Putri Keturunan Kerajaan Banten

Putri Keturunan Kerajaan Banten
EPS . 012 kebersamaan


__ADS_3

"mohon maaf Raden , dari luka nimas ini . ia terkena serangan ilmu tenaga dalam dan terbentur batu . jadi ... kemungkinan besar nimas mengalami lupa ingatan . terlihat dari luka nya yg parah ."ucap yunda Ranti .


bolehkah ia tertawa saat itu juga ?? saat memulai sandiwara , Laras sari terpeleset dan terbentur batu yg membuat keningnya berdarah . apalagi dengan rencana , jadi 2 kali kena batu deh wkwkπŸ˜‚. mengingat saja sudah bikin ketawa .


"kesihan juga nimas , tapi kl ia bener bener lupa ingatan bagaimana coba ... duhh bisa gawat nih ." pikir yunda Ranti .


tak lama... ada pergerakan dari Laras sari . yunda Ranti sudah komat Kamit gak karuan sebab berpikiran negatif tadi . sedangkan Raden Arya mandali langsung mengintrogasi Laras sari yg baru terbangun .


"aww..."keluh Laras sari yg nampak memegang keningnya . ketika ia melihat Raden Arya mandali , seketika pandangan nya bertemu dengan tatapan meneduhkan dari seorang pria tampan didepannya .


" Masya Allah ini nabi Yusuf kah ??"bathin Laras sari yg berdecak kagum dengan apa yg ia lihat . lalu ...


" nimas , apakah kau baik baik saja ?? "tanya Raden Arya mandali yg mengerutkan keningnya sebab merasa aneh dengan Laras sari .


"emm.. aku baik baik saja . lalu siapa kau ??"tanya Laras sari . semuanya pun dibuat bingung oleh perkataan nya .


"apakah kau tak kenal denganku nimas ? aku ini mandali sahabat kecilmu .."ucap Raden Arya mandali yg duduk di samping Laras sari .


"jadi ini Raden Arya mandali , ganteng sih . saat ia mendekat aku merasakan sesuatu hal aneh ." pikir Laras sari .


"mohon ampun Raden , nimas Laras sari mengalami lupa ingatan seperti perkataan hamba tadi ..."ucap yunda Ranti yg membantu menjelaskan . sempat Laras sari hampir lupa tentang rencananya sendiri . namun ketika yunda Ranti sudah angkat bicara ia pun baru ingat lagi ...


"astaghfirullah , jadi nimas tidak ingat apa pun "ucap Raden Arya mandali yg mendadak sendu dengan pernyataan yunda Ranti tadi ..


"maaf ya , aku tidak tau .."ucap Laras sari yg jadi ikut ikutan sedih .


"baiklah tidak apa apa . yg penting nimas sudah ditemukan ." "sebaiknya nimas istirahat dulu , nanti barulah memakan sesuatu .."ucap Raden Arya mandali seraya mengelus rambut Laras sari . sontak pipi Laras sari pun merah , namun sempat ditutupi dengan menunduk .


"apa apa an ini , Weh jantung bisa berhenti gak sih ..."teriak Laras sari di dalam hati .


kemudian semuanya pun keluar dari tenda untuk membuat makanan dan merebus air hangat . sedangkan yunda Ranti masih beralasan memeriksa keadaan Laras sari .

__ADS_1


"ekheem , ada yg lagi merona nih "goda yunda Ranti yg membuat pipinya Laras sari bagaikan terbakar .


"duhh , sudahlah yunda jangan seperti ini terus . malu tau iih .."ucap Laras sari yg menutup wajahnya dengan tangan .


"oiya kita berhasil , nanti yunda akan memberi tahu nimas ratu . sekarang nikmatilah disini bersama Raden Arya mandali ."ucap yunda Ranti yg tersenyum senyum sendiri .


"yunda ..."ucap Laras sari yg mencubit tangan yunda Ranti . Ranti pun hanya bisa menahan dalam dalam teriakan nya itu .


"nimas , kl ketahuan bisa kacau nih rencananya ..."bisik yunda Ranti yg meringis kesakitan .


"oiya yunda , berapa umur Raden Arya mandali ... apakah seumuran denganku .."tanya Laras sari dengan berbisik bisik .


"tidak nimas , Raden tuh sudah berumur 21 tahun sekarang . dan kau sekitar 18 tahun ."ucap yunda Ranti .


