Putri Keturunan Kerajaan Banten

Putri Keturunan Kerajaan Banten
EPS. 028 resmi jadi istri


__ADS_3

assalamualaikum guys ...


pasti lagi nungguin ya , oks ini sudah up hehe . walaupun sedikit bandel ya . masih jam pelajaran padahal wkwk .


yuk kita merapat dan cekidot baca๐Ÿค—


budidayakan like terlebih dahulu โฃ๏ธ


๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€


seminggu sudah berlalu . kini Laras sari sudah terbangun dari tidur panjangnya dan menatap anggota tubuhnya yang sudah mengenakan pakaian pengantin nya . ada rasa yang tidak bisa diungkapkan oleh nya sendiri namun disisi lainnya ia merasakan seperti pernikahan terpaksa seperti judul novel yang pernah Laras sari baca saat dikehidupan sebelum nya .


sang putri yang hampir berganti status menjadi istri sah dari laki laki yang pernah ia cintai dan tak paham bagaimana nanti bisa dilewati sedangkan ia sendiri masih marah dan benci kepada laki laki tersebut . apakah cinta itu akan tumbuh kembali seperti bunga yg bermekaran atau malah menjadi bumerang lagi buat mereka berdua . entahlah .


semuanya sudah bersiap dengan pakaian kebangsawanan . ayahanda tampak gagah dan tampan walaupun sudah berumur . sedangkan ibunda tampak cantik dan anggun bersama dengan yunda Ambar sari menuju ke kamar yg akan ditinggalkan oleh Laras sari . membayangkan nya saja sudah sedih begini . bahkan barang barang sudah sebagian tidak ada di tempatnya .


"assalamualaikum ..."salam ibunda dan yunda Ambar sari . terlihat Laras sari sedang termenung di depan cermin yang menampilkan wajahnya yg sudah terhias polesan wajah natural . para dayang membungkuk hormat kepada ibunda dan juga yunda .


"waalaikumsalam ..."jawab Laras sari yg sudah menyadari kehadiran 2 sosok penting dalam kehidupannya . kedua orang itu langsung saja menghampiri nya .


"putriku apakah sudah membaik tubuhmu nak ?"tanya ibunda purnama sari yang memegang bahu Laras sari sesekali mengelus nya dengan perlahan seperti memberi kehangatan seorang ibu .


"Alhamdulillah ibunda. ya walaupun masih lemas seperti ini ."ucap Laras sari yg tersenyum simpul .


lemas karena sakit atau kebimbangan hatimu Rayi . semoga kalian bahagia selalu dan pernikahan inilah yg membuat kalian bisa memahami lagi apa artinya cinta dan pengorbanan ....yunda Ambar sari .


"ampun Gusti ratu , nimas . Gusti prabu memberi titah untuk segera berjalan menuju halaman istana ."ucap prajurit yg tiba tiba datang yang semakin membuat hati Laras sari berkecamuk resah . dengan refleks ia memegang erat Ibunda nya dan yunda juga . kedua orang tesebut saling tukar pandang dan segera memberi keyakinan kepada Laras sari .


"tenanglah putriku . setelah kau menikah , kamu bisa mengunjungi kami disini . apapun jarak dan keadaan nya tetap kami masih orangtua dan saudara mu nak ."ucap ibunda purnama sari yg tanpa diketahui sesuatu yang bening menggenangi pipinya . langsung saja ia hapus .


"haii Rayi tersenyum lah . yunda tetap selalu menjadi sandaran mu . jika kau bersedih maka aku juga merasakan nya . ingat Rayi jika Raden macam macam kepadamu , yundalah yg ada di garda terdepan untuk melindungimu ."ucap yunda Ambar sari yg disertai guyonan padahal ia juga belum siap berpisah dengan adik satu satunya itu . terbitlah senyum di raut wajah Laras sari dengan menahan sedih yang ia rasakan .


kemudian Laras sari bersama 2 orang yg mengampit nya dan para dayang setianya berjalan menuju halaman istana . untuk mengantar nya saja disaksikan oleh seluruh rakyat kerajaan tersebut . sebagian berdecak kagum dengan kecantikan yang dimiliki Laras sari dan sebagian juga merasakan sedih sebab nimas kesayangan mereka meninggalkan kerajaan dan mengabdi kepada kerajaan seloka negara dan terkecuali dengan suaminya .


rombongan sudah beranjak dari kerajaan menuju seloka negara kerajaan sejuta hasil sawah yang berlimpah ruah . namun masih naungan kerajaan Banten . rombongan terdiri dari beberapa prajurit , dayang dan anggota keluarga istana inti . nimas Laras sari menurut untuk naik kereta kuda sendiri . ayahanda dan ibundanya juga seperti itu bersama yunda Ambar sari bedanya pisah kerata dengan Laras sari .


perjalanan menuju kerajaan seloka negara sekitar 5 jam dengan jarak tempuh yang lumayan jauh juga . makanya mereka pergi dari pagi pagi sekali agar sampai siang hari. sebab acaranya diwaktu tersebut . pesta pernikahan nya juga dilaksanakan dihari itu juga . karena besok penobatan Raden Arya mandali menjadi raja .


skipp...

