Putri Keturunan Kerajaan Banten

Putri Keturunan Kerajaan Banten
EPS.032 sulit memanggil "kanda"


__ADS_3

assalamualaikum guys ...


yuk kita merapat dan cekidot baca๐Ÿค—


budidayakan like terlebih dahulu โฃ๏ธ


๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€


masih di malam yang sama setelah acara penobatan ....


Laras sari kembali kedalam kamarnya . saat diperjalanan menuju kamarnya kedua abdi setianya mengikuti dari belakang. berjalan dari lorong ke lorong , akhirnya sampai di kamar miliknya .


pintu terbuka . Laras sari memilih untuk segera membersihkan diri lagi . ia melepaskan perhiasannya satu persatu dengan sabar dan teliti . setelah semuanya terlepas , perhiasan tersebut diletakkan di atas meja riasnya .


"Rini siapakan pakaian ku."singkat Laras sari .


"baik Gusti ratu ."sahut Rini.


setelah memastikan Laras sari sudah masuk ke ruang mandi . Rini langsung menyiapkan pakaian untuk tidur . terdapat lemari besar berisikan pakaian berbagai macam warna . semuanya tersedia tanpa terkecuali dengan peralatan shalat .


ketika Roro sudah selesai urusan mengumpulkan perhiasan milik Laras sari , ia menyusul Rini yang sibuk menyiapkan . setelah semuanya dimasukkan , mulailah Roro mengagetkan saudarinya itu .


"Rini ."ucap Roro yang menepuk bahu Rini dengan cepat sehingga membuat sang empunya terlonjak kaget .


"astaga !!"kaget Rini yang menggantungkan Pakaian tidur tersebut .


"shuut ! nanti Gusti ratu dengar"bisik Roro seraya menutup mulut Rini . sedangkan Rini memutar bola matanya jengah . ia kesal sebab di kagetkan oleh Roro .


"kamu itu kenapa sih ? kagetin aja ."lirih Rini .


"hehe maaf saudariku . aku sedang memikirkan sesuatu .... tentang Gusti ratu ."ucap Roro pelan .


"apa yang kamu pikirkan ? jangan menjelek jelekan orang apalagi keluarga istana ."ucap Rini yang mengingatkan .


"bukan menjelek jelekan . jika Gusti ratu marah , pasti berbicara singkat . wajahnya beda sekali . jika Gusti ratu tidak marah , pasti berbicara dan terus tersenyum kan . aku bingung bagaimana caranya meredahkan amarahnya ."ucap Roro .


"iya Roro . mungkin kl kita menurutinya seperti ini maka kita tidak kena imbas . umur Gusti ratu kan belum genap 20 tahun keatas . masih belum dewasa tingkah lakunya . kita semestinya harus mengajak bicara dan menghiburnya ."senyum Rini .


"betul juga sih . tapi Gusti ratu mempunyai pemikiran seperti orang dewasa . sebenarnya umur Gusti ratu lebih muda daripada kita bukan ."ucap Roro kembali .


"Hem .. jadi kita sebagai abdi setianya harus bisa meredahkan amarahnya . dikala sedih , marah maupun senang kita harus ada di sampingnya sampai kapanpun . sebaiknya kita keluar dulu ."ucap Rini yang mengajak Roro untuk keluar .


saat hendak keluar tibalah seorang wanita berambut panjang berbaju putih ada di depan mereka berdua . apalagi wajahnya tertutup oleh rambut . sontak saja Roro dan Rini teriak histeris .


"aaa!! dedemit !"kor keduanya dan menutup mata .


"astaghfirullah , kenapa kalian berdua berteriak ?"ucap Laras sari yang menyelipkan rambutnya ke sela telinganya . seraya memegang bahu Roro dan Rini .


"pergii !! jangan ganggu kami ."racau mereka berdua .


dedemit ?? akukan Laras sari . ayahanda dan ibunda menamaiku dengan nama yang bagus dan indah . kenapa jadi mereka bilang dedemit . atau mungkin mereka ketakutan sebab tadi aku menyisir rambut kedepan . ada ada saja .... bathin Laras sari .


