menyatakan cintanya terang terangan di depan orang banyak tapi zara tidak menyukainya Karena dia kasar pada orang lain dan sangat menyombongkan kedudukan nya sebagai anak seorang duke.
Dan tentu saja penampilanya seprti babi yg berjalan dia sudah gemuk jelek,bodoh,dan berjerawat. Dia selalu mengangu dan mengejar ku terus dan tentu saja aku selalu menolaknya.
Hingga aku bertemu dengan orang itu entah mengapa saat dia menarik tanganku aku langsung memeluknya dan yg membuatku heran dan sangat binggung aku merasa sangat nyaman saat ada di pelukanya dan hingga aku sadar saat telah memeluknya lebih dari satu menit.
Beberapa saat sebelum kejadian.......
"ra kau mau kemana, ngak mau pulang "ucap zira yg baru keluar dari gerbang akademi bersama para sahabatnya.
Mereka baru saja pulang dari akademi
Dan karena mereka adalah kelas 3 yg berarti mereka adalah kelas paling akhir dan mereka batu saja naik kelas. Mereka ada di kelas 3B di akademi terdiri dari 4 kelas yg di bagi berdasarkan kemampuan dan setiap tahun diadakan turnamen untuk menetukan jika misalnya kelas A kalah denga kelas B maka nama kelas A diganti menjadi kelas B begitu juga sebaliknya.
"iya ra, kamu mau kemana ini sudah mau malam nanti kamu di marahi sama ayahmu"ucap lisha.
"aku hanya ingin pergi ke taman kota sebentar ada yg ingin aku urus"ucap liza kemudian pergi meninggalkan mereka.
"jangan pulang terlambat ya hari ini kakak afif datang kerumah"ucap zira berteriak pada zara.
__ADS_1
"iya"balas zara dengan teriakan juga.
Karena kakak mereka sudah menikah makanya diantinggal terpisah dengan orang tua mereka dan kakak mereka juga memiliki pekerjaan sebagai komandan di salah satu batalion pasukan kerajaan. Dan hari ini dia mau berkunjung kerumah orang tuanya bersama istrinya yg hanya seorang wanita biasa tapi dia diterima baik di keluarga rosevelt,itu karena keluarga rosevelt memang terkenal karena kebaikan mereka dan tidak membanga bangakan status mereka sebagai bangsawan.
"hei zira kenapa zara selalu pergi ketaman kota akhir akhir ini, siapa yg dia temui di sana"ucap ares penasaran dengan apa yg dilakukan zara beberapa minggu terakhir.
"ngak tau juga aku yg kembaranya saja tidak di beritahu"ucap zira mengangkat bahunya.
"kalau begitu aku pulang dulu ya, kalian jaga sari dan lisha ,awas kalian masih tunangan belum sah"ucap zira sambil berjalan meninggalkan mereka.
"iya, kau pikir kami ini laki laki macam apa ,ayo kita pulang "ucap alex berjalan pulang diikuti ketiga orang itu.
Zara kemudian berjalan ke taman kota dan dia mampir sebentar ke toko ikan untuk membeli beberapa ikan kecil. Setelah itu dia pergi dari toko dan meneruskan perjalanannya ke taman kota.
Saat ini aku sudah sampai ke taman kota dan dia pun menuju ke sebuah gubuk agak usang lalu aku masuk kedalam dan berkata.
"hai kucing kucing manis, apakah kalian merindulan ku"ucapku ketika ada di depan pintu itu.
Miaw
Miaw
Miaw
Ketiga kucing itu mengeong di kaki aku dan aku langsung berjongkok dan membuka plastik ikan yg dia beli dan memberikan kucing kucing itu makanan.
Yah selama beberapa minggu terakhir aku menemukan ketiga kucing itu di buang di dekat taman kota karena aku penyanyang hewan makanya aku menolong ketiga kucing tersebut sebenarnya aku mau membawa pulang ketiganya tapi zira dan kakak santi alergi dengan bulu kucing jadi aku tidak bisa membawa kucing kucing itu pulang bersamaku.
