Putri Keturunan Kerajaan Banten

Putri Keturunan Kerajaan Banten
EPS. 034 ruang pustaka istana 2


__ADS_3

assalamualaikum guys ...


yuk kita merapat dan cekidot baca🤗


budidayakan like terlebih dahulu ❣️


🥀🥀🥀


"oiya , Roro Rini . disini ada ruang pustaka istana kan ? dimana letaknya ?"tanya Laras sari .


"iya betul Gusti ratu . dari ruang Balairung raja terlihat pintu yang sebelah ruang ada bunga bunga tujuh rupa ."jawab Rini .


"ouh baiklah . sebaiknya kita kesana yuk . aku ingin membaca ."ajak Laras sari dengan penuh harap .


"mohon ampun Gusti ratu . tapi kan Gusti belum menyelesaikan jadwal hari ini ."tolak Rini .


"tapi aku sangat ingin membaca baca dan berdiam diri di ruang itu ."bantah Laras sari yang sudah murung .


"tapi Gusti ratu ..."ucap Rini terhentikan oleh rayuan maut dari junjungan nya itu .


"aku mohoon ...."rayu Laras sari dengan mata yang berbinar binar . kedua abdinya tampak berpikir keras dan menimbang nimbang ajakan itu . lalu mereka memilih mengalah sebab rayuan nya membius mereka berdua hihi 🤭 .


"baiklah Gusti ratu . mari ..."ucap Rini yang mempersilahkan Laras sari keluar kamar . dengan semangat , Laras sari berjalan keluar bersama abdi setianya dengan senyum yang mengembang .


yess ! aku akhirnya ke ruang pustaka istana . seindah apa ya disana . apakah memiliki kesamaan dengan ruang pustaka istana seperti di kerajaan ayahanda .... bathin Laras sari .


namun sebelum berjalan keluar dari kamar , Laras sari mengambil buku tugasnya dan pena . siapa tahu bisa selesai jadwalnya hari ini yang mengerjakannya di ruang pustaka istana . kedua penjaganya selalu setia mengikuti nya dari belakang . senyum terus terpancar di wajah nya , dilihat lihat seperti sedang jatuh cinta . itupun membuat den prabu yang lagi berbincang dengan dewan istana , kedua orangtuanya dan Rayi rayinya .


"senyumannya menjadi semangatku"gumam den prabu tanpa sadar dengan senyum yang mengembang . semuanya mengerutkan keningnya sebab gumaman tersebut .


"Dinda Laras sari ."panggil den prabu seraya bangkit dari duduknya yang menghentikan langkah Laras sari bersama abdinya ingin ke ruang pustaka istana . pantas saja ... pikir mereka yang mendengar gumamannya .


ada apa ??...pikir Laras sari .


"Gusti prabu ..."hormat Laras sari seraya membungkuk sedikit . walaupun tidak bisa memanggil kanda tapi ia juga harus menghormati pemimpin nya .


"hendak kemana Dinda Laras sari dengan tersenyum manis tadi ?"tanya den prabu seraya meletakkan tangan kirinya di belakang .


oh dia melihatnya senyumanku . ck , dasar ... pikir Laras sari .


"aku ingin pergi ke ruang pustaka istana ."jawab singkat n padat Laras sari . terbesit ide yang menguntungkan bagi den prabu .

__ADS_1


" apakah aku boleh ke ruang pustaka istana ?"tanya Laras sari .


"tidak boleh "jawab den prabu . semuanya saling memandang satu sama lain . bukankah bebas untuk keluarga istana . kenapa tidak boleh? ,pikir mereka heran .


"hah ? tidak boleh . apakah harus izin dulu denganmu ?"ucap Laras sari yang sudah mulai hilang senyumannya di ganti dengan cemberut .


"nimas jika keruang pustaka itu tidak perlu __" ucap bunda ratu Puspa Ningsih terpotong dengan suara den prabu .


"iya kau perlu izin dulu dengan ku ."senyum den prabu sengaja .


"sebenarnya apa yang merasukimu putraku ? dasar anak nakal ."cibir bunda ratu dalam hati .


" oh benarkah ? aku harus meminta izin denganmu ?" tanya Laras sari yang diangguki oleh den prabu .


"em... kalau begitu aku meminta izin Gusti prabu untuk pergi ke ruang pustaka istana . aku kesana untuk mengerjakan tugasku . jika dikamar aku sudah terlalu bosan ."jelas Laras sari tentang maksud nya sampai membungkuk hormat .


semuanya melihat Laras sari seperti itu merutuki kepolosan ratu mereka . sedangkan Rayi rayinya sudah tahu apa maksud Raka prabu mereka . bunda ratu hanya bisa memijat keningnya tiba tiba berdenyut dan ayah prabu hanya menatap menyelidik kearah putranya .


