
episode sebelumnya
Laras sari sedikit merasakan tidak nyaman sebab suasananya sepi dan sunyi . Raden Arya mandali memerintahkan bawahannya untuk berwaspada . tiba tiba ...
"hai ... serahkan harta kalian ..!!"ucap 6 orang perampok dengan lantang . mereka pun berhenti .
"kalian siapa ?? "tanya Laras sari yg sudah sangat was was dan bersiap untuk menyerang .
"wahh mainan nih , bisa jadiin pelajaran pertama bela diri ..π" gumam Laras sari .
"heii cantik , jangan lah kau marah marah . mari ikut kami bersenang senang ..."ucap seorang laki laki tambun ingin memegang tangan Laras sari
β¨β¨β¨β¨
ketika hampir mengenai kulit putih Laras sari , terlihat Raden Arya mandali marah dan tanpa aba aba ia langsung menampik tangan tersebut dan mulai menyerang .
"Raden tanpa aba aba , saya juga kaget ."ucap Senopati aji yg mengerti melihat Laras sari tersentak tadi .
"hehe , saya juga paman ..."ucap Laras sari yg hanya terdiam dengan tujuan melihat 2 pria bersama 2 bawahan nya melawan 6 perampok itu .
ternyata perampok itu sangat kuat juga . sepertinya ia diatas level dari Laras sari . namun ia pun sedang berpikir bagaimana caranya mengalahkan mereka . butuh kecerdasan nih . oyy , Thor kasih ide dong π€.
kemudian Laras sari pun ikut menyerang dan tampak ia akan melawan 2 pria tinggi dan bringas itu . Laras sari menelan saliva nya sebab tak tau nasib membawanya ke kerajaan lebih cepat atau lambat . cepat berartikan kl ia terluka π.
terjadilah pertarungan antara mereka semuanya , bunyi pukulan dan ledakan sebab ilmu tenaga dalam mereka . Raden Arya mandali yg terkenal sakti , ternyata kalah dengan begitu cepat . Senopati aji juga gagal fokus dah tuh sama perampok didepannya yg tiba tiba menyerang .
dduaarr , dduaarr ... (anggap aja suara ledakan yg dihasilkan oleh kekuatan 6 perampok yg sekaligus menyerang Senopati aji dengan gerakan cepat dan pastinya licik .
"paman !!!"teriak Laras sari yg melihat Senopati aji mundur dengan memegang dadanya yg terasa sesak akibat pertarungan itu . tinggallah Laras sari yg masih baik baik saja .
"duh gimana ya . kl misalnya paman dan Raden kalah . aku dong yg meringkus mereka . tapi aku takut jika ilmu beladiri belum cukup melawan mereka berdua . bisa bisa bareng bareng digiring ke markasnya mereka , kayak maling di giring ke RT sama warga ..π₯" bathin Laras sari .
"haii cantik ..."ucap perampok itu yg mengelus pipinya tiba tiba . sontak membuat Laras sari kebakaran rambut , jujur ia tak suka kontak fisik kecuali kl keluarga nanti .
__ADS_1
"kurang ajar ... habis kalian oleh ku .."ucap Laras sari yg sudah memerah mukanya . bukan tersipu malu tapi marah π.
"hahaha , merah mukanya . jangan jangan tersipu lagi bocah cantik itu .."tawa mereka semuanya sedangkan Raden bersama bawahannya menahan tawa ditengah kesakitan yg mereka alami . kemudian Laras sari menatap semuanya dengan tatapan membunuh . seketika semuanya mendadak serius mendapat serangan tiba tiba dari Laras sari .
dduaarr .... dduaarr ... akh..argh..
suara ledakan menggelegar sekitar hutan itu dan membuat perampok itu kesakitan sekali serangan . langsung saja Laras sari berlanjut mencoba jurus lain nya .
tangannya mengeluarkan kipas dan mengayunkannya senada dengan kedua tangannya membentuk lingkaran . lalu menaikkan kaki kanannya sedikit dilanjut kaki kirinya melebar ke arah kiri . kemudian dihempaskan lah kipas itu seperti ngipaskan sate . seketika perampok itu ingin menyerang , namun terhempas dan terlempar . sudah terhempas , terlempar terpentok pohon lagi eh tepar dah tuh. bang satenya 6 ya , dibungkus wkwk π.
"jurus yg luar binasa !!"serempak mereka semuanya . dengan sigap , 6 perampok itu bersujud didepan Laras sari .
"ampuni kami nimas , kami salah .. ampun .. ampun .. maafkanlah kami .."ucap perampok itu seperti ketakutan sendiri .