Setelah memberi makan ketiga kucing tersebut aku mengelus dan bermain bersama Mereka sebentar dan setelah itu aku pergi saat kucing kucing itu sudah kelelahan bermain dan tertidur.
Dan saat aku keluar aku kaget Karena hari sudah sangat sore sebentar lagi gelap.
"astaga aku lupa waktu, pasti aku akan di marahi"ucap zara kemudian berlari pulang karena jarak rumahnya dengan taman kota lumayan jauh.
__ADS_1
Karena terlalu serius bermain dia tidak menyadari ada orang yg berwajah pas pasan di depanya dan dia pun menabraknya,dia adalah mc kita si zen muka standar.
Bruuhg
Entah apa yg aku pikirkan saat dia menarikku karena aku hampir jatuh aku langsung memeluknya dan saat aku memeluknya aku sangat nyaman seperti aku merasa sangat aman berada di dekatnya dan saat aku sadar teryata aku sudah lebih dari satu menit memeluknya.
"heh kenapa kau memelukku apa kau sengaja"ucap liza dengan nada kesal padahal dia sudah sangat malu karena dia yg sebenarnya memeluk orang itu.
'astaga apa yg aku pikirkan, kenapa aku memeluknya sangat lama pula'pikirku dalam hati
"dih, yg nabrak siapa yg nuduh siapa"ucap orang itu dengan nada kesal pula.
Dan terjadilah perdebatan antara aku dan orang itu dab beberapa kali aku memojokkanya dan Dia memojokkan ku tapi aku tidak mau disalahkan Karen mau dikata apa aku yg seorang anak bangsawan minta maaf sama orang tidak jelas seperti dia. hingga ada bunyi dari suatu benda aneh yg berbentuk pipih dari arah kantong celana yg dikenakan orang itu
"woi ada nelpon nih, angkat woy angkat,woi goblok angkat, woi angkat setan, angkat"bunyi benda itu dan orang itu mengambil lalu menekan beban benda itu lalu menempelkan benda itu di telinganya dan berbicara sendiri setelah itu dia melihat kerahku lebih tepatnya melihatku dari bawah keatas.
Kalau di bilang panik yg panik
'apa yg ingin dia lakukan apa dia mau melakukan sesuatu padaku'pikir ku tapi ternyata dia mau mengantar ku pulang dan aku berpikir sesaat.
'tidak buruk juga jika dilihat dia orang baik baik'pikirku lalu menyetujui tawaran orang itu dan berjalan menuju rumahku.
Setelah berkenalan teryata orang itu bernama zen dan dia seukuran denganku kami bercanda dan tertawa di sepanjang jalan
'teryata dia orang nya lucu juga'pikirku dan saat aku sampai di depan gerbang rumah ku ada penjaga yg datang kearah ku dan bertanya kenapa aku pulang malam tapi setelah aku menjelaskannapa dia pun mengerti dan saat zen pergi dengan melompat dari atap rumah ke atap rumah lainya aku jadi kagum karena dia dapat melompat setinggi itu tanpa menggunakan mana Karena aku tidak merasakan mana yg dia gunakan.
Begitu pula penjaga di samping ku dia terkejut dengan apa yg di lakukan zen tapi dia tidak bertanya dan pergi ke tempatnya lagi. Tapi berbeda dengan ku,aku merasa seperti ada yg menghilang
"Hah,apa aku jatuh cinta padanya"ucapku kemudian masuk kedalam rumah dan tentu saja aku terlebih dahulu di nasehati oleh ayahku walaupun dengan nada marah aku tau itu karena dia menyanyangiku karena itu dia marah dan setelah itu aku pergi menemui saudara saudara yg ada di ruang tengah dan bercanda tetapi di tengah tengah pembicaraan itu aku kembali mengingat saat aku bersama zen
The end......
hah akhirnya bisa update lagi
__ADS_1