"Roro , Rini . ini aku . Laras sari bukan dedemit seperti yang kalian kira ."ucap Laras sari . tak lama Roro dan rini pun langsung menatap kearah Laras sari .

__ADS_1


"Baa...ini aku hahaha"tawa Laras sari yang melihat raut ketakutan dari kedua orang didepannya itu . Roro dan Rini tersenyum canggung dan malu .


"hehe jadi Gusti ratu . habisnya rambut di kedepankan seperti tadi . kami kira dedemit ."lirih Roro dan Rini yang menundukkan kepalanya .


"sudah tidak apa apa ."ucap Laras sari . namun keduanya masih menunduk tanpa berani menatap . secara mereka ketahui , sebelum masuk kedalam ruang mandi Laras sari suasana hatinya tidak baik .


"kenapa masih berdiri disini ? aku mau ganti ."tanya Laras sari heran .


"em..Gusti ratu tidak marah kan ??"tanya Roro .


"tidak , aku tidak marah ."ucap Laras sari dengan tersenyum .


ah syukurlah . Gusti ratu tidak mendengar pembicaraan tadi . buktinya ia tidak marah ... bathin Roro dan Rini .


"haii kenapa masih menghalangi jalanku ? apa kalian mau menginap di ruang gantiku sampai tahun depan ."canda Laras sari


"eh iya . silahkan Gusti ratu hehe ."ucap Roro dan Rini yang mempersilahkan masuk laras sari kedalam ruang gantinya . dengan menggeleng gelengkan kepalanya , Laras sari akhirnya masuk ke ruang gantinya . sedangkan kedua abdi setianya memilih untuk menunggu nya di tempat biasanya .


beberapa saat kemudian, keluarlah Laras sari yang berjalan menuju ranjangnya . namun netranya menangkap den prabu sedang berbaring di ranjang miliknya seraya tersenyum menutup matanya .


"kau sedang apa disini ?"tanya Laras sari menampilkan air muka yg kesal dan menyilangkan kedua tangannya di dada .


"aku sedang tertidur disini . ranjang mu sangat empuk Dinda ."ledek den prabu dengan senyum nya . masih tetap sama , menutup mata .


Laras sari pun membelalakkan matanya tak percaya . lirikan mematikan tiba tiba terarah kepada kedua abdi setia nya . membuat Roro dan Rini menelan salivanya dengan kasar .


"ampun Gusti ratu , hamba tidak berani melawan titah Gusti prabu ."ucap Rini yang mewakili Roro .


"kan aku sudah bilang untuk tidak mengizinkan nya masuk kedalam kamar ku ."ucap Laras sari sedang senyuman yang manis namun tampak menakutkan bagi Roro dan Rini .


"baik Gusti prabu ."kor Roro dan Rini hendak berjalan keluar dengan tergesa gesa .


"heii kalian kenapa meninggalkanku berdua dengan nya "tegur Laras sari . namun itu sia sia saja . beralih menatap jengkel kearah suaminya itu .


"aku ingin berbicara kepadamu dinda"manja den parbu yang tiba tiba menarik Laras sari di pangkuannya .


tersentak dan terkejutlah Laras sari . sebelumnya , ia tidak pernah sedekat ini . lalu kedua tangan den prabu melingkar di pinggang nya dengan kepala di letakkan di ceruk leher nya juga . namun dengan segera , ia berdiri dari pangkuan tersebut .


hah ?? apa apaan ini ? baru pertama kalinya aku sangat dekat dengannya ....bathin Laras sari .


"ee...apa yang kau mau bicarakan ?"tanya Laras sari to the point .


"bisakah kita berteman dan memulai hubungan dari awal , Dinda . berilah aku kesempatan "ucapan penuh harap dari den prabu . namun Laras sari belum merespon nya dan malah terdiam sepi .