"hah !? benarkah itu yunda ?? tapi kenapa terlihat lebih muda dari yg kubayangkan ."ucap Laras sari yg nampak terkejut akan umur dari Raden Arya mandali .


"di jaman ini , menikah tuh tidak pandang umur nimas . apalagi jika di jodohkan oleh ayahanda nya . ada yg umur 14 tahun sudah harus menjadi istri atau selir kerajaan ."jelas yunda Ranti .


"nimas sebaiknya istirahat dulu , yunda pamit . sampurasun ..."ucap yunda Ranti .


"rampes yunda ..."jawab Laras sari yg berbaring lalu menutup matanya dengan perlahan . sedangkan yunda Ranti keluar dari tenda dan segera undur diri dari Raden Arya mandali beserta rombongannya .


β€’β€’β€’β€’β€’β€’


keesokkan harinya ...


Laras sari terbangun dari tidurnya , beranjak keluar tenda untuk mencari sungai dan mata air demi membersihkan diri nya . awalnya ia ingin bicara dengan Raden Arya mandali , namun ia urungkan niatnya sebab orangnya tak ada di sekitar tenda .


sampailah ia disini , tempat yg menakjubkan seperti aliran sungai namun ada banyak bunga dan tidak ada tanaman yg berduri . setelah selesai riwayat mandinya , ia pun membuka hiasaan kepalanya untuk diganti kan oleh yg lain .


"nah udh rapi kayaknya ..."ucap Laras sari yg sudah berganti pakaian dan hiasannya. lalu beranjak ke arah tenda lagi .

__ADS_1


tampak para prajurit sekaligus paman Senopati dan Raden Arya mandali sedang melakukan kegiatan . seperti memanggang ayam , ada gandum juga dan air untuk minum . Laras sari memilih ke kamar untuk meletakkan pakaian dan berniat membantu mereka para lelaki . (masa ia perempuan GK bantu masak , malu dong hihi 😁).


"boleh ikut bergabung untuk masak tidak ??"tanya Laras sari yg berdiri dan semuanya menatap kearah nya .


"tapi nimas , jangan nanti panas . lagipula tidak sopan jika kami mempersilahkan keluarga kerajaan untuk masak .."ucap salah satu paman prajurit .


"tidak masalah , buktinya Raden boleh membantu . sedangkan aku perempuan malah tidak membantu ."ucap Laras sari yg tersenyum manis menatap mereka .


"tapi itu berbeda nimas , biarlah kami yg membuatkan makanan .."kilah Senopati aji yg tidak mau Laras sari membantu dengan dalih takut tidak sopan lah , nanti tangan kotor lah dan masih banyak lagi .


"tidak apa apa paman . ayolah kita semuanya sama . hanya keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan masing masing . kita semua sama sama makan nasi koq . nah kl Aku makan batu baru tuh hehehe πŸ˜…"ucap Laras sari yg diakhiri dengan candaan . semuanya ikut tertawa bersama sama .


"baiklah , sini nimas .."ajak Raden Arya mandali . kemudian Laras sari menurut untuk duduk disebelah nya .


aktivitas memasak pun berjalan kembali . ada yg memotong bawang dan bumbu , ada yg memotong dan memilah daging ayam untuk semuanya , ada yg memasak gandum (kenapa pakai gandum ?? kenapa gak pakai nasi ?? nannti author jelaskan yahh πŸ˜‚). dan masih banyak lagi .


tak lama kemudian , makanan pun sudah terhidang . dengan Daun pisang sebagai piring , makanan pun sudah siap disantap ramai ramai . walaupun Laras sari memilih memisah sebab semuanya laki laki masa ikut juga sih . yg terpenting masih makan bersama mereka .


bersambung ...


β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’


oiya tadi kan gandum buat makannya ya guys , jadi persediaan beras mereka habis jadi yah terpaksa pakai gandum gitu ...πŸ˜‚πŸ˜…


assalamualaikum semuanya ....


Alhamdulillah bisa up episode lagi


beri author dukungan melalui like , koment and vote . jika boleh di favorit kan ya πŸ’Ÿ


DILARANG COPY PASTE /PLAGIARISME 🀬🀐

__ADS_1


terimakasih yg sudah membaca dan sabar menunggu up epsnya . I love you semua ,,,see you ...


__ADS_2