__ADS_1


sesampainya di kerajaan seloka negara , rombongan mereka juga disambut begitu hangat oleh rakyat dan pihak istana . semuanya juga melihat jelas bagaimana calon ratu mereka . betapa senangnya mendapat nimas Laras sari menjadi ratu apalagi sikap ramah dan baik dengan rakyat jelata .


kereta kuda sudah berhenti tetap di halaman istana kerajaan seloka negara . turunlah Laras sari yang dituntun dan dibantu oleh ayahandanya sendiri . bagaimana tidak dituntun ikatan kainnya juga menyulitkan untuk berjalan bebas .


bibi ratu yang akan menjadi bunda ratu Tersebut beralih menuntun calon mantunya di sebelah kiri sedangkan ibunda purnama sari di sebelah kanan . barisan belakang ada yunda Ambar sari bercampur 2 kembar adik dan adik perempuan Raden Arya mandali . mereka menuju tempat diadakannya ijab qobul . setelah sampai , Laras sari di dudukkan berada di sebelah Raden Arya mandali yang sudah bersiap mengucapkan ijab qobul nya .


tanpa menghitung dan menunggu waktu lama . Raden Arya mandali selesai mengucapkan ijab qobul dengan tegas dan betul . sah dan halal lah mereka berdua . lalu Laras sari diperintahkan untuk mencium punggung tangan laki laki yang sudah sangat sah menjadi suaminya bersamaan dengan tangan kiri Raden Arya mandali menyentuh kepalanya dengan lembut . berlanjut dengan mencium keningnya Laras sari yg sudah menjadi istrinya .


detakan jantung mereka berdua bisa dirasakan . apalagi Laras sari yg hampir gemetaran menerima kecupan mesra di keningnya untuk pertama kalinya .


kenapa dengan jantungku ?? bukankah aku membencinya dan masih marah . arkhh aku tak taulah ....Laras sari .


segala adat istiadat sudah dilakukan . akhirnya proses pernikahan tersebut sudah selesai tepat di waktu magrib datang . keluarga dari Laras sari memilih untuk pulang dan kembali ke istana . sebab tahta kerajaan Banten jika lama lama ditinggalkan maka akan timbul masalah . jadi mereka terpaksa pulang di waktu malam hari setelah sholat magrib . itu membuat Laras sari sedih . kenapa cepat sekali ?pikirnya .


Laras sari diantar kedalam kamarnya oleh bunda ratu Puspa Ningsih dengan anak anaknya dan para dayang berbaris rapi dibelakang . sedangkan Raden Arya mandali berjalan di sebelah sang bunda . ia tahu jika istrinya Sekarang belum bisa memaafkan nya .


"Ayi ini kamarmu . sedangkan jika kamar suamimu ada di seberang taman sana . ibunda tahu jika.kamu suka dengan taman . jadi inilah kamar pilihan untuk mu ayi. "ucap bunda ratu yg setelah sampai di kamar tersebut . sudah ada barang barang Laras sari yg tersusun rapi .


"iya bunda ratu ."ucap Laras sari tersenyum .


"oiya Ayi . perkenalkan anak anak ibunda yang kadang menyebalkan ini hihi ๐Ÿ˜"ucap bunda ratu diselingi canda tawanya .


"ini adalah si kembar Arya panahan dan Arya Pandean ."ucap bunda memperkenalkan 2 kembar yg jelas lebih tua darinya . mereka setara dengan Raden Arya mandali hanya 1 tahun jarak umur mereka .


"salam yunda Laras sari yang cantik hehe ."kompak mereka . Laras sari pun dibuat tersenyum cerah dengan sikap humoris adik iparnya itu . namun 2 kembar terdiam dengan lirikan membunuh dari rakanya . yaitu Raden Arya mandali . CK, cemburu tidak Memandang orang ya guys .


