
episode sebelumnya ....
tak lama kemudian , makanan pun sudah terhidang . dengan Daun pisang sebagai piring , makanan pun sudah siap disantap ramai ramai . walaupun Laras sari memilih memisah sebab semuanya laki laki masa ikut juga sih . yg terpenting masih makan bersama mereka
✴️✴️✴️
selesai makan bersama mereka pun membereskan semua nya termasuk tendanya juga . Laras sari dan yg lainnya berjalan menuju ke kerajaan . masih sekitar 1 Minggu perjalanan lagi . saat di tengah perjalanan ...
"Raden ?"panggil Laras sari yg membuat Raden Arya mandali berhenti .
"ada apa nimas ??"tanya Raden Arya mandali .
"bagaimana keadaan di kerajaan saat aku hilang ...?"ucap Laras sari .
"begitulah nimas , ayahanda dan ibundamu sangat sedih ketika kau hilang . bahkan aku dengar yundamu sudah pulang dari padepokan . ia juga sangat mengkhawatirkan mu nimas ."jelas Raden Arya mandali .
"beruntung sekali jadi Laras sari ya .. keluarga sangat perhatian kepada nya . duhh koq jadi mewek sih ..😥" bathin Laras sari yg mengeluarkan air mata tanpa diundang .
"loh nimas kenapa nangis??"tanya Raden Arya mandali yg melihat adegan melow itu .
"ah tidak ada apa apa Raden , hanya merindukan mereka saja .." bohong Laras sari padahal ia sangat kesihan atas diri sendiri .
Laras Sari pun melamun di sepanjang perjalanannya dan tak melihat jika ada batu didepannya yg membuat dirinya hampir terjungkal ke depan .namun tangannya langsung ditarik oleh Raden Arya mandali . sehingga ia pun kebentur oleh ...
"what 's dada apa batu ? apakah Raden berlatih seperti wajib militer gitu , tapi perhatian banget sih orangnya..."bathin Laras sari yg merasakan sakit di keningnya .
"adduh sakit tau Raden kenapa menarikku sih ??"kesal Laras sari .
"lagian nimas mengapa melamun saja ? takut terjungkal ke depan dan kearah sawah mending saya tarik ."ucap Raden Arya mandali yg tersenyum manis menatap gadis di depannya bukan Laras sari .
"sampurasun Raden ."ucap gadis cantik yg ber notabenenya sebagai rakyat .
"rampes .."jawab Raden Arya mandali yg tersenyum lagi . ia juga terkenal senyuman dan ramahnya dengan siapa saja . kemudian mereka sedikit berbasa basi
"ihh kenapa sih Raden tersenyum kearahnya ? padahal berbicara kepadaku .."pikir Laras sari yg memilih untuk berjalan duluan . merasa ada rasa apa tuh yg namanya hareudang . (nimas , masa kamu cemburu sama rakyat sih wkwk😁)
"Tiwas memuji , tarik lagi deh pujiannya.."gumam Laras sari yg berjalan terus hingga ada rakyat yg menyadari bahwa itu ia . nimas telah kembali , pikir mereka .
__ADS_1
"nimas , syukurlah telah kembali ..." "hormat kami nimas .."ucap rakyat serempak memberi hormat dengan senyum bahagia nya .
"eh...? "gumam Laras sari . kemudian ...
"ayolah paman , bibi , nek , bangkit lah . jangan seperti itu ..."ucap Laras sari yg ramah dan seraya membangunkan nenek yg tadi tergopoh gopoh memberi hormat kepadanya .
"nenek jangan memberi hormat padaku , seharusnya aku yg memberi hormat kepada mu nek ..."ucap Laras sari yg malah membuat terkejut dan kagum oleh semuanya . bagaimana tak kagum ? Laras sari mencium punggung tangan nenek tua yg tadi dibangunkan olehnya .
"duhh , nimas jangan seperti ini . nenek tak pantas .."ucap nenek yg tak enak hati .
"tidak apa apa nek , sepatunya aku yg muda menghormati nenek bukan nenek yg lebih tua dari ku malah seperti tadi ."ucap Laras sari tersenyum manis memandang nenek tua tersebut .
"Masya Allah , mulia sekali hati nimas . semoga diberi keselamatan dan kesehatan oleh Gusti Allah ."ucap nenek tersebut yg kemudian pamit berjalan kearah hutan dan bersamaan rombongan Raden Arya mandali melanjutkan perjalanan .
wuuush ..
ada angin berhembus dan menampilkan seorang wanita yg cantik siapa lagi kl bukan nenek kenari . ia menguji tingkat kesopanan dan seberapa mulianya hati cucu keturunan nya itu .