"oh kamu mau aku cium lagi agar kau cepat memutuskan ? apakah ketagihan dengan aku melakukan seperti itu ."goda den prabu . hehe digoda tak apa apa kan , lagipula aku juga tidak bersungguh sungguh koq Dinda . pikirnya .


blushh , wajah Laras sari langsung merah padam dibuatnya . heii kenapa kau malah merona , pikir nya . seraya menutup pipinya itu .


"Dinda ??"bisik den prabu yang sudah cepat sekali memeluk Laras sari dari belakang . set dah den , gercep banget sih ๐Ÿ˜€.


"em... yaa__ boleh saja . hehe aku tidak membantah mu lagi Gusti prabu . sungguh" ucap Laras sari gugup dan mencoba melepaskan diri .


"ck kenapa terus memanggil ku seperti itu Dinda ? panggil aku kanda yah . atau aku akan benar benar menciummu ."ancam den prabu .

__ADS_1


"ka__ em tidak bisa tau."keluh Laras sari itupun di pandang gemas oleh den prabu .


ck kenapa susah sekali menyebutkan kanda . jika aku menolaknya , pasti dia akan menciumku ... bathin Laras sari


"kan___"eja den prabu .


"kan"ucap Laras sari mengikuti .


"da___ kanda."eja den prabu kembali .


"da __ em kan . ah kenapa sulit seperti ini ."keluh Laras sari dengan wajah yang kesal . kemudian den prabu menggeleng gelengkan kepalanya . lalu ia pun beralih menarik tangan Laras sari hingga sang empunya badan merasa tertindih . saling pandang dan diam seketika .


"kanda mencintaimu Dinda ."


cup ! kecupan mendarat tepat di pipi mulus Laras sari . dan tanpa rasa bersalah nya den prabu memilih beranjak dari Laras sari dengan segala ocehannya .


"heii !! argh , kau pencuri . dasar prabu mesum ."oceh Laras sari yang memilih untuk mengejar .


"haha tangkap aku Dinda "tawa den prabu dan berlari menghindar ๐Ÿ˜‚


mereka saling kejar kejaran di dalam kamar hingga sampai di depan kamar di saksikan oleh emban dan prajurit penjaga dan tak luput keluarga nya juga . pandangan yang luar biasa serunya . akibat alas kaki yang Laras sari gunakan masih acara yang tadi pagi jadi akhirnya terkilir .


"aww ."keluh Laras sari memegang kakinya . dengan segera den prabu mengangkat tubuh Laras sari .


"haii !! jangan di gendong . aku tidak mau !!"racau Laras sari . namun hanya ditanggapi oleh senyuman manis dari den prabu .


dasar anak muda tidak tahu waktu ... bathin para orang tua .


Alhamdulillah putraku melangkah lebih jauh ... bathin bunda ratu .


sangat sangat romantis sekali . semoga hubungan Gusti prabu dan Gusti ratu tambah dekat ... bathin prajurit dan emban .


ckck , Raka benar benar emang ? gak lihat ini para perjaka dan gadis melongo ... bathin keempat orang yang menguping diruang keluarga .


bersambung ....


๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€


maaf ya guys telat hehe ๐Ÿ˜ . den prabu mencari kesempatan nih๐Ÿคฃ . akhirnya menerima juga walaupun ancaman yang menambah pahala ๐Ÿคญ.


gimana nih episode hari ini ??


maaf jika tidak sesuai atau gak seru dan saat tak bisa update new eps ๐Ÿ˜Š


mohon maklumi yah , mungkin ada tugas di real lifenya author ๐Ÿ˜‰


terimakasih yang sudah membaca & memberi dukungan serta setia menunggu hehe๐Ÿ˜


DILARANG COPY PASTE/PLAGIARISME ๐Ÿ˜ฃ


yuk hargai karya & author di novel/mangatoon


I LOVE YOU for all ๐Ÿ’–๐Ÿ˜ฝ

__ADS_1


๐Ÿ’ซwait for the next episode๐Ÿ’ซ


__ADS_2