
episode sebelumnya ...
saat yg tak terduga .. Awa terdiam melihat ayu yg menyebrang tanpa melihat kanan kiri dan dengan melamun . tanpa ayu sadari, bahwa bis umum sedang mengarah ke ayu . Awa pun langsung melepas pegangan tangan Andi ..
" ASTAGHFIRULLAH , AYU !!! " pekik Awa yg berlari kearah ayu dan melepas tasnya .
Awa mendorong ayu sampai menjauh ke sebrang dan membuatnya jatuh . namun beda halnya dengan dirinya , ia malah berada tepat di tengah jalan dan bahkan bis umum pun sudah dekat dengan dirinya . dan ...
"astaghfirullah ...aaaaa!!!"teriak Awa yg menghalangi wajahnya dengan menyilang kan tangannya ...
" AWA !!" pekik Andi , Farhan dan ayu bersamaan .
BRAAAKKK !!!! ...
π£π£π£π£
bis umum pun menabrak Awa dengan sangat keras . terdengar bunyi dencitan ban dan bunyi rem mendadak . Awa pun terlempar sedikit jauh dan sempat terguling guling .
darah segar pun mengalir deras dari kening nya . semuanya pun ikut panik dan menghampiri Awa yg sudah penuh darah . sebagian memberitahu pihak sekolah dan para guru .
ayu melihat Awa yg sudah terlentang dan penuh dengan darah pun seakan lemas . kaki berasa kebas dan ia langsung menghampiri seraya menutup mulut seakan tak percaya apa yg di lihatnya saat itu .
"Awa !! astaghfirullah ... jangan tinggalin aku !! hiks hiks ...hiks...bertahan"tangis ayu yg memangku kepala Awa .
"Awa ..."ucap Andi dan Farhan dengan tatapan sendu .
"yu ... Al...ham...dulillah...ka ..mu ...se...la..mat .
aku ...se..nang..."lirih Awa yg memegang pipinya ayu dengan tangan yg dilumuri darah .
"wa ... tapi kamu hiks...hiks... jangan mentingin ...aku ...hiks..hiks..."tangis ayu yg menatap Awa yg malah tersenyum dengan tatapan yg sudah berbeda .
"maaf ....Fin...ak..aku ...yu . ...se..la..mat...Ting...gal... jaga ...baik..baik ...per..tem...manan ... k..kita.." " akh .... astaghfirullah ...hiks.."keluh Awa . tidak dapat dipungkiri lagi sekarang Andi dan Farhan ikut menetaskan air matanya .
"aku mohon ...hiks...hiks..bertahan ....!!" tangis Awa yg sudah semakin membasahi pipinya .
" akh ... astaghfirullah ...ya ..Allah . hamba.. ikhlas ..." keluh Awa yg kesakitan . sedangkan ia sudah kehabisan nafas sebab memang sudah mengerumuni bahkan guru guru pun sangat bersedih ..
"ban..tu...aku ....su..ruh...orang..tuaku...mem..baca...buku ...yg ..a..da..di ..lemari...ku . dan ...ban..tu ..aku ...mengucapkan ...sya..hadat....cepat !!"pinta Awa yg sudah tak tahan lagi . air mata pun sudah sangat sulit dibendung lagi .
"tapi ... hiks..hiks..baiklah .."pasrah ayu yg sudah melihat Awa kadang sudah menutup matanya ..
" ikutilah aku...hiks..Bismillahirrahmanirrahim... hiks..hiks..asyhadu an la ilaha illallah... wa asyhadu anna muhammadar rasulullah.."ucap ayu yg mengeletakkan Awa dan membisikkan kalimat syahadat di telinganya Awa .
" asyhadu an la ...Ilaha..illallah....wa..asyhadu..Anna.. Muhammadar Rasulullah ...akh .."ucap Awa yg melihat keatas dan tak lama menutup matanya .
"innalillahi wa innailaihi rojiun ..." ucap semuanya dan menunduk sedih .
"tidak !!! Awa ...jangan tinggalkan aku ...huhu ...huwwa...hiks..hiks.."tangis ayu pun pecah . kemudian Andi dan Farhan berusaha untuk menenangkan ayu walaupun dirinya sendiri bagai tersambang petir di siang bolong .
