
assalamualaikum guys ...
yuk kita merapat dan cekidot baca🤗
budidayakan like terlebih dahulu ❣️
🥀🥀🥀
malam berganti dengan dini hari . kegiatan penobatan Raden Arya mandali sungguh dipersiapkan dengan matang dan baik . walaupun semua orang terbangun dikala langit masih gelap .
ketika semua orang menyiapkan penobatan , malah yang menjadi raja dan ratu masih bergulung dengan selimut . kedua abdi setia Laras sari membuka pintu kamarnya . terlihatlah pemandangan yang sangat membuat iri jomblo . Roro dan Rini pun senyum senyum penuh arti . lalu menghampiri mereka yang asyik di dunia mimpi untuk segera bangun .
"gusti nimas , Gusti Raden . waktunya bangun ."kor kedua abdi tersebut . namun belum ada reaksi dari keduanya . mereka pun berniat untuk menyentuh sedikit tangan kiri Raden Arya mandali .
"hadduh boleh gak yah , menyentuh Gusti Raden ."bisik Roro kepada Rini . yang dibisiki malah mengangkat kedua tangannya saja . niat pun diurung . mereka kembali membangunkan dengan cara awal .
"Gusti Raden , waktunya ba___"ucap keduanya terhenti sebab Raden Arya mandali mengucapkan sesuatu .
"aku sudah bangun . tapi tunggu sebentar ."ucap Raden Arya mandali yang seraya menatap wajah di depan nya . sedangkan kedua abdi tersebut seketika diam seperti patung .
Dinda Laras sari memeluk ku ? Alhamdulillah , rezeki tidak boleh ditolak hehe ... Raden Arya mandali .
setelah sekian lama menatap akhirnya puas juga . lalu Raden Arya mandali mencoba untuk melepaskan pelukannya dan memindahkan tangan Laras sari .
"mm.."gumam Laras sari
sontak membuat Raden Arya mandali mendadak panik dan kelagapan sendiri . itu tandanya istrinya akan segara bangun , pikirnya . dengan cepat ia langsung beranjak lari dari kamar tersebut . sebelum itu ...
"jangan memberitahu Dinda Laras sari jika saya semalam tidur memeluknya . kl gitu saya pamit , sampurasun ..."ucap Raden Arya mandali yang tergesa gesa keluar dari kamar . Roro dan rini sempat saling bertukar pandang namun langsung menyanggupi permintaan junjungan nya .
__ADS_1
"baik Gusti Raden . rampes ..."ucap Roro dan Rini .
tak lama Raden Arya mandali keluar , Laras sari terbangun dari tidurnya . netranya hanya melihat kedua abdi setia nya itu . berdiam diri dulu mencegah rasa pusing dan berdoa bangun tidur . roro menuang air untuk diminum olehnya .
"silahkan Gusti ."Roro seraya memberikan gelas berisikan air tersebut . Laras sari menerimanya .
"hem.. terimakasih ."senyum Laras sari mengembang . setelah selesai minum , ia meletakkan gelas di nakas dekat ranjangnya . berdirilah ia dari duduknya .
"sebaiknya Gusti nimas segera mandi dan melaksanakan ibadah ."ucap Rini yang membantu Roro merapikan ranjang tersebut . namun Laras sari terdiam sepi seperti memikirkan sesuatu.
"oiya Roro , Rini . kenapa tidurku sangat nyenyak semalam ? kalian tahu penyebab nya ."tanya Laras sari yang memegang bahu serta meregangkan otot tangannya . sedangkan yang ditanya menampilkan senyuman .
"Gusti nimas nyenyak tertidur mungkin sebab sudah sangat lelah sekali . lalu apakah sudah baik baik saja Gusti ?"tanya Rini .
"Alhamdulillah . seperti perkiraan paman tabib , aku sudah sehat wal Alfiat ."sahut Laras sari .
"mari Gusti , Roro bantu menyiapkan keperluan mandi nya ."ajak Roro yang berjalan di belakang Laras sari dengan hormatnya .
terlihat Roro sedang memilih botol aromaterapi yang cocok untuk acara . sampai Laras sari memilih untuk duduk dan mempreteli perhiasan lalu ikat pinggangnya sambil sesekali menggeleng gelengkan kepalanya melihat sang abdi setianya pusing memilih . akhirnya tertuang juga botol aromaterapi tersebut . di dalam bak mandi terdapat juga berberapa banyak helai bunga mawar bewarna merah .
"silahkan Gusti ."ucap Roro .
"keluarlah Roro . biarlah aku sendiri saja ."ucap Laras sari .
"Gusti nimas tidak mau dipijit dan di luluri kulitnya oleh saya ya ..."murung Roro .
"bukan tidak mau Roro . tapi em...lebih tepatnya aku malu ."ucap Laras sari .
"oh jadi begitu ya Gusti . haduh saya kurang paham . tapi kan saya dan Gusti sama sama wanita . apa Gusti mau di pijit plus-plus oleh Gusti Raden ?"goda Roro . seketika pipi Laras sari merona .
__ADS_1
"iih apa apa sih Roro . aku ... aku .."gugup Laras sari .
"hehe hamba bercanda Gusti nimas . silahkan ."pamit Roro keluar dari ruang mandi tersebut dengan senyuman nya . kira kira Roro tuh kebalikannya sifat biasa saja dari saudara nya Rini . mulailah Laras sari mandi .
akhirnya selesai juga tuh mandinya , Laras sari keluar . dan menuju ruang ganti . terdapat baju yang terbuat dari kain sutra . halus dan nyaman dipakai . pakaian kerajaan yang bewarna putih keemasan . mungkin ia akan meninggalkan pakaian putrinya . berganti dengan pakaian khusus untuk ratu .
saat keluar Roro dan Rini terpana dengan penampilan yang warbiasak dari Laras sari . dengan lincah dan gesit mereka berdua mempoles wajah Laras sari dengan natural dan tetap fresh . ditambah hiasan kepala level beratnya sedikit atas dari hiasaan kepala dulu .
"wahh Gusti nimas sangat cantik sekali ."puji Roro dan Rini .
benarkah ? apa kah kalian tidak tahu sebarapa beratnya hiasan kepala ini .... Laras sari yang menatap cermin .
bersambung ....
🥀🥀🥀
sabar yee . insyaallah bisa crazy up 2 episode nih 😎🤭
gimana nih episode hari ini ??
maaf jika tidak sesuai atau gak seru dan saat tak bisa update new eps 😊
terimakasih yang sudah membaca & memberi dukungan serta setia menunggu hehe😁
DILARANG COPY PASTE/PLAGIARISME 😣
yuk hargai karya & author di novel/mangatoon
I LOVE YOU for all 💖😽
__ADS_1
💫wait for the next episode💫