"hmmmm..."terdengar hempasan napas kasar dari mulut Laras sari .
"sebutkan alasan kalian berbuat seperti ini paman ?? pasti ada alasannya bukan .."ucap Laras sari yg mencoba menenangkan dirinya . takut senjata dalam tubuhnya malah mendorongnya untuk melakukan hal yg tidak boleh .
"iya nimas , keluarga kami jatuh miskin . dan mencari makan saja sussah bahkan meminum saja harus mencari air hingga desa sebelah ."ucap paman itu sendu . seketika hati Laras sari terenyuh dan luluh .
"kami terpaksa dan hanya satu satunya jalan yg kami ambil untuk sesuap nasi ."ucap paman tersebut mewakili semua perampok lainnya .
kemudian Laras sari melepas perhiasannya yg ada di tubuhnya . serta mengambil sebagian keping emasnya . dan memberikannya ke tangan paman tersebut , itu pun membuat sang perampok kaget dan terkejut .
"m..nimas ini untuk kami ..?"tanya antusias mereka .
"iya .. paman . ambillah . belilah kebutuhan sehari hari dan sebagiannya ditabung . mencari pekerjaan halal ya paman . jangan ulangi merampoknya lagi ... nanti paman mau dosa semakin menumpuk kayak gunung . gunung aja gak bisa dipeluk pakai tangan sebesar apa usahanya ..."ucap Laras sari yg tersenyum dan membangunkan paman paman tersebut .
"nimas ini sebenarnya siapa ??"tanya salah satu perampok itu .
"aku Laras sari ..paman"jawab Laras sari . sontak perampok itu memberi hormat dan sangat berterimakasih kepada Laras sari lalu segera pamit .
kemudian perjalanan berlanjut dengan tentram tak ada yg menghadang . hanya perasaan dan suara hati Laras sari saja menghadang wkwkwk . ia merasakan begitu aneh .
__ADS_1
" kini ku berada di jaman yg entah berapa jauhnya . namun aku tetap bersyukur atas apa yang sedang ku alami . bersyukur juga ada perasaan cinta di dalam hati ku ... tetapi aku sangat bingung perasaan ini untuk siapa . coba ku pikir pikir lagi ...
...... perasaan aku baru pertama kali menemui laki laki dijaman ini yaitu Raka abiyasa . ia baik , perhatian dan penyayang . namun jika aku mendekati nya aku tak merasakan perasaan ini . malah merasa kasih sayang kakak kepadaku . sedangkan Raden Arya mandali , entah mengapa saat berada di dekatnya aku merasakan dah dig dug seer gitu .....
....... pengennya Deket aja sama dia . dia itu selain tampan dan tampak dewasa . ia rajin beribadah dan memiliki suara merdu ketika membacakan ayat ayat Allah ....
..... ya Allah apalah itu artinya cinta . hamba tidak mampu mencintai lawan jenis ku melebihi cintaku kepadamu ya Allah . hamba takut khilaf
lindungi hamba dari zina dan yg menjerumuskan kedalam neraka mu , nauzubillahi minzdalik "ucapan hati Laras sari seraya mendudukkan diri di atas daun pisang dan melamun menatap langit sore .
sementara ditempat lain , Raden Arya mandali sedang memandangi Laras sari yg menatap langit dengan tersenyum senyum sendiri . seketika ia pun ikut tersenyum juga .
" sungguh indah ciptaan mu ya Robb . nimas , seandainya kamu tahu . hatiku hanya untukmu . aku berjanji akan melakukan apa saja untuk mendapatkan hatimu dan segera ku meminta mu dari paman prabu ...suatu saat nanti." bathin Raden Arya mandali . ketika pandangan mereka terkunci , terukir lah senyum diantara mereka .
"kini aku tahu bahwa ..." bathin Laras sari .
"....bahwa aku telah mencintaimu Raden , nimas " bathin mereka secara bersamaan .
bersambung ...
β’β’β’β’β’
assalamualaikum semuanya ....
Alhamdulillah bisa up episode lagi
beri author dukungan melalui like , koment and vote . jika boleh di favorit kan ya π
DILARANG COPY PASTE /PLAGIARISME π€¬π€
terimakasih yg sudah membaca dan sabar menunggu up epsnya . I love you semua ,,,see you ...
maaf kl menunggu lama ... hehe ampuni hamba readers ku yg terhormat πΉπ π
__ADS_1
maaciih ya guys , yg udh koment dan like juga . sabar menunggu ya , otak author dibagi bagi untuk nyata dan dunia khayalan (novel maksudnya heheπ )
mohon dimaklumi ya , aku ini masih pelajar π