"kalo yang ini anak bunda ratu yang paling muda . yaitu Ratna Ningsih ."sambung bunda ratu yg sempat menggeleng gelengkan kepalanya melihat kecemburuan tiada akhlak sang putra mahkotanya .


"selamat datang yunda Laras sari ."ucap Ratna Ningsih dengan refleks memeluk Laras sari dengan senang nya .


"iya . Rayi ."jawab Laras sari yang membalas pelukan sang adik iparnya tersebut . ia menebak bahwa sifat Ratna Ningsih tak jauh berbeda dengan 2 kembar


"baiklah . ayo putra putriku kita laksanakan sholat magrib berjamaah dengan ayahanda . sedangkan putraku Arya mandali sholat bersama untuk pertama kalinya menjadi imam istrimu ."titah bunda ratu . semuanya pun setuju dan segera bergerak .


"baik bunda ."kor putra putri dan Laras sari serempak . membuat hati sang bunda ratu Puspa Ningsih senang dan bahagia bukan main . setelah semuanya pergi , kini ruangan menjadi canggung oleh diamnya Laras sari .


"jika kau ingin mandi terlebih dahulu . sialahkan Raden ."ucap Laras sari dengan dingin dan beranjak menyiapkan pakaian gantinya dan Raden Arya mandali .


"baiklah . aku akan mandi terlebih dahulu Dinda ."ucap Raden Arya mandali . what's Dinda ? auw adindaku dan seharusnya Laras sari menyebut kakanda . wkwk ๐Ÿ˜‚ yang sabar ya den . harus semangat kan mau jadi raja.

__ADS_1


kemudian mereka berganti gantian mandi lalu melaksanakan shalat magrib berjamaah . setelah itu , Laras sari memilih untuk berselonjor di kasurnya . saat Raden Arya mandali mendekat dan ingin menyentuh bahu Laras sari ...


"lepaskan tanganmu Raden ."tepis Laras sari .


"kenapa kau tidak memanggilku dengan sebutan kanda ? kita sudah sah . jika aku menyentuh mu itu tidak berdosa Dinda ."ucap Raden Arya mandali dengan tatapan meneduhkan nya . namun Laras sari tidak menghiraukan nya . wajahnya mulai berubah menjadi sangat dingin seperti es dalam kulkas .


"iya , kita memang sah . ingat Raden , kesalahan mu belum aku maafkan . aku tidak mau di sentuh olehmu ."ucap Laras sari yang membuat Raden Arya mandali tertusuk duri di hatinya . kata kata itu sudah dicap menjadi kata Kramat olehnya .


"Dinda , apakah amarahmu dan bencimu kepadaku belum reda ? aku minta maaf ."ucap Raden Arya mandali


"maaf ? tapi sayangnya rasa cintaku sudah berubah menjadi benci kepadamu ."ucap Laras sari dengan senyuman sinis nya membuat Raden Arya mandali menundukkan kepalanya merasa bersalah dan menahan emosinya .


"dan kembalilah ke kamarmu . aku ingin sendiri ."ucap Laras sari yg menahan air matanya agar tak jatuh .


"tapi Dinda ??"ucap Raden Arya mandali yg sontak melihat kearah Laras sari . apakah istrinya sebegitu benci kepadanya , sampai ingin pisah kamar . pikirnya .


"aku bilang kembalilah ke kamarmu Raden . aku ingin sendiri ."ucap Laras sari yang naik satu oktaf . lalu Raden Arya mandali keluar dan membiarkannya sendiri di kamar tersebut . tanpa mereka sadari ada yang mendengar dan menyaksikan mereka .


maafkan aku Raden , aku tahu kau pasti tersinggung dengan keputusan ku ini . tapi aku belum berdamai dengan hatiku sendiri . biar waktu menjawab semuanya ...Laras sari . sejujurnya ia tak enak hati dan ingin sekali memeluk dan memanggil sebutan kakanda namun egonya masih tinggi daripada keinginan nya .


bersambung ....


๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€


kesihan ya sama Raden Arya mandali . maafkan author ini ya den ๐Ÿ˜ญ.


gimana nih episode hari ini ??


maaf jika tidak sesuai atau gak seru dan saat tak bisa update new eps ๐Ÿ˜Š


terimakasih yang sudah membaca & memberi dukungan serta setia menunggu hehe๐Ÿ˜


DILARANG COPY PASTE/PLAGIARISME ๐Ÿ˜ฃ


yuk hargai karya & author di novel/mangatoon


I LOVE YOU for all ๐Ÿ’–๐Ÿ˜ฝ


๐Ÿ’ซwait for the next episode๐Ÿ’ซ

__ADS_1


__ADS_2