
di kamar yg boleh dikategorikan lumayan luas , seorang gadis sedang tidur syantik di sore hari . kemudian masuklah beberapa orang yg hendak membangunkan nya ...
"hey bangun cucuku ..."ucap nenek kenari yg mentowel towel pipi mulus Laras sari . bahkan belum ada pergerakan dari nya walaupun sampai berkali-kali .
"duhh nimas tidur atau pingsan ..."ucap yunda ranti yg diakhiri tawa oleh nenek kenari dan Raka abiyasa .
"sepertinya sekali lagi nimas ratu , pasti nimas akan terbangun dari tidurnya ..."ucap yunda Ranti yg duduk di tempat meja rias .
"Yee ... sejak kapan kamu mempelajari ilmu menjadi cenayang Rayi ..."tanya raka abiyasa .
"kan hanya perkiraan Raka abiyasa ..."ucap yunda Ranti yg menekankan kata Raka dengan ekspresi cemberut . sampai berdebat tentang masalah privasi lagi , nenek kenari hanya mendengar kan perdebatan mereka dengan geleng geleng kepala sambil tersenyum . lalu beralih menatap cucunya .
"pulas sekali kamu ,cucuku . aku saja sampai dengung denger Perdebatan 2 penjagamu ini "bathin nenek kenari yg sesekali menutup telinganya . berbagai kata debatan kemudian...
"Raka , yunda !! cukup !! ..." "kupingku sampai dengung ..."teriak nimas Laras sari mengelegar keseluruh ruangan .bagaikan Auman singa ya guys 🤭. lalu perdebatan berhenti sampai detik itu juga .
" huff untung kamu teriak cucuku . aku sudah tidak tahan ." "oiya bersiap lah , ini kau pakai baju kerajaan . nanti kau sudah harus kembali ..."ucap nenek kenari .
"baik nek "ucap Laras sari yg beranjak untuk membersihkan diri .
sambil menunggu Laras sari mandi , nenek kenari bersama dengan 2 bawahan alias penjaga sedang memikirkan sesuatu hal yg penting .
"nimas ratu , apakah punya rencana selanjutnya ?"tanya raka abiyasa . nenek kenari nampak berpikir .
"sepertinya hanya Raden Arya mandali yg sedang mencari Laras sari di perbatasan kota raja . pencarian yg sangat diharapkan oleh pihak kerajaan . nimas ratu..."ucap yunda Ranti .
"baiklah , berarti kita harus ke perbatasan kota raja . agar Raden bisa bertemu cucuku ..."ucap nenek kenari yg memutuskan .
"tapi ..."ucap Raka abiyasa terhenti saat Laras sari sudah berada di antara mereka bertiga .
mencoba memakai hiasan kepalanya , nampak kesusahan sebab terlalu rumit hiasan nya .
"nimas , mari saya bantu ..."ucap yunda Ranti yg menghampiri Laras sari di depan meja rias nya .
__ADS_1
tak lama kemudian selesai lah memakai nya berlanjut ke ruang makan agar bisa mengisi tenaganya . setelah makan , mereka pun keluar dari ruang dimensi . sempat bertanya tanya dibenak Laras sari tentang jarak dan waktu .
"nek kita sudah sampai ??"tanya Laras sari yg akhirnya tak tertahan lagi .
"sudah ... oiya cucuku apakah kau punya ide untuk melabui rombongan Raden ... biar masuk akal aja kl kamu itu hilang ... duhh gimana sih ??"bingung nenek kenari yg bertanya ke Laras sari . itupun langsung dipertimbangkan oleh ...
"hmmmm... melabui ya ...." "ada caranya nek ..."ucap Laras sari saat mendapat ide .
"apa ??"tanya nenek kenari , Raka abiyasa dan yunda Ranti . kemudian Laras sari pun menyusun gagasannya . lalu disampaikan ...
"aku akan berpura pura seperti waktu Raka dan yunda berdebat ." ucap Laras sari yg tersenyum sumringah . awalnya mereka tampak menukar pandangan namun saat dijelaskan lagi semuanya pun setuju akan rencana tersebut.