"aku sudah tepat memilihnya untuk hidup di jaman antah berantah hehe 😊. ia juga menuruni sifatku . tapi kenapa saat ia hidup sifat itu sirna . semoga saja ia selalu bahagia dan melakukan hal hal yg membuat ia melupakan kelakuan orangtuanya saat hidup ."ucap nenek kenari yg menghilang dengan angin yg berhembus sedikit kencang .
tanpa ia sadari tadi , ada 2 orang rakyat sedang berjalan .
"entahlah . mungkin makhluk gaib lewat , aku mencium bau melati ..."ucap si b yg bergidik ngeri . mereka berdua pun langsung kearah sawah dari pada bertemu hal yg lebih menakutkan lagi 😂😅🤭.
••••••
tak terasa hari begitu cepat berlalu , kini hanya tinggal sekitar 2 hari lagi sudah sampai ke kerajaan . Laras sari dan Raden Arya mandali semakin lengket kayak prangko . mereka berbincang bincang , bercanda sampai latihan bersama .
"Raden .."ucap Laras sari yg sedang memainkan daun di dekat sungai .
"ada apa nimas ??"tanya Raden Arya mandali yg duduk di depan Laras sari .
"duh mau nanya apa an yak?"pikir Laras sari .
"oiya , Raden pernah merasakan cinta tidak ??"tanya Laras sari yg agak sedikit canggung menanyakan hal seperti itu .
"pernah dan sekarang aku juga sedang merasakan cinta .."ucap Raden Arya mandali yg menatap terus Laras sari .
__ADS_1
"merasakan cinta dan yg kucinta itu kamu nimas ..." bathin Raden Arya mandali .
"benarkah ?? siapa itu .."ucap Laras sari penasaran .
"seorang gadis putri raja . cantik , putih , bersifat ramah , mulia akhlaknya , kl senyum manis sekali .."ucap Raden Arya mandali seraya duduk disebelah Laras sari .
"apakah aku ??"tanya Laras sari kembali .
"bukan , tapi nimas ...."ucap Raden Arya mandali yg disalah artikan oleh Laras sari . sebab ucapannya terpotong oleh Senopati aji .
"Raden , sepertinya ini sudah hampir sore kita lanjut kan perjalanan lagi . nanti ada penginapan disekitar sana ."ucap Senopati aji yg mengajak untuk melanjutkan perjalanan . Raden Arya mandali pun berjalan duluan .
"sebenarnya siapa ia ? seorang gadis putri raja . tapi nimas siapa ?? atau jangan jangan yunda Ambar sari ..ah , entahlah aku tidak tau . nanti cari tau lagi tentang itu ."
"eh kenapa aku menyibukkan berpikir seperti itu . ya kl Raden punya pujaan hati , untuk apa aku yg repot ..." pikir Laras sari yg mengibaskan ngibaskan tangannya dan bersikap normal kembali .
mereka melanjutkan perjalanan kembali untuk mencari penginapan. para prajurit semuanya sudah sampai ke istana . hanya 2 prajurit saja . perkiraan mereka salah , kini hari mulai gelap . jalan menuju kerah penginapan sangat sepi .
Laras sari sedikit merasakan tidak nyaman sebab suasananya sepi dan sunyi . Raden Arya mandali memerintahkan bawahannya untuk berwaspada . tiba tiba ...
"hai ... serahkan harta kalian ..!!"ucap 6 orang perampok dengan lantang . mereka pun berhenti .
"kalian siapa ?? "tanya Laras sari yg sudah sangat was was dan bersiap untuk menyerang .
"wahh mainan nih , bisa jadiin pelajaran pertama bela diri ..😏" gumam Laras sari .
"heii cantik , jangan lah kau marah marah . mari ikut kami bersenang senang ..."ucap seorang laki laki tambun ingin memegang tangan Laras sari .
bersambung ....
••••••
assalamualaikum semuanya ....
Alhamdulillah bisa up episode lagi
beri author dukungan melalui like , koment and vote . jika boleh di favorit kan ya 💟
__ADS_1
DILARANG COPY PASTE /PLAGIARISME 🤬🤐
terimakasih yg sudah membaca dan sabar menunggu up epsnya . I love you semua ,,,see you ...