"yu , ikhlaskan semuanya . kita juga sedih namun yg terpenting Awa harus diantarkan pulang dan segera di kuburkan ."ucap Farhan yg memegang bahunya ayu yg masih bergetar .
"iya betul . sekarang ibu akan menelpon keluarganya ....Andi tolong bantu mengangkat Awa sebab mobil ambulans sudah datang ."ucap Bu Eka yg menghapus air matanya .
__ADS_1
"baik Bu .."ucap Andi yg berusaha tegar walaupun sedihnya luar biasa .
' wa ? Lo belum memberi jawaban ke gw . dan sekarang Lo pergi meninggalkan kita semua ...untuk selamanya.' bathin Andi yg berjalan seraya menggendong Awa bersama Farhan dan ayu .
(huhu π. ditinggal pas sayang Sayange , pas lagi jeru jerune π₯_author) .
setelah itu , mobil ambulans membawa jenazah almarhumah Awa . didalam ada ayu , Bu Eka dan Bu salsa setia mendampingi . sedangkan Farhan dan Andi naik mobil punya Bu Eka yg membawa beberapa guru dan juga anak perwakilan sekolah .
sebelum itu , Bu Eka telah memberitahukan kepada orangtuanya dan mereka sekeluarga menunggu kedatangannya dengan rasa sangat sedih yg amat dalam , setelah membaca buku diary Awa .
flashback on ...
prang !!!
suara pecahan dari bingkai foto Awa di dalam rumahnya . itu terdengar ketika ayah dan ibunya sedang berbicara di taman belakang .
"eh ... mas . koq ada suara di kamarnya Awa .."tanya Bu sari yg sampai berhenti berbicara .
"iya , ayo kita periksa."jawab ayah doni . entah angin apa yg membawa ayah dan ibunya Awa kedalam rumahnya Awa yg tak terkunci dari arah taman belakang . saat terbuka ....
"mas , koq perasaan ku tidak enak ya ??"khawatir Bu sari yg memegang bingkai foto Awa yg pecah berkeping keping .
"aku juga merasakan hal yg sama ."ucap ayah doni yg menelusuri setiap inti dari kamarnya Awa .
walaupun ia sangat kesal dan marah atas perilaku Awa yg entah apa masalah . atau kesalahan mereka yg mendidik atau malah ada sesuatu yg disembunyikan oleh Awa .
kemudian pandangan pun terhenti saat melihat buku diary Awa yg terletak di dekat nakas nya . lalu tanpa pikir panjang lagi , mereka berdua duduk bersama dan membuka buku tersebut .
" ya Allah hamba sangat sangat bersyukur atas nikmat mu yg diberikan kepadaku . kekayaan dan adik kecilku yg baru lahir . beri kesehatan ketika ia masih kecil sampai kapanpun " halaman 1 .
" kenapa sih kalian selalu memojokkan dan mencari cari kesalahan ku tanpa melihat kebenarannya ?? sebenarnya aku ini siapa kalian ??" halaman 30.
" aku salah , selalu salah . aku tak benar dipandang oleh kalian semua . aku pikir setelah ada hujan pasti ada cerah namun jika ini tidak ,malah bertambah menjadi badai dan petir . kenapa kalian tak melihat sedikit pun . ayah , ibu . kearah ku ???" halaman 31 .
" aku sudah tak perduli lagi . sudah cukup kalian membuatku sedih . silahkan tidak menganggap ku atau marah atau banding bandingkan lah oleh melati . aku ingin bisa membahagiakan kalian , tapi apa belum setengah perjuangan ku kalian malah seperti itu . aku ini apa bagi kalian ??" halaman 40 .
kemudian sampai kehalaman 70 di buku diary Awa . ayah dan ibunya pun merasa bersalah dan menyesal apa yg ia berbuat . tak lama kemudian melati pun pulang ...
"assalamualaikum Bu , ayah . kenapa kalian disini ?"salam melati yg baru pulang sekolah .
"waalaikumsalam dek ."jawab ayah dan ibunya .