••••••
hari mulai malam , rombongan Raden Arya mandali sudah berjalan kembali kearah kerajaan dengan membawa tangan kosong . bisa dibilang mereka tidak menemukan keberadaan nimas Laras sari .
"paman prajurit kita istirahat disini saja . oiya bagi prajurit beragama Islam . bersiap untuk shalat berjamaah dengan ku ..."ucap Raden Arya mandali yg menghampiri sungai yg jernih untuk melakukan wudhu sembari berbicara kepada prajurit nya .
"baik Raden ..."hormat prajurit yg menyampaikan pesan tuannya kepada yg lain untuk segera wudhu .
selesai shalat magrib , mereka pun mendirikan tenda untuk istirahat . sebab besok barulah mereka akan kembali ke kerajaan . sebagian prajurit ada yg mencari kayu bakar , makanan dan membantu Raden Arya mandali mengambil air disungai .
tak lama kemudian ....
beberapa prajurit sudah kembali ke tenda bersama prajurit lainnya . Raden Arya mandali beserta Senopati aji sudah berjalan kearah hutan untuk mencari air bersih lagi . tiba tiba ...
"Raden !!!"teriak prajurit tersebut dengan nada terengah-engah dengan 2 teman prajuritnya .
"astaghfirullah , ada apa paman .."tanya Raden Arya mandali yg ikut terkejut bersama Senopati aji .
"Raden , Gusti Senopati . huh ...huh..huh.."ucap prajurit tersebut yg menormalkan pernafasan nya .
"nimas Laras sari telah ditemukan ..."sambung nya .
__ADS_1
Raden Arya mandali dan Senopati aji nampak senang dan sangat bersyukur atas kabar gembira Tersebut . lalu dengan tergesa gesa mereka langsung menghampiri letak dimana prajurit tersebut . awalnya sangat senang , namun melihat Laras sari tak sadarkan diri dan keningnya berdarah jadi buyar senangnya .
kemudian Raden Arya mandali langsung mengangkat tubuh Laras sari kearah tenda dan segera mengobatinya . tak jauh dari letak tenda , terdapat seorang wanita mengunakan cadar berjalan kearah mereka . wanita itu adalah Ranti sang tabib sakti dikawanan harimau .
"sampurasun kisanak ."ucap yunda Ranti yg berbasa basi dengan Raden Arya mandali di sekitar tenda itu .
"rampes . nyisanak sedang apa di hutan ??"tanya Raden Arya mandali yg sempat curiga dengan kedatangan yunda Ranti .
"perkenalkan saya Ranti . seorang tabib dan kebetulan melintasi daerah sini. lalu siapa kisanak ini ..."ucap yunda Ranti yg membumbui perkataan nya sesuai rencana .
"saya Arya mandali dari kerajaan seloka negara"ucap Raden Arya mandali yg sesuai dengan skenario atau perkiraan atas rencana mereka . ini keberuntungan , pikir Ranti .
"mohon ampun Raden . hamba minta maaf .."ucap yunda Ranti yg sedikit membungkuk untuk memberi hormat .
"tidak apa apa nyai Ranti , oiya nyai ini tabib kan . bisakah nyai menyembuhkan seseorang yg sedang sakit ..."ucap Raden Arya mandali yg meminta sedikit memohon dengan yunda Ranti .
"tentulah Raden , kan aku yg membuat nimas sakit ...hehe" bathin yunda Ranti . ia pun mengiyakan tawaran dari Raden Arya mandali .
"mari nyai ..."ucap Raden Arya mandali dengan sopan . kemudian mereka menghampiri Laras sari yg sudah dibaringkan . dimulailah pengobatan yg dilakukan oleh yunda Ranti . setelah selesai membersihkan luka dikeningnya Laras sari , yunda Ranti langsung mengatakan sesuatu ...
bersambung ...
••••••
assalamualaikum semuanya ...
Alhamdulillah bisa up lagi ...
mohon maaf jika alurnya sedikit dan rada acak acakan ...
sebab ada kendala ..
jangan lupa beri dukungan ke author juga ...
__ADS_1
DILARANG COPY PASTE/ plagiarisme ya ..
see you again ...