"berdirilah Dinda ."ucap den prabu yang membuat senyum Laras sari tiba tiba mengembang . Alhamdulillah aku sudah di izinkan , pikirnya .


"meminta izinlah dengan benar dan sebut kanda kepadaku ."ledek den prabu . seketika Laras sari mendelik tajam sampai tembus kedalam jantung den prabu .


"Hem... ckck sayang sekali . jika kau tidak mau , yah mendekamlah selama mungkin mengerjakan di dalam kamarmu . baiklah keputusan ku tidak akan ___"ucap den prabu langsung saja terpotong oleh tindakan Laras sari diluar dugaan .


Laras sari mendekat kearah den prabu . mensejajarkan diri nya di sebelah suaminya itu . lalu dengan manjanya ia memegang lengan atas den prabu dengan menempelkan kepalanya di bahu tersebut . bolehkah semuanya melongo Thor 😁😂.


"kakanda prabu, aku mohon izinkan aku untuk pergi ke ruang pustaka istana . bolehkan ?"rayu Laras sari yang membuat den prabu tersenyum puas dengan itu . yes di sentuh lagi , pikirnya .


oh Raka prabu menginginkan ini . emang cerdik sekali ? jika seperti ini yunda Laras sari tidak bisa berkutik dan mengelak . sebab yang aku tahu yunda suka berdiam diri di pustaka istana nya ...pikir Rayi Ratna Ningsih .


bilang saja ingin disentuh Raka ...gemash Rayi kembar di dalam hati . ciee satu hati nie 🤭


"em izinkan tidak yah ?"ledek den prabu yang membuat kesal setengah mati yang dirasakan Laras sari .


"kl tidak niat mau diizinkan untuk apa aku memohon kepadamu . ck , dasar menjengkelkan."kesal Laras sari yang hendak pergi dari tempat tersebut .


"kamu mau kemana Dinda ?"tanya den prabu .


"apa ! aku mau ke kamar saja ."sewot Laras sari yang sudah tidak ada kesabaran nya .


"jangan marah , aku izinkan walaupun kau tidak meminta izin . ambil alih lah ruang pustaka istana untuk menjadi milikmu ."ucap den prabu yang sudah cukup kiranya untuk mengerjai istrinya itu .

__ADS_1


"berarti kau mengerjaiku tadi , kenapa harus membuang waktu seperti ini ."gemash Laras sari yang mendaratkan jeweran di telinga den prabu . yang membuat den prabu membungkukkan badannya .


"shh ach sakit Dinda . ampun ampuni kanda ya Dinda Laras sari yang tersayang ."ucap den prabu yang sempat sempatnya seperti itu . yang membuat semuanya terkekeh kecil .


" shh sakit Dinda . ampun ."bujuk den prabu . kemudian Laras sari melepaskan jeweran nya . lalu menatap sengit kearah nya .


"kau marah Dinda ?"tanya den prabu yang memegangi telinganya yang panas sekali .


"tidak . aku tidak marah . tapi sebal kepadamu ."cuek Laras sari yg enggan menatap kearah den prabu . namun ada aja cara untuk membuat suasana cair . cup ! kecupan mendarat di pipi mulus Laras sari . seketika pipi Laras sari menjadi rona merah seraya membulatkan matanya sempurna dan tersentak kaget .


"maafkan kanda hihi 🤭"bisik den prabu yang membuat meremang Laras sari . reflek Laras Sari bergedik ngeri dan menampar pipi nya pelan lalu berjalan cepat segera menutup pipinya .


semuanya hanya bisa tersenyum canggung dan sedangkan kedua orangtuanya hanya bisa memijat keningnya .


putraku sungguh ingin ku jewer ... gerutu kecil bunda ratu .


sedangkan Laras sari di ruang pustaka istana hanya menetralkan detak jantung dan menghilangkan rona di pipinya sesekali teriak dalam hati .


arghh kau sungguh dasar menjengkelkan kanda ... teriak Laras sari hanya bisa dalam hati . lalu ketika ia sudah bisa normal , barulah mengerjakan tugasnya sampai waktu shalat ashar .


aku seakan ingin menghilang dari sini . malu banget tau gak sih . kenapa ia begitu ... begitu sangat suka meledekku . apa hoby nya bertambah ....gerutu kecil Laras sari .


bersambung ....


🥀🥀🥀


den prabu bisa aja mencari kesempatan ya gusy untuk bisa menyentuh tanpa memaksa dan seenaknya mencium pipi huhu author iri dong 😣😻🤣


gimana nih episode hari ini ??


maaf jika tidak sesuai atau gak seru


terimakasih yang sudah membaca & memberi dukungan serta setia menunggu hehe😁


DILARANG COPY PASTE/PLAGIARISME 😣


yuk hargai karya & author di novel/mangatoon


I LOVE YOU for all 💖😽


💫wait for the next episode💫

__ADS_1


__ADS_2