"ini koq pada sedih kenapa ya ?"tanya melati yg heran akan raut wajah ayah dan ibunya . sedikit demi sedikit melati diceritakan dari awal samapi akhir . dan ada halaman yg terkhusus kan untuknya .
" dear melati ...
ketika kau tak sengaja membaca buku ini ...
kakak mohon maaf atas sifat diam , marah dan tak peduli kepadamu ...
sesungguhnya kakak sangat sayang kepadamu ...
tapi rasa kesal dan sakit dihatiku tak bisa sembuh ....
__ADS_1
bahkan kakak memperbolehkan kamu merendahkan , mencaci , marah , kesal dan tak suka kepadaku ...
kakak harap kau tidak pernah mengalami apa yg kakak alami sekarang ...
dan yg paling penting , ingatlah bahwa dimanapun kakak berada akan selalu menyayangi dan selalu mendoakan keselamatan mu ." tulisan di buku diary bagian belakang .
" jadi selama ini , melati salah ..." ucap melati yg baru menyadari sesuatu apa yg disembunyikan oleh Awa sejauh ini .
"nanti jika kakakmu pulang , kita sambut ia dirumah . kita harus meminta maaf dan berjanji akan membahagiakan nya ." ucap ayah doni yg meletakkan buku diary ditempat awal .
"iya betul mas , aku akan membuat makanan kesukaan Awa waktu kecil . kita akan makan Sama sama dan menjalin keluarga seperti dulu . dan kebetulan pas hari ulang tahunnya ."ucap Bu sari .
flashback off....
namun mereka mendapatkan kabar bahwa Awa meninggal sebab kecelakaan . mereka merasa sangat sangat berduka dan menyesal akan hal itu .
rombongan punsudah berada di depan pagar . jenazah Awa pun sudah dibawa masuk kedalam rumah . terlihat Bu sari langsung memeluk jenazah Awa yg terbaring di karpet yg sudah disediakan oleh para warga dan sudah banyak warga yg datang pula.
bendera kuning pun sudah tertancap di rumah dan sekitarnya . bertuliskan
" innalillahi wa innailaihi rojiun
melati Purnamasari binti Doni Ardiyanto
lahir : 7 Maret 2002
wafat : 7 Maret 2020"
(seperti itulah kayaknya , soalnya author tak pernah memerhatikan bendera kuning saat orang meninggal ) .
"Awa hiks ....hiks...hiks... jangan tinggalkan ibu nak....hiks...hiks...hiks..."tangis pilu Bu sari yg membuat semuanya pun merasa sangat sangatlah bersedih .
"kak... bangun ...hiks....hiks..." tangis melati yg memegang tangan Awa yg sudah dingin dan terdapat bercak darah padahal sudah dibersihkan sebelum sampai rumah .
hari pun semakin sore saja , kemudian jenazah Awa pun dimandikan dan dipakai kan kain kafan , lalu di doakan seperti membaca surat Yasin bersama sama .
ayu , Farhan dan Andi pamit untuk berganti pakaian lalu setelah itu kembali lagi untuk menginap dan mendoakan Awa sampai besok pun waktu dikuburkan .
"kami keluarga besar dari sekolah . turut berduka cita atas meninggalnya putri bapak dan ibu . semoga Husnul khatimah dan berada di sisinya . dan insyaallah besok kami akan turut mengikuti proses pemakaman almarhumah ."ucap pak Ali .
"kami mohon maaf dan pamit , assalamualaikum ..."timpal Bu salsa yg kemudian bersalaman dengan pihak keluarga dan warga warga sekitar .
"terimakasih , waalaikumsalam .."ucap ayah doni yg mengantar sampai gerbang . lalu ia pun masuk untuk menenangkan istrinya yg semakin menjadi jadi nangis nya .
tak lama Farhan , Andi dan ayu datang kembali mengenakan pakaian muslim seperti baju Koko dan kopyahnya sedangkan ayu memakai gamis dan hijab segitiga .
bersambung ...
β’β’β’β’β’β’β’
**holla guys ...
jangan lupa tinggalkan jejak nya serta menunggu up eps terbaru dari novel ini ya ...
__ADS_